Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Warga Kalukku Barat dan Beru-Beru Tolak Tambang Pasir

Warga Kalukku Barat dan Beru-Beru Tolak Tambang Pasir

INTUISI.ID – Warga Desa Kalukku Barat dan Desa Beru-Beru, Kabupaten Mamuju, dengan tegas menolak rencana pertambangan pasir oleh PT. Jaya Pasir Andalan.

Rencana ini dinilai mengancam kelestarian lingkungan dan mata pencaharian mayoritas warga yang bekerja sebagai nelayan.

Aktivitas pertambangan yang direncanakan di sepanjang pinggiran sungai hingga pantai berpotensi memicu bencana banjir, abrasi, serta merusak ekosistem mangrove.

Selain itu, proyek ini dianggap akan mempersempit wilayah tangkap ikan dan menghilangkan tempat labuh perahu nelayan, yang menjadi sumber utama penghidupan warga setempat.

Warga Desa Kalukku Barat yang terdiri dari delapan dusun—Pambutungan, Galung, Manaiman, Kayu Mate, Malolo, Panamba Barat, Panamba Timur, dan Panamba Tengah—dan warga Desa Beru-Beru dengan sembilan dusun—Kampung Rea, Tarawe, Beru-Beru, Galung Lemo, Taloang, Babalalang Timur, Babalalang Sejati, Babalalang Pantai, dan Kampung Baru—menyatakan penolakan mereka sejak November 2023.

Cacat Prosedural dan Kelalaian Amdal

Gerakan penolakan warga ini dipicu oleh cacat prosedural dalam penerbitan izin PT. Jaya Pasir Andalan. Dalam penyusunan dokumen Amdal, warga mengaku tidak pernah dilibatkan, padahal partisipasi masyarakat terdampak secara jelas diatur dalam UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Dalam undang-undang tersebut, disebutkan bahwa masyarakat yang terkena dampak harus dilibatkan secara transparan dan diberi informasi lengkap sebelum kegiatan dimulai. Namun, dalam kasus ini, sosialisasi Amdal dilakukan tanpa melibatkan warga dari kedua desa tersebut.

Forum Masyarakat Nelayan Pesisir Terbentuk

Sebagai respons atas ancaman tersebut, warga membentuk Forum Masyarakat Nelayan Pesisir Desa Kalukku Barat dan Desa Beru-Beru pada Desember 2023.

Forum ini terus berjuang untuk menolak aktivitas tambang pasir dengan berbagai cara, termasuk melayangkan surat penolakan kepada pemerintah hingga membuat petisi.

Namun, hingga kini, belum ada tanggapan memuaskan dari pihak perusahaan maupun pemerintah.

Dukungan dari Organisasi Mahasiswa

Ketua PC PMII Mamuju, Refli Sakti Sanjaya, turut menyuarakan dukungannya kepada warga. Refli menyatakan bahwa pemerintah seharusnya belajar dari pengalaman daerah lain yang rusak akibat aktivitas tambang pasir.

“Tambang pasir tidak hanya menyebabkan abrasi, tetapi juga mengancam sumber penghidupan nelayan,” tegasnya.

Beberapa titik lokasi rencana tambang berada di wilayah tangkap pappenja, yang merupakan ciri khas pesisir Kalukku.

Kehilangan wilayah ini, menurut Refli, tidak hanya merugikan nelayan secara ekonomi tetapi juga menghilangkan identitas lokal yang berharga.

Tuntutan Warga

Forum Masyarakat Nelayan Pesisir Desa Kalukku Barat dan Desa Beru-Beru menyampaikan empat tuntutan utama, yakni:

  1. Cabut izin PT. Jaya Pasir Andalan karena cacat prosedural.
  2. Tolak aktivitas tambang pasir di Desa Kalukku Barat dan Desa Beru-Beru.
  3. Mosi tidak percaya terhadap Kepala Desa Kalukku Barat, Kepala Desa Beru-Beru, serta Camat Kalukku yang mendukung tambang.
  4. Sejahterakan nelayan, bukan hadirkan tambang pasir yang merusak lingkungan.

Warga berharap pemerintah segera merespons tuntutan mereka dan menghentikan rencana tambang pasir yang dianggap sangat merugikan.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Pengurus BEM Nusantara, Yasir

    Dua Pejabat OPD di Sulbar Lapor Polisi, BEM Nusantara: Anti Kritik!

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Sulawesi Barat (Sulbar), mengecam keras tindakan Dinas Pendidikan dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulbar yang melaporkan aktivis mahasiswa. Langkah ini dianggap sebagai tindakan anti kritik dan tidak pantas dilakukan oleh instansi publik. “Kami sangat muak dengan tindakan melaporkan mahasiswa yang menyampaikan kritik terhadap kinerja pejabat. Ini adalah bentuk […]

  • Gubernur SDK Buka KKE dan PEKSyar 2025, Dorong UMKM Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Sulbar

    Gubernur SDK Buka KKE dan PEKSyar 2025, Dorong UMKM Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Sulbar

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka secara resmi membuka kegiatan Karya Kreatif Ekonomi (KKE) dan Pekan Ekonomi Syariah (PEKSyar) 2025 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulbar di Mall Maleo Town Square (Matos), Mamuju, Senin, 19 Juni 2025 malam. Acara yang berlangsung mulai 16 hingga 21 Juni ini mengusung tema “Sinergi untuk […]

  • DPRD Bontang Minta Perbaikan di Sejumlah Sektor Strategis

    DPRD Bontang Minta Perbaikan di Sejumlah Sektor Strategis

    • 0Komentar

    INTUISI.id – DPRD Kota Bontang memberikan sejumlah catatan terhadap kinerja Pemkot Bontang dalam Rapat Paripurna Ke-2 Masa Persidangan III Tahun 2026, terkait rekomendasi LKPJ Wali Kota Bontang Tahun Anggaran 2025. Rapat dipimpin Ketua DPRD Andi Faizal Sofyan Hasdam, didampingi Wakil Ketua Sitti Yara, dan dihadiri 18 anggota dewan serta Wali Kota Neni Moerniaeni, Wakil Wali […]

  • Pemprov Sulbar Pertahankan Predikat Zona Hijau dalam Pelayanan Publik Tahun 2024

    Pemprov Sulbar Pertahankan Predikat Zona Hijau dalam Pelayanan Publik Tahun 2024

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelayanan publik dengan mempertahankan predikat Zona Hijau dalam penilaian kepatuhan pelayanan publik yang dilakukan oleh Ombudsman Republik Indonesia. Penganugerahan ini digelar di Graha Sandeq, Kompleks Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Rabu (18/12/2024). Pjs. Kepala Perwakilan Ombudsman Sulbar, Ismu Iskandar, menyampaikan bahwa predikat Zona Hijau […]

  • Hari Ketiga Operasi Ketupat Marano 2026, Kapolresta Mamuju Cek Pos Pam Polsek Sampaga

    Hari Ketiga Operasi Ketupat Marano 2026, Kapolresta Mamuju Cek Pos Pam Polsek Sampaga

    • 0Komentar

    Mamuju – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Operasi Ketupat Marano 2026, Kapolresta Mamuju Ferdyan Indra Fahmi melaksanakan pengecekan di Pos Pengamanan (Pos Pam) yang berada di wilayah Sampaga, tepatnya di Polsek Sampaga. Senin, 16 Maret 2026 Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel gabungan dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama arus mudik dan […]

  • Sulbar Bidik Peringkat Pertama TP2DD: BPKPD Perkuat Strategi dan Kapasitas Teknis

    Sulbar Bidik Peringkat Pertama TP2DD: BPKPD Perkuat Strategi dan Kapasitas Teknis

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kembali menunjukkan komitmennya dalam percepatan digitalisasi daerah. BPKPD berpartisipasi aktif pada kegiatan Sosialisasi dan Workshop Roadmap TP2DD dan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Segmen Pemerintah Daerah yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sulsel secara daring pada Selasa (2/12). Kegiatan ini diikuti […]

expand_less