Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Ridwan: Lompatan Digitalisasi Harus Kita Perjuangkan

Ridwan: Lompatan Digitalisasi Harus Kita Perjuangkan

Intuisi.id, Mamuju – Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfopers) Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Ridwan Djafar, menegaskan bahwa persoalan konektivitas masih menjadi tantangan mendasar pembangunan digital di Sulbar. Hal tersebut Ia sampaikan dalam sebuah acara Podcast bersama konten kreator Rijal Jamal, Kamis 11 Desember 2025.

Ridwan mengungkapkan bahwa hingga akhir 2025, Sulbar masih memiliki 118 desa blankspot 4G dan tercatat 177 titik layanan publik yang belum memiliki akses internet. Kondisi ini dinilai menjadi hambatan serius bagi pelayanan publik yang ingin bergerak menuju sistem yang modern, inklusif, dan berbasis digital.

Menurut Ridwan, masalah konektivitas hanyalah satu bagian dari persoalan yang lebih besar. Persoalan yang juga tidak kalah pentingnya adalah digitalisasi di Sulbar yang masih berjalan secara parsial, sehingga sejumlah layanan pemerintahan belum optimal.

Oleh karena itu, ia mendorong kerangka besar “Sulbar Digital”, sebuah konsep transformasi digital dalam mendukung misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wagub Sulbar Salim S Mengga. Yaitu Memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas bagi seluruh masyarakat. Untuk melalui konsep Sulbar Digital yang ia perjuangkan saat ini arahnya untuk memastikan seluruh aspek digital, mulai dari layanan publik, integrasi data, peningkatan kapasitas digital ASN dan masyarakat, keamanan siber, hingga pembenahan internal Kominfo, bergerak secara simultan dan saling memperkuat.

“Sulbar Digital adalah lompatan. Bukan hanya perbaikan kecil-kecilan. Kita ingin memastikan semua aspek bergerak bersama: internetnya, layanannya, datanya, SDM-nya, keamanan sibernya. Kalau hanya membenahi satu sisi, kita tidak akan maju,” jelasnya.

Ia menerangkan bahwa ekosistem digital tidak bisa terbangun tanpa integrasi sistem dan data antar-OPD, dashboard analitik yang dapat digunakan pimpinan dalam pengambilan keputusan, hingga standar kompetensi digital yang lebih baik di tingkat ASN maupun masyarakat.

Di tengah tantangan tersebut, Ridwan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulbar tetap berkomitmen untuk menangani blankspot secara bertahap, meskipun menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.

“Kalau tidak bisa dituntaskan di 2026 karena kondisi fiskal yang terbatas, maka kita lakukan intervensi bertahap. Tapi komitmen mengurangi blankspot tidak boleh berhenti. Ini menyangkut akses masyarakat terhadap pendidikan, layanan kesehatan, peluang ekonomi, dan banyak hal lainnya,” kata Ridwan.

“Jika Sulbar ingin maju, digitalisasinya harus lebih dulu maju. Kominfo harus menjadi orkestrator perubahan itu. Kita harus bergerak cepat, terukur, dan berbasis data,” tegasnya. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Penampakan Sampah di Samarinda. (Foto : Him)

    Deni Hakim Anwar Nilai Sistem Pengelolaan Sampah di Samarinda Belum Optimal

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, SAMARINDA – Sampai saat ini, sampah menjadi masalah besar di Kota Samarinda. Beberapa titik terlihat tumpukan sampah yang menggunung. Melihat kondisi ini Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengungkapkan keprihatinannya terhadap permasalahan sampah yang belum menemukan solusi definitif di Kota Samarinda. Dalam pandangannya, isu ini merupakan tantangan serius tidak hanya bagi Samarinda, […]

  • Pembangunan Fisik di Kecamatan Kutim Disorot Kristian Hasmadi, Minta Kualitas Ditingkatkan

    Pembangunan Fisik di Kecamatan Kutim Disorot Kristian Hasmadi, Minta Kualitas Ditingkatkan

    • 0Komentar

    Kutai Timur Intuisi.id – Kualitas pembangunan fisik di kecamatan-kecamatan Kutai Timur menjadi perhatian Anggota Komisi C DPRD, Kristian Hasmadi. Ia menyoroti bahwa sejumlah proyek pembangunan masih minim kualitas, sehingga tidak memberi hasil optimal yang diharapkan oleh masyarakat. “Saya akan keras walaupun itu teman-teman misalnya ada pokir-pokir mereka dan saya lihat, pekerjaan mereka tidak beres saya […]

  • Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim. (Foto : Ist)

    Revisi Perda Penanggulangan Bencana, Solusi Kurangi Risiko Bencana di Kota Tepian

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, menekankan pentingnya merevisi Peraturan Daerah (Perda) Penanggulangan Bencana untuk mengurangi risiko bencana di Kota Samarinda, mengingat tingkat risiko bencana di kota ini masih tergolong menengah hingga tinggi. “Jika Perda ini telah disempurnakan, kita berharap bisa menekan risiko bencana di Samarinda. Dengan demikian, kejadian bencana dapat […]

  • DPRD Bontang Kaji Revisi Perda Miras, Alfin Minta Jangan Gegabah

    DPRD Bontang Kaji Revisi Perda Miras, Alfin Minta Jangan Gegabah

    • 0Komentar

    INTUISI.id – Wacana legalitas Tempat Hiburan Malam (THM) di kawasan Berbas Pantai kembali memunculkan pembahasan terkait revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 27 Tahun 2002 tentang minuman keras (miras) di Kota Bontang. Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry, menilai pemerintah daerah saat ini berada pada posisi yang tidak mudah. Di satu sisi terdapat […]

  • Ketua MUI Apresiasi Polresta Mamuju Jaga Kamtibmas Bulan Suci Ramadhan

    Ketua MUI Apresiasi Polresta Mamuju Jaga Kamtibmas Bulan Suci Ramadhan

    • 0Komentar

    MAMUJU — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mamuju, KH Namruh Asdar, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran Polresta Mamuju atas dedikasi dan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan. Apresiasi tersebut ditujukan kepada Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi, beserta seluruh personel yang dinilai konsisten menghadirkan rasa aman […]

  • Dewan SDA dan Komisi Irigasi Sulbar Resmi Dilantik, Fokus Tata Kelola Air

    Dewan SDA dan Komisi Irigasi Sulbar Resmi Dilantik, Fokus Tata Kelola Air

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka melantik Dewan Sumber Daya Air (SDA) dan Komisi Irigasi Provinsi Sulbar, Senin, 11 Mei 2026. Pelantikan tersebut dilakukan sebagai langkah memperkuat tata kelola sumber daya air dan sistem irigasi di wilayah Sulbar agar pemanfaatannya lebih optimal bagi masyarakat. Usai pelantikan, Suhardi Duka mengatakan, Dewan SDA dan […]

expand_less