Ikuti Kami

Beranda » BERITA » DPRD Sulbar Fokus Evaluasi Perda untuk Tingkatkan PAD dan Kesejahteraan Daerah

DPRD Sulbar Fokus Evaluasi Perda untuk Tingkatkan PAD dan Kesejahteraan Daerah

INTUISI.ID, Mamuju – DPRD Provinsi Sulawesi Barat melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) mulai mengintensifkan evaluasi terhadap sejumlah Peraturan Daerah (Perda) guna meningkatkan efektivitas dan dampaknya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat pengawasan legislatif sekaligus mendukung pembangunan daerah yang lebih terarah.

Tenaga Ahli Bapemperda DPRD Sulbar, H. Nur Alam Tahir, menjelaskan bahwa evaluasi ini bertujuan memastikan setiap Perda yang diterbitkan mampu mengoptimalkan potensi daerah.

“Kami menyadari pentingnya Perda dalam mendukung tata kelola pemerintahan dan pengembangan daerah. Karena itu, evaluasi ini sangat diperlukan agar regulasi yang dihasilkan benar-benar relevan dengan kebutuhan masyarakat dan mampu mendongkrak PAD,” ujarnya.

Langkah ini melibatkan diskusi intensif dengan Kepala Bagian Persidangan Musra Awaluddin dan Kepala Subbagian Risalah Legislatif H. Sahrin Salatung.

Mereka berkomitmen untuk menyusun rekomendasi yang akan menjadi bahan utama dalam pembaruan atau revisi Perda yang dinilai kurang efektif.

Musra Awaluddin menambahkan bahwa hasil kajian ini diharapkan menjadi dasar pengambilan keputusan dalam mengatur ulang kebijakan daerah.

“Evaluasi ini adalah bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, sehingga regulasi yang dihasilkan tidak hanya mengatur, tetapi juga mendorong pendapatan daerah,” katanya.

Hal senada diungkapkan H. Sahrin Salatung yang menegaskan pentingnya pengawalan terhadap setiap tahapan evaluasi.

“Kami akan memastikan bahwa hasil evaluasi dapat menghasilkan Perda yang lebih baik dan tepat sasaran. Ini adalah bentuk komitmen kami sebagai pengawas pelaksanaan kebijakan daerah,” tuturnya.

Dengan evaluasi yang komprehensif ini, DPRD Sulbar berharap regulasi yang ada mampu memaksimalkan peluang pendapatan daerah sekaligus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Selain itu, langkah ini juga dinilai penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif terhadap perubahan dan kebutuhan daerah.

DPRD Sulbar menargetkan evaluasi selesai dalam waktu dekat sehingga rekomendasi dapat diimplementasikan pada tahun 2025. Dengan langkah strategis ini, Sulawesi Barat diharapkan dapat memimpin inovasi daerah yang berbasis pada regulasi yang kuat dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (ADV)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Jelang Ramadhan 2026, Biro Pemkesra Sulbar Gelar Workshop Pengurus Masjid se-Kabupaten Mamuju

    Jelang Ramadhan 2026, Biro Pemkesra Sulbar Gelar Workshop Pengurus Masjid se-Kabupaten Mamuju

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Menjelang bulan suci Ramadhan, Biro Pemkesra Setda Sulawesi Barat menggelar Workshop Peningkatan Kapasitas Pengurus Masjid se-Kabupaten Mamuju di Hotel Shanum, Senin, 16 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran pengurus masjid dalam pengelolaan fungsi ibadah, dakwah, sosial, serta pemberdayaan umat secara profesional, transparan, dan adaptif menjelang Ramadhan 2026 yang sejalan dengan misi […]

  • Yusuf T. Silambi Harapkan Perluasan Program Berbasis Komunitas di Masa Depan

    Yusuf T. Silambi Harapkan Perluasan Program Berbasis Komunitas di Masa Depan

    • 0Komentar

    Kutai Timur, Intuisi.Id — Anggota DPRD Kutai Timur, Yusuf T. Silambi, menyatakan harapannya agar pembangunan berbasis komunitas terus diperluas dan ditingkatkan di masa depan. Menurutnya, pendekatan ini telah terbukti efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah tertinggal. Pada Jumat (6/11/2024), Yusuf menegaskan bahwa melibatkan masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan menciptakan hasil yang lebih relevan […]

  • Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Elnatan Pasambe. (Foto : Him)

    Elnatan Desak Pemkot Samarinda Segera Atasi Krisis Air Bersih

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, SAMARINDA – Kurangnya akses air bersih di beberapa wilayah Samarinda, terutama di Palaran, Samarinda Seberang, dan Loa Janan Ilir, menjadi salah satu permasalahan yang terus mengemuka dan belum menemukan solusi yang efektif. Penyaluran air ke rumah-rumah warga di Samarinda masih dihadapkan pada kendala keterbatasan jaringan pipa sekunder, sehingga masyarakat banyak yang beralih menggunakan sumur […]

  • Sekprov Sulbar Dorong Peningkatan Layanan Publik Lewat Workshop SP4N Lapor

    Sekprov Sulbar Dorong Peningkatan Layanan Publik Lewat Workshop SP4N Lapor

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Sekprov Sulbar, MuhammaWorkshop optimalisasi governansi SP4N-Lapor melalui laporan melalui program pengaduan tahun 2024. Kegiatan ini dilaksanakan Pemprov kerjasama Ombudsman Sulbar di Graha Sandeq, Selasa 15 Oktober 2024. Hadir langsung Sekprov Muhammad Idris, pejabat Pemprov Sulbar dan jajaran Ombudsman Sulbar. “Kita harus memperbaiki sistem informasi pelayanan publik kita di Pemprov Sulbar,” kata Idris. […]

  • Desakan Prayunita Utami untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Pesisir Kutim

    Desakan Prayunita Utami untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Pesisir Kutim

    • 0Komentar

    KUTAI TIMUR,intuisi.id – Wakil Ketua 2 DPRD Kutai Timur, Prayunita Utami, menyoroti perlunya percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pesisir Kutai Timur. Ia menyebutkan bahwa wilayah seperti Kecamatan Sangkulirang, Sandaran, dan Kaliorang membutuhkan perhatian yang lebih besar agar aksesibilitas dan perekonomian daerah dapat meningkat. Prayunita menyatakan bahwa kondisi infrastruktur di pesisir saat ini masih jauh dari […]

  • Komisi IV DPRD Samarinda Minta Pemkot Bangun Taman Inklusif untuk Anak Difabel

    Komisi IV DPRD Samarinda Minta Pemkot Bangun Taman Inklusif untuk Anak Difabel

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda menegaskan kembali pentingnya menghadirkan fasilitas ruang terbuka hijau yang benar-benar ramah bagi semua kalangan, khususnya anak-anak penyandang disabilitas. Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menilai bahwa sebagian besar taman yang ada saat ini belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan difabel. Menurutnya, taman publik seharusnya menjadi sarana bermain, berinteraksi, […]

expand_less