Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Gakkum KLHK Tindak Tegas WNA Korsel, Pemodal Tambang Ilegal di Hutan Lindung Pasangkayu

Gakkum KLHK Tindak Tegas WNA Korsel, Pemodal Tambang Ilegal di Hutan Lindung Pasangkayu

INTUISI.ID, Mamuju – Operasi gabungan yang dipimpin oleh Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Sulawesi bersama instansi terkait berhasil menangkap YKY (72), warga negara asing asal Korea Selatan, yang diduga sebagai pelaku dan pemodal utama penambangan pasir ilegal di kawasan Hutan Lindung, Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Dalam operasi ini, petugas menyita empat ekskavator, tiga dump truck pengangkut pasir, dan satu wheel loader. YKY telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan di Rutan Polda Sulawesi Barat. Ia dijerat dengan Pasal 78 ayat (3) jo Pasal 50 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan yang telah diubah melalui UU Cipta Kerja, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda hingga Rp7,5 miliar.

Direktur Jenderal Gakkum KLHK, Rasio Ridho Sani, menegaskan bahwa tindakan tegas ini dilakukan untuk menghentikan perusakan kawasan hutan lindung dan ekosistem penting seperti mangrove serta daerah aliran sungai yang dirusak oleh penambangan ilegal. Tambang ilegal ini dianggap merugikan negara dan mengancam masyarakat sekitar.

“Ini adalah kejahatan serius. YKY harus mendapatkan hukuman maksimal untuk memberikan efek jera,” ungkap Rasio,dalam konferensi pers yang digelar di kantor Dinas Kehutanan Sulbar, Kamis, 5 September 2024.

Penyidikan terhadap YKY tidak hanya berhenti pada tindak pidana lingkungan hidup, tetapi juga akan diterapkan penyidikan berlapis dengan tindak pidana pencucian uang. Pihak KLHK juga bekerja sama dengan PPATK untuk menelusuri aliran dana dari kejahatan tambang ilegal ini.

Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi, Aswin Bangun, menjelaskan bahwa kasus ini terungkap berkat laporan masyarakat. Penyelidikan menunjukkan bahwa aktivitas penambangan ilegal ini telah berlangsung sejak 2023, dengan YKY sebagai pemodal utama.

Direktur Pencegahan dan Pengamanan LHK, Rudianto Saragih Napitu, menegaskan pentingnya kerja sama antar instansi untuk mencegah kejadian serupa di masa depan, serta mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak dalam pengungkapan kasus ini.

KLHK berkomitmen untuk terus menjaga kelestarian lingkungan dan menindak tegas pelaku kejahatan lingkungan hidup di Indonesia.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • 60 Persen Wilayah Sulbar adalah Hutan, Sekda: Ini Akar Konflik Pertanahan yang Harus Diselesaikan Bersama

    60 Persen Wilayah Sulbar adalah Hutan, Sekda: Ini Akar Konflik Pertanahan yang Harus Diselesaikan Bersama

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Sekitar 60 persen wilayah Sulawesi Barat merupakan kawasan hutan. Angka itu bukan sekadar statistik, di baliknya ada warga yang menggarap lahan dan belakangan tahu lahannya masuk kawasan hutan lindung, ada yang membeli tanah tapi ternyata tidak bisa disertifikatkan. Itulah konteks yang melatarbelakangi Rapat Tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Sulawesi Barat […]

  • Wagub Sulbar Ajak Perawat Aktif Tangani Stunting dan Kemiskinan

    Wagub Sulbar Ajak Perawat Aktif Tangani Stunting dan Kemiskinan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S Mengga, mengajak perawat untuk terlibat aktif dalam berbagai isu krusial di daerah, mulai dari penanganan stunting hingga pengentasan kemiskinan yang menjadi salah satu fokus Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S Mengga. Hal ini ia sampaikan usai menghadiri pelantikan pengurus DPW Persatuan Perawat […]

  • Polisi Respon Cepat, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Dato Sampaga

    Polisi Respon Cepat, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Dato Sampaga

    • 0Komentar

    Mamuju – Mendapat laporan dari warga terkait adanya penemuan mayat tanpa identitas, personel Polsek Sampaga Polresta Mamuju bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.   Mayat tersebut ditemukan di kawasan Pantai Dato, Dusun Dato, Desa Sampaga, Kabupaten Mamuju. Jumat, 18 september 2026   Kapolsek sampaga Ipda Hariadi mengatakan bahwa penemuan pertama […]

  • Dinkes Sulbar Gelar Monev PPM TBC Tingkat Provinsi, Perkuat Sinergi Menuju Eliminasi TBC 2030

    Dinkes Sulbar Gelar Monev PPM TBC Tingkat Provinsi, Perkuat Sinergi Menuju Eliminasi TBC 2030

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat menggelar Pertemuan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Public Private Mix (PPM) TBC Tingkat Provinsi Sulawesi Barat, di Marannu Golden Hotel, Mamuju, Senin 13 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 45 peserta yang terdiri atas perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten, serta Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) Swasta. Pertemuan […]

  • Panitia Hari Pahlawan Mulai Distribusikan Logistik dan Matangkan Koordinasi Teknis

    Panitia Hari Pahlawan Mulai Distribusikan Logistik dan Matangkan Koordinasi Teknis

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Panitia Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 mulai melakukan distribusi logistik kepesertaan serta mematangkan koordinasi teknis menjelang puncak acara yang akan digelar pada 10 November mendatang. Kegiatan distribusi dilakukan secara bertahap di mulai pekan ini tepatnya pada Jumat 7 November 2025, untuk memastikan seluruh kebutuhan peserta dan perangkat kegiatan dapat terpenuhi tepat waktu. […]

  • Gubernur Sulbar Suhardi Duka Launching Maskot Kejurnas Catur “Ratu Malea”

    Gubernur Sulbar Suhardi Duka Launching Maskot Kejurnas Catur “Ratu Malea”

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka secara resmi meluncurkan maskot Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-50 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Percasi ke-45 yang digelar oleh Pengprov Percasi Sulbar tahun 2025. Maskot kejurnas kali ini mengusung tema burung endemik Sulawesi, “Ratu Malea”, yang terinspirasi dari satwa khas burung maleo. Peluncuran berlangsung meriah dengan […]

expand_less