DPRD Bontang Minta Perbaikan di Sejumlah Sektor Strategis
- BERITA DPRD Bontang PARIWARA
- calendar_month Jumat, 22 Mei 2026

INTUISI.id – DPRD Kota Bontang memberikan sejumlah catatan terhadap kinerja Pemkot Bontang dalam Rapat Paripurna Ke-2 Masa Persidangan III Tahun 2026, terkait rekomendasi LKPJ Wali Kota Bontang Tahun Anggaran 2025.
Rapat dipimpin Ketua DPRD Andi Faizal Sofyan Hasdam, didampingi Wakil Ketua Sitti Yara, dan dihadiri 18 anggota dewan serta Wali Kota Neni Moerniaeni, Wakil Wali Kota Agus Haris, Forkopimda, dan jajaran Pemkot.
Rekomendasi ini merupakan hasil pembahasan DPRD melalui Panitia Khusus (Pansus) sejak 31 Maret hingga 11 Mei 2026, setelah LKPJ disampaikan pada 30 Maret 2026.
Anggota Pansus, Alfin Rausan Fikry, menyampaikan realisasi pendapatan daerah 2025 mencapai Rp2,846 triliun (98,47 persen) dan belanja Rp2,951 triliun (93,01 persen).
DPRD menilai capaian tersebut cukup baik, namun tetap memberi sejumlah catatan, terutama pada perbaikan perencanaan anggaran, optimalisasi PAD, dan peningkatan kontribusi BUMD.
“Kami harap, seluruh rekomendasi dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, efektivitas program, serta kesejahteraan masyarakat Kota Bontang,” ujarnya dalam rapat paripurna, beberapa waktu lalu.
Selain itu, DPRD juga menyoroti sinkronisasi data kemiskinan, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, ketenagakerjaan, lingkungan hidup, serta infrastruktur.
Dewan juga mendorong penguatan program Kredit Bontang Kreatif untuk UMKM, pembangunan sumur bor dan WTP di Bontang Lestari, penambahan fasilitas pemadam kebakaran, serta pos pantau di wilayah pesisir.
Evaluasi juga diberikan pada pengelolaan parkir di kawasan BCM, serta dorongan pembangunan Taman Makam Pahlawan di Kota Bontang.
“Rekomendasi ini diharapkan menjadi perhatian serius untuk perbaikan tata kelola dan pembangunan daerah,” ujar Alfin. (AJ)
- person

Saat ini belum ada komentar