Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Menunggu SK DPP, Penetapan Wakil Ketua DPRD Bontang Masih di Tangan Pusat PDIP

Menunggu SK DPP, Penetapan Wakil Ketua DPRD Bontang Masih di Tangan Pusat PDIP

INTUISI.idKekosongan kursi Wakil Ketua DPRD Kota Bontang dari Fraksi PDI Perjuangan hingga kini belum terisi. Proses penetapan masih menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan sebagai dasar untuk melanjutkan tahapan administrasi di tingkat daerah.

Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, mengatakan seluruh tahapan internal partai sebenarnya telah selesai dilaksanakan. Mulai dari proses penjaringan, pembahasan di internal partai hingga uji kelayakan terhadap nama-nama yang diusulkan telah dilakukan sesuai mekanisme organisasi.

Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan DPP PDIP yang memiliki kewenangan penuh untuk menetapkan siapa kader yang akan menduduki kursi pimpinan legislatif tersebut.

“Secara mekanisme internal partai sudah selesai. Sekarang tinggal menunggu SK dari DPP untuk disampaikan ke DPRD,” ujar Andi Faizal usai rapat paripurna.

Menurutnya, DPRD tidak dapat melakukan proses lebih lanjut sebelum menerima dokumen resmi dari partai. Setelah SK diterima, lembaga legislatif akan segera memproses seluruh administrasi yang diperlukan hingga penetapan Wakil Ketua DPRD dapat dilakukan secara resmi.

Andi Faizal menegaskan, keterlambatan penerbitan SK tersebut tidak memengaruhi jalannya fungsi dan tugas DPRD secara keseluruhan. Seluruh agenda kedewanan, termasuk pembahasan program dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah, tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Ia juga memastikan bahwa kondisi tersebut tidak serta-merta berdampak pada susunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Pasalnya, AKD memiliki mekanisme evaluasi dan penyesuaian tersendiri yang dilakukan secara berkala sesuai ketentuan yang berlaku.

“AKD ada mekanisme evaluasi sendiri, biasanya berjalan dalam periode tertentu, bukan langsung berubah karena pergantian pimpinan,” katanya.

Lebih lanjut, Andi Faizal menjelaskan bahwa mekanisme Pergantian Antarwaktu (PAW) berbeda dengan proses penunjukan unsur pimpinan DPRD. PAW digunakan untuk mengisi kursi anggota dewan yang kosong, sedangkan posisi pimpinan merupakan hak politik partai peraih kursi sesuai hasil pemilu.

Karena itu, penentuan Wakil Ketua DPRD Bontang dari Fraksi PDI Perjuangan saat ini sepenuhnya masih bergantung pada keputusan DPP PDIP. Setelah keputusan tersebut diterbitkan, DPRD Bontang akan segera menindaklanjuti proses penetapan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau SK sudah turun, tentu akan langsung kami proses sesuai mekanisme yang ada,” tutup Andi Faizal. (AJ)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Hadiri Rakor MTQ, Karo Pemkesra: Kita Siap Jalankan Arahan Gubernur Agar Pelaksanaan Sukses dan Bermanfaat

    Hadiri Rakor MTQ, Karo Pemkesra: Kita Siap Jalankan Arahan Gubernur Agar Pelaksanaan Sukses dan Bermanfaat

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, mengikuti Rapat Koordinasi dalam rangka persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (10/2/2026). Rapat koordinasi ini digelar sebagai langkah awal mematangkan persiapan teknis dan administratif guna memastikan […]

  • Harga Beras Naik, Pemprov Sulbar Surati Pusat Minta Penyaluran Stok SPHP Bulog

    Harga Beras Naik, Pemprov Sulbar Surati Pusat Minta Penyaluran Stok SPHP Bulog

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pemprov Sulbar dipimpin oleh Suhardi Duka dan Salim S Mengga, melalui tim pengendalian inflasi bersama Dinas Ketahanan Pangan menyurati Badan Pangan Nasional agar memberikan perhatian terkait kenaikan beras di lapangan. Harga beras sendiri mengalami kenaikan beberapa hari belakangan seperti beras 10 kilo gram awalnya di harga Rp 130 ribu, saat ini sudah […]

  • Sinkronisasi Pusat-Daerah, Bapperida Sulbar Bahas Target Pertanian Polman 2027

    Sinkronisasi Pusat-Daerah, Bapperida Sulbar Bahas Target Pertanian Polman 2027

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Bapperida Provinsi Sulawesi Barat memfasilitasi pertemuan teknis antara pemerintah provinsi Sulawesi Barat dan Pemerintah Kabupaten se- Sulawesi Barat melalui desk urusan pemerintahan bidang pertanian. Tujuan kegiatan ini dilaksanakan Adalah untuk menetapkan target prioritas pembangunan tahun perencanaan 2027. Hal ini juga sejalan dengan visi dan misi Gubenur Sulbar, Suhardi Duka. Kegiatan yang digelar […]

  • Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan. (Foto : Ist)

    Atasi Banjir di Kota Tepian, Begini Tanggapan Viktor Yuan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, SAMARINDA – Banjir di Kota Samarinda sekarang sudah menjadi langganan yang seolah-olah kedatangannya bisa diprediksi, contohnya saat hujan deras, masyarakat akan secara cepat untuk memilih jalan-jalan yang aman dari banjir. Bahkan terkadang, banjir dapat menghalangi banyak aktivitas di wilayah Kota Tepian. Banjir yang kerap melanda wilayah Kota Tepian ini pun menuai komentar dari berbagai […]

  • Wagub Sulbar Ajak Masyarakat Kembali ke Pangan Lokal: Ubi, Jagung, Sagu Bukan Makanan Kelas Bawah

    Wagub Sulbar Ajak Masyarakat Kembali ke Pangan Lokal: Ubi, Jagung, Sagu Bukan Makanan Kelas Bawah

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Salim S Mengga, menanggapi perbincangan publik terkait imbauan konsumsi pangan lokal seperti ubi, singkong, jagung, sagu, pisang dan lainnya, sebagai alternatif sumber karbohidrat selain beras. Ia menegaskan, masyarakat perlu mengubah cara pandang terhadap pangan non-beras dan kembali menghargai kekayaan pangan lokal yang selama ini terlupakan. “Saya kira begini. […]

  • Bupati Mamasa Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pengembangan Potensi Desa

    Bupati Mamasa Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pengembangan Potensi Desa

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamasa – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melakukan kunjungan ke Desa Mesakada, Kecamatan Tanduk Kalua, pada Kamis (25/9/2025). Dalam kunjungan tersebut, Bupati terjun langsung ke kebun petani untuk memanen buah nenas serta menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi ekonomi desa sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan. Bupati hadir bersama tim dari Otoritas Jasa […]

expand_less