Usai Kebakaran Berebas Tengah, Pemkot Bontang Siapkan Rusun dan Logistik untuk Korban
- BERITA PARIWARA Pemerintahan Pemkot Bontang
- calendar_month Rabu, 25 Mar 2026

Intuisi.id – Pemerintah Kota Bontang bergerak cepat merespons kebakaran di Kelurahan Berbas Tengah dengan memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi, mulai dari tempat tinggal sementara hingga bantuan logistik.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni turun langsung meninjau posko bantuan di kawasan Jalan Veteran RT 21 Kelurahan Berebas Tengah, sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menangani dampak kebakaran yang melanda permukiman warga.
Dalam kunjungannya, Neni memastikan pemerintah telah menyiapkan hunian sementara bagi korban yang kehilangan tempat tinggal. Sejumlah fasilitas seperti rumah susun kosong dan rumah singgah langsung disiapkan untuk menampung para korban.
“Kami sudah siapkan rumah susun yang kosong dan juga rumah singgah untuk keluarga korban yang belum memiliki tempat tinggal,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).
Ia menegaskan, penyediaan tempat tinggal menjadi prioritas utama agar korban tidak terlantar pascakejadian.
“Yang terpenting saat ini korban tidak boleh sampai tidak punya tempat tinggal,” tambahnya.
Tak hanya itu, bantuan logistik juga langsung disalurkan kepada setiap keluarga terdampak. Bantuan berupa kebutuhan pokok seperti mi instan, beras, dan telur diberikan untuk meringankan beban korban di masa darurat.
“Kami juga menyalurkan bantuan seperti mi instan, beras, dan telur untuk masing-masing keluarga korban,” jelasnya.
Penanganan dilakukan secara berkelanjutan. Pemkot terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan guna memastikan seluruh korban mendapatkan bantuan yang layak serta proses pemulihan berjalan optimal.
“Kami akan terus berkoordinasi agar semua korban mendapatkan perhatian dan bantuan yang layak,” katanya.
Di sisi lain, Neni juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh kelalaian penggunaan kompor dan instalasi listrik yang sudah tidak layak.
“Saya mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, periksa kompor dan instalasi listrik, terutama yang sudah tua,” tegasnya.
Upaya mitigasi pun diperkuat melalui kolaborasi dengan pihak kelistrikan serta peran aktif Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang dalam memberikan edukasi dan pencegahan risiko kebakaran di tengah masyarakat. (*)
- person

Saat ini belum ada komentar