Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Standar Baru Proses Seleksi Jabatan Publik

Standar Baru Proses Seleksi Jabatan Publik

Oleh: Suhardi Duka

SEPERTI yang sering disuarakan oleh Pak Wakil Gubernur, Salim S Mengga. Bahwa daerah ini sangat membutuhkan sosok pejabat yang tak sekadar punya kualifikasi dan kompetensi profesional. Jauh lebih mendesak untuk saat ini, kita membutuhkan figur dengan rentang moral yang juga baik.

Bukan berarti kualitas serta kemampuan individu tak penting, tapi bagi saya, sama seperti agama yang akhlak dulu baru belajar ilmu. Di dunia birokrasi pun seperti itu, mental dulu baru kita bicara kompetensi.

Penataan birokrasi memang telah digenjot di fase awal masa jabatan saya dan Pak Salim. Dari menginisiasi perampingan perangkat daerah, hingga penempatan para pejabat di pos-pos jabatan tertentu.

Tentu saja dampaknya belum dapat diukur hari ini. Tapi, satu yang pasti, di tengah beratnya tantangan yang dihadapi, reformasi birokrasi adalah satu dari sekian prioritas di masa kepemimpinan kami berdua.

Bagi saya, mindset birokrasi kita memang masih perlu didudukkan ke titik yang semestinya. Sebab suka atau tidak, laju mesin birokrasi belum sampai pada fase seperti yang diharapkan. Seperti sebuah anomali, sebab jika melihat standar administratif dari para birokrat di Sulawesi Barat, sebagian besar dari jabatan-jabatan strategis itu telah diisi oleh mereka yang menggendong gelar akademik cukup mentereng.

Visi Sulawesi Barat maju dan sejahtera sebagai titik yang hendak kita tuju, termasuk termasuk poin-poin pengimplementasian-nya, wajib dijadikan nafas utama dalam setiap gerak birokrasi di Sulawesi Barat. Bukan hanya sebatas didukung, mesin birokrasi wajib hukumnya untuk menjalankannya secara kongkret.

Sebab diksi ‘mendukung visi misi’, menurut saya menyimpan makna seolah-olah roda birokrasi dengan visi yang hendak dituju tak bergerak secara simultan.

Mari sejenak kita introspeksi diri. Jika hanya bekerja sesuai dengan aturan. Mau hasilnya bagus, atau tidak, pokoknya bekerja sesuai dengan aturan. Tak memikirkan untuk bagaimana memperbaiki aturan. Tak membangun budaya kinerja secara rapi. Berorientasi hasil, manfaat belum. Masih output, out come belum.

Jika masih seperti itu, berarti memang benar, ada yang keliru dari mindset birokrasi kita.

Semakin beratnya tantangan zaman ditambah problematika hidup di tengah masyarakat yang juga kian kompleks, mesin birokrasi dituntut untuk mampu menghadirkan nilai lebih pada setiap pelayanannya. Bukan sekadar bekerja sesuai aturan atau sebatas mengugurkan kewajiban saja.

Angin digitalisasi yang semakin kencang mau tak mau mesti jadi salah satu instrumen dalam mempermudah kinerja birokrasi. Fasiltas itu hendaknya jadi salah satu piranti utama dalam menciptakan value pada setiap gerak birokrasi kita.

Jika mindset bekerjanya hanya sekadar formalitas belaka, lantas apa yang membedakan aparatur kita dengan kecanggihan teknologi hari ini ?. Boleh jadi, piranti digital itu jauh lebih hebat ketimbang deretan aparatur kita.

Apa yang disampaikan Pak Salim di atas, bagi saya punya makna yang sangat mendalam. Saya duga keras beliau hendak mengatakan bahwa kecanggihan teknologi hari ini mesti tetap dalam kendali manusia. Unsur ‘rasa’ manusia (dengan mental yang baik) harus hadir dalam setiap derap langkah birokrasi kita. Manusia-lah yang menghadirkan value, bukan deretan piranti digital itu.

Proses seleksi terbuka untuk pos jabatan tertinggi di 12 OPD yang saat ini masih bergulir menyisakan 36 nama calon. Sebagai wujud penerapan prinsip akuntabilitas dan transparansi, saya menginisiasi untuk proses wawancara kepada para calon dilakukan secara terbuka, disiarkan secara langsung.

Dengan begitu, publik dapat terlibat secara langsung dalam melakukan evaluasi untuk visi, misi, pengetahuan, dan kemampuan manajerial dari calon pejabat. Selain itu publik pun punya ruang yang lega dalam mengawal proses tersebut. Memungkinkan hadirnya pengawasan independen terhadap setiap prosesnya sekaligus memastikan prosesnya berjalan objektif dan juga adil.

Saya, Pak Salim bersama Sekda yang secara langsung mewawancarai para kandidat tersebut. Sebuah langkah baru, satu terobosan untuk menghindari lahirnya praduga sekaligus meminimalisir potensi transaksi politik atau lobi-lobi di balik layar. Secara bersamaan, proses yang dilakukan secara terbuka itu bakal mengurangi ruang gerak untuk praktik koruptif atau nepotisme, sejalan dengan semangat reformasi.

Sekali lagi saya tegaskan, saya, pak Salim ingin bekerja dengan dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat. Membuka proses wawancara itu juga jadi cara yang saya yakini bakal berefek pada lahirnya partisipasi dan pemantauan publik yang tinggi untuk proses tersebut.

Satu standar baru dalam sebuah proses seleksi jabatan publik yang saya yakini mampu merangsang kesadaran masyarakat tentang tanggung jawab moral dan sosialnya sekaligus upaya untuk membangun kepercayaan publik pada sistem pemerintahan yang saya dan pak Salim usung. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Dishub Sulbar Dorong Aparatur LLAJ Tingkatkan Pemahaman Teknis dan Kemampuan Operasional

    Dishub Sulbar Dorong Aparatur LLAJ Tingkatkan Pemahaman Teknis dan Kemampuan Operasional

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Barat (Dishub Sulbar) menggelar kegiatan pembinaan dan penyelenggaraan LLAJ, Rabu (3/12). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman teknis serta kemampuan operasional aparatur LLAJ. Upaya tersebut sejalan dengan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Salim S. Mengga (SDK–JSM), khususnya dalam membangun […]

  • Bantuan Alat Produksi Dorong UMKM Mamuju Lebih Produktif

    Bantuan Alat Produksi Dorong UMKM Mamuju Lebih Produktif

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Upaya mendorong pelaku UMKM agar semakin berkembang terus dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Salah satunya melalui penyerahan bantuan alat produksi kepada kelompok usaha By Emma Khanza di Mamuju, Rabu, 1 April 2026. Langkah ini juga sejalan dengan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka melalui program “Panca Daya”, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi […]

  • Dukung Tata Kelola yang Baik, Dinas PUPR Sulbar Ikuti Sosialisasi Perda Bantuan Hukum

    Dukung Tata Kelola yang Baik, Dinas PUPR Sulbar Ikuti Sosialisasi Perda Bantuan Hukum

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menghadiri kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2024 tentang Bantuan Hukum yang digelar di Marasa Corner, Kompleks Kantor Gubernur Sulbar, Senin 1 September 2025. Hal ini juga diharapkan dapat mendukung misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Sulbar Salim S. […]

  • Sutinah-Yuki Lalui Tes Kesehatan Pilkada di Makassar, Sutinah: Semua Berjalan Lancar

    Sutinah-Yuki Lalui Tes Kesehatan Pilkada di Makassar, Sutinah: Semua Berjalan Lancar

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Makassar – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi dan Yuki Permana (Tina-Yuki), telah mengikuti rangkaian tes kesehatan sebagai bagian dari syarat pencalonan dalam Pilkada Mamuju 2024. Tes kesehatan tersebut dilakukan di RS Wahidin Sudirohusodo, Makassar, pada Jumat (30/8) hingga Sabtu (31/8). Kehadiran pasangan Tina-Yuki di RS Wahidin Sudirohusodo, Jl. Perintis Kemerdekaan […]

  • DPKD Sulbar Serahkan Laporan Semester DAK Non-Fisik ke Perpusnas RI: Langkah Kuat Akuntabilitas Program Perpustakaan

    DPKD Sulbar Serahkan Laporan Semester DAK Non-Fisik ke Perpusnas RI: Langkah Kuat Akuntabilitas Program Perpustakaan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Jakarta – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menunjukkan komitmen kuatnya dalam memperkuat akuntabilitas dan pembangunan daerah, dengan menyerahkan laporan semester pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik Program Pengembangan Perpustakaan Tahun 2025 kepada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), Kamis 17 Juli 2025. Bertempat di Biro Perencanaan dan Keuangan Perpusnas […]

  • Tingkatkan Pelayanan Masyarakat Online, Polresta Mamuju Tanda Tangani Kerjasama dengan Telkom

    Tingkatkan Pelayanan Masyarakat Online, Polresta Mamuju Tanda Tangani Kerjasama dengan Telkom

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Kepolisian Resor Kota Mamuju kembali melakukan penandatanganan kontrak kerjasama berlangganan sewa jaringan internet untuk tahun 2024-2025 dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Penandatanganan ini dilakukan oleh Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Iskandar, dan Account Manager PT. Telkom, Nella Agnes, di ruang kerja Kapolresta Mamuju, Jalan KS. Tubun, Mamuju. Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Iskandar, menjelaskan […]

expand_less