Founder hingga Influencer Gabung Demokrat, AHY Bicara Politik dan Idealism Anak Muda

Intuisi.id, Jakarta – Dunia politik kembali menarik perhatian sejumlah anak muda dari luar lingkaran politik. Sebanyak 13 founder, investor, pengusaha, dan influencer muda resmi bergabung dengan Partai Demokrat.
Mereka datang dari beragam latar belakang, mulai dari dunia investasi, edukasi, properti hingga bisnis. Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat diserahkan langsung Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam agenda The Grand Entrance: Seven Founders • Future Leaders • One Movement di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Senin (7/9/2026) malam.
Bagi AHY, masuknya anak-anak muda dari berbagai profesi tersebut bukan sekadar bertambahnya jumlah kader. Kehadiran mereka dinilai membawa energi, pengalaman, dan idealisme baru ke dalam politik.
“Kalau anak muda punya idealisme, saya menjadi semakin bersemangat, tetapi juga semakin optimistis, karena masa depan Indonesia akan semakin baik ketika semakin banyak Generasi Z yang punya spirit seperti teman-teman sekalian,” ujar AHY.
Namun, AHY mengingatkan agar politik tidak berhenti pada ambisi memperoleh kekuasaan. Menurutnya, kekuasaan seharusnya menjadi alat untuk menghadirkan kebaikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Tentu hadirnya kita di sini adalah untuk melakukan hal-hal yang baik, hal-hal yang mulia. Dan politik adalah jalan. Politik yang katanya tujuannya adalah mendapatkan kekuasaan, rasanya lebih dari sekadar itu,” tegasnya.
Pesan itu disampaikan AHY kepada para anggota baru yang sebelumnya lebih banyak berkecimpung di dunia bisnis dan profesi masing-masing.
Menurut dia, memasuki politik berarti memasuki dunia yang membutuhkan proses belajar. Karena itu, para kader muda tidak perlu ragu untuk mencari mentor, menerima pembinaan, dan menjalani proses untuk memahami dinamika politik.
AHY mengatakan, dirinya pun pernah berada pada posisi harus beradaptasi ketika meninggalkan dunia militer dan memasuki politik.
Sebelum terjun ke politik, AHY menghabiskan sekitar 20 tahun berkarier di TNI. Perubahan lingkungan tersebut membuatnya harus banyak belajar dan mencari orang-orang yang dapat menjadi mentor.
“Juga digembleng. Juga ditempa. Juga saya belajar banyak, mencari mentor agar tidak salah jalan,” ujarnya.
Menurut AHY, lingkungan politik memiliki pengaruh besar terhadap perjalanan seorang politisi. Karena itu, ia menilai penting membangun ekosistem yang memungkinkan kader berkembang dengan tetap memegang idealisme.
Baginya, politik tidak hanya soal bagaimana seseorang memenangkan kontestasi. Cara meraih kemenangan dan bagaimana kekuasaan digunakan juga menjadi bagian penting dari perjalanan politik.
“Tetapi sebaliknya, kalau dalam ekosistem, dalam rumah, dalam keluarga yang punya idealisme dan punya cara yang baik dan benar untuk mencapai kemenangan dan kesuksesan atau kekuasaan tadi, insyaallah bukan hanya menjadi politisi yang sukses, tetapi juga menjadi orang-orang yang semakin bermanfaat untuk negara ini,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, AHY juga menyinggung testimoni sejumlah anggota baru yang mengenang berbagai hal baik pada masa kepemimpinan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Menurut AHY, hal tersebut memiliki arti tersendiri. Sebab, sebagian anggota baru Demokrat tersebut masih sangat muda ketika SBY memimpin Indonesia.
“Mendengarkan itu dari anak muda yang mungkin ketika Pak SBY memimpin masih kecil, atau bahkan pada zaman ketika mungkin belum lahir, tetapi bisa menuturkan itu dengan baik, mengenang legacy, dan kembali merindukan hal-hal baik yang sungguh membahagiakan kami, keluarga, dan keluarga besar Partai Demokrat,” ujar AHY.
Ia meyakini sesuatu yang baik akan tetap memiliki tempat dalam ingatan masyarakat meski zaman dan generasi terus berubah.
Karena itu, AHY mengajak para kader baru Demokrat menjadikan politik sebagai ruang untuk meneruskan hal-hal baik, bertukar gagasan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Adapun 13 anggota baru yang bergabung dengan Partai Demokrat yakni Andry Hakim (Founder & Chief Investment Officer Stockwise), Vincent Liyanto (Founder Kungfu Pajak), Seiya Kawakami (Founder Kampus Saham), Andrian Wijaya (Founder Venture Wise), Aditya Chandra (Founder Propertypreneurs.id), Daniel Wiguna (Founder Vedara Capital/Sucor), Dennis Liuwinta, Andi Halid, Michael Gunawan, Edo Utama, Marshella Angelina, drg. Grady, dan Sayyid Assegaf.
AHY menyambut mereka sebagai bagian dari keluarga besar Partai Demokrat dan membuka ruang bagi para anggota baru untuk terus belajar sekaligus berbagi pengalaman.
“Ini rumah kita semuanya. You are most welcome untuk datang kapan saja. Berbagi pandangan, pikiran, belajar, dan juga mendapatkan pengalaman dari yang lainnya. Selamat datang. Selamat bergabung di Partai Demokrat. Semoga sukses,” pungkas AHY. (*/Zk)
- person

Saat ini belum ada komentar