Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Sekda Sulbar Tekankan Disiplin ASN, Kehadiran Jadi Penilaian Penting TPP 2026

Sekda Sulbar Tekankan Disiplin ASN, Kehadiran Jadi Penilaian Penting TPP 2026

Intuisi.id, Mamuju –Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, kembali mengingatkan seluruh pejabat dan tim yang ditunjuk Gubernur Sulbar Suhardi Duka untuk penilaian agar serius memperhatikan tingkat kedisiplinan aparatur, khususnya kehadiran dalam upacara setiap tanggal 17 Desember 2025.

Junda Maulana menegaskan bahwa tingkat kehadiran pada upacara tersebut memiliki bobot penilaian sebesar 10 persen dalam komponen TPP. ASN yang tidak hadir tanpa alasan jelas akan dikenakan pemotongan hingga 10 persen.

Ia menekankan bahwa upacara hanya dilaksanakan satu kali dalam sebulan, sehingga tidak seharusnya diabaikan.

“Upacara ini sebulan sekali. Bahkan di minggu pertama kita juga apel karena ada pengarahan dari Gubernur. Maka tidak ada alasan untuk malas. Pimpinan OPD harus menegur pegawai yang tidak hadir, karena kasihan yang hadir justru ikut kena marah,” tegasnya.

Sekda juga meminta agar sistem absensi ditertibkan. Ia menekankan bahwa sepuluh menit sebelum upacara dimulai, absensi harus sudah ditutup, tanpa ada lagi alasan keterlambatan.

Sekda juga meminta Satpol PP dan unsur protokoler untuk menata kembali pelaksanaan apel agar berjalan tertib

Hal lain, Sekda membeberkan bahwa tingkat kehadiran di beberapa OPD masih sangat rendah. Olehnya Sekda meminta Badan Kepegawaian Daerah membentuk tim untuk turun langsung ke OPD guna mengevaluasi keberadaan ASN, agar tidak terjadi praktik kehadiran fiktif.

Dalam kesempatan tersebut, Junda Maulana juga mengingatkan bahwa Gubernur dan Wakil Gubernur telah berjuang mempertahankan TPP ASN di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk komitmen pimpinan daerah terhadap kesejahteraan ASN yang harus dibalas dengan kinerja dan kedisiplinan. (Rls)
Sekda Sulbar Tekankan Disiplin ASN, Kehadiran Jadi Penilaian Penting TPP 2026

MAMUJU, RADAR SULBAR — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, kembali mengingatkan seluruh pejabat dan tim yang ditunjuk Gubernur Sulbar Suhardi Duka untuk penilaian agar serius memperhatikan tingkat kedisiplinan aparatur, khususnya kehadiran dalam upacara setiap tanggal 17 Desember 2025.

Junda Maulana menegaskan bahwa tingkat kehadiran pada upacara tersebut memiliki bobot penilaian sebesar 10 persen dalam komponen TPP. ASN yang tidak hadir tanpa alasan jelas akan dikenakan pemotongan hingga 10 persen.

Ia menekankan bahwa upacara hanya dilaksanakan satu kali dalam sebulan, sehingga tidak seharusnya diabaikan.

“Upacara ini sebulan sekali. Bahkan di minggu pertama kita juga apel karena ada pengarahan dari Gubernur. Maka tidak ada alasan untuk malas. Pimpinan OPD harus menegur pegawai yang tidak hadir, karena kasihan yang hadir justru ikut kena marah,” tegasnya.

Sekda juga meminta agar sistem absensi ditertibkan. Ia menekankan bahwa sepuluh menit sebelum upacara dimulai, absensi harus sudah ditutup, tanpa ada lagi alasan keterlambatan.

Sekda juga meminta Satpol PP dan unsur protokoler untuk menata kembali pelaksanaan apel agar berjalan tertib

Hal lain, Sekda membeberkan bahwa tingkat kehadiran di beberapa OPD masih sangat rendah. Olehnya Sekda meminta Badan Kepegawaian Daerah membentuk tim untuk turun langsung ke OPD guna mengevaluasi keberadaan ASN, agar tidak terjadi praktik kehadiran fiktif.

Dalam kesempatan tersebut, Junda Maulana juga mengingatkan bahwa Gubernur dan Wakil Gubernur telah berjuang mempertahankan TPP ASN di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk komitmen pimpinan daerah terhadap kesejahteraan ASN yang harus dibalas dengan kinerja dan kedisiplinan. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • 10 Oktober, RSUD Taman Husada Wajibkan Penggunaan Aplikasi Mobile JKN untuk Peserta BPJS Kesehatan

    10 Oktober, RSUD Taman Husada Wajibkan Penggunaan Aplikasi Mobile JKN untuk Peserta BPJS Kesehatan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Mulai 10 Oktober 2024, peserta BPJS Kesehatan yang ingin mendaftar layanan rawat jalan di RSUD Taman Husada Bontang diwajibkan menggunakan aplikasi Mobile JKN. Humas RSUD Taman Husada, dr. Siti Aisyatur Ridha, menegaskan bahwa aplikasi SIPERBAN yang sebelumnya digunakan untuk pendaftaran, kini hanya dapat diakses oleh pasien non-BPJS, seperti pasien umum, asuransi swasta, dan […]

  • PKK Sulbar Luncurkan Roadmap PASTIPADU, Optimalkan Posyandu untuk Tangani Stunting

    PKK Sulbar Luncurkan Roadmap PASTIPADU, Optimalkan Posyandu untuk Tangani Stunting

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat meluncurkan Roadmap PASTIPADU (Peningkatan Akses dan Standar Pelayanan Posyandu), yang menjadi peta jalan strategis dalam menangani stunting secara terintegrasi. Dalam acara yang digelar Kamis, 19 Agustus, Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin, menyampaikan apresiasinya kepada TP PKK Sulbar atas perannya yang aktif dalam mengoptimalkan pelayanan Posyandu. “Posyandu harus menjadi […]

  • Banggar DPRD Mamuju Tengah Kunker ke DPRD Sulbar, Bahas Strategi Peningkatan PAD

    Banggar DPRD Mamuju Tengah Kunker ke DPRD Sulbar, Bahas Strategi Peningkatan PAD

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) melaksanakan kunjungan kerja ke DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Senin, 26 Januari 2026 pukul 10.00 WITA. Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Mamuju Tengah, Nirmala Aras, bersama para Wakil Ketua DPRD, anggota DPRD Mateng, Sekretaris DPRD, serta jajaran kepala bagian di lingkup Sekretariat DPRD Mateng. […]

  • Ikuti Rapat Kapolri, Gubernur Sulbar: Mudik Aman, Kebutuhan Pokok Terkendali

    Ikuti Rapat Kapolri, Gubernur Sulbar: Mudik Aman, Kebutuhan Pokok Terkendali

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka mengikuti pemantauan dan pengecekan titik-titik pengamanan Idulfitri 1447 Hijriah secara virtual bersama Kapolri, Listyo Sigit Prabowo dan sejumlah kementerian/lembaga terkait, Jumat, 20 Maret 2026 malam Dalam pemantauan yang dilakukan secara nasional tersebut, seluruh jajaran Polda di Indonesia melaporkan kondisi keamanan dan kelancaran arus mudik yang terpantau […]

  • Pembacaan Doa dan Barasanji untuk Gedung Baru DPRD Sulbar

    Pembacaan Doa dan Barasanji untuk Gedung Baru DPRD Sulbar

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju –  Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Barat menggelar acara Pembacaan Doa dan Barasanji dalam rangka soft launching gedung baru Kantor DPRD. Acara yang dilaksanakan dengan penuh khidmat ini dihadiri oleh Anggota DPRD H. Hasan Bado, Kepala Bagian Persidangan, Kasubag Umum Sekretariat DPRD Sulbar, serta sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan Kementerian Agama, Senin, 9 September […]

  • Perkuat Sinergi Data, Bapperida Sulbar Hadiri Pembinaan Satu Data Indonesia se-Sulawesi

    Perkuat Sinergi Data, Bapperida Sulbar Hadiri Pembinaan Satu Data Indonesia se-Sulawesi

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Kendari – Upaya memperkuat tata kelola data yang terintegrasi terus didorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Salah satunya melalui keikutsertaan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) dalam agenda Pembinaan Penyelenggaraan Satu Data Indonesia (SDI) tingkat Pulau Sulawesi. Langkah penguatan ini selaras dengan misi ke-5 Gubernur Sulbar Provinsi Sulawesi Barat, Suhardi Duka yakni memperkuat […]

expand_less