Ikuti Kami

Beranda » PARIWARA » DPRD Samarinda » Raperda Ekonomi Kreatif Samarinda Masuki Tahap Final, DPRD Tegaskan Dukungan Fasilitasi Usaha dan Perlindungan HAKI

Raperda Ekonomi Kreatif Samarinda Masuki Tahap Final, DPRD Tegaskan Dukungan Fasilitasi Usaha dan Perlindungan HAKI

INTUISI.ID – Upaya memperkuat sektor ekonomi kreatif di Kota Samarinda memasuki babak akhir. Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penataan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif kini berada pada tahap finalisasi dan harmonisasi, menandai keseriusan DPRD Kota Samarinda dalam menghadirkan regulasi yang berpihak pada pelaku industri kreatif.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, mengungkapkan bahwa Raperda tersebut telah melewati seluruh proses penting, mulai penyusunan naskah akademik, pembahasan secara intensif di tingkat Panitia Khusus (Pansus), hingga pelaksanaan uji publik bersama stakeholder.

“Pembahasan sudah berada pada fase terakhir. Sekarang tinggal sinkronisasi secara vertikal maupun harmonisasi hukum di Bapemperda sebelum nantinya disahkan,” jelas Rohim, Jumat, 28 November 2025.

Ia menegaskan, regulasi ini dirancang sebagai jawaban atas kebutuhan nyata pelaku ekonomi kreatif di lapangan.

Rohim menambahkan, Perda ini tidak hanya menjadi landasan hukum, tetapi juga memberi dasar kuat bagi pemerintah daerah untuk membangun ekosistem kreatif yang lebih produktif. Salah satu poin penting dalam Raperda adalah penyusunan masterplan pengembangan ekonomi kreatif sebagai peta jalan kebijakan jangka panjang.

Raperda ini memuat berbagai kemudahan bagi pelaku usaha kreatif, mulai dari insentif, fasilitasi bantuan, hingga perlindungan hukum. Salah satu fokus utamanya adalah penguatan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk menjaga karya kreator dari pembajakan serta meningkatkan nilai ekonomi melalui legalitas yang kuat.

Meski pengesahan ditargetkan selesai pada 2026, Rohim menegaskan pentingnya kesiapan implementasi setelah regulasi diberlakukan. Ia menekankan bahwa keberhasilan Perda bergantung pada pelaksanaannya, bukan sekadar penetapannya.

“Perda ini jangan hanya berhenti sebagai dokumen. Ia harus dijalankan, karena isinya mengakomodasi kebutuhan pelaku kreatif. Kami berharap regulasi ini membuka ruang tumbuh dan peluang ekonomi baru di Samarinda,” ujarnya.

Dengan hadirnya regulasi yang lebih komprehensif dan pro-pelaku, DPRD optimistis sektor ekonomi kreatif Samarinda akan berkembang pesat dan memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian daerah. (ADV)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • DPRD Kutim Tekankan Pentingnya Implementasi Perda untuk Kepastian Hukum Investor

    DPRD Kutim Tekankan Pentingnya Implementasi Perda untuk Kepastian Hukum Investor

    • 0Komentar

    Sangatta, Intuisi.id – Leny Susilawati Anggraini, Sekretaris Komisi B DPRD Kutai Timur, menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu memperkuat kepastian hukum untuk menarik lebih banyak investor ke wilayah ini. Menurut Leny, walaupun Kabupaten Kutai Timur memiliki potensi sumber daya alam yang besar, seperti pertambangan dan perkebunan, ketidakpastian hukum masih menjadi kendala utama yang dihadapi para pelaku […]

  • Pj Gubernur Sulbar Dorong Pemkab Aktif Laksanakan Gerakan Pangan Murah

    Pj Gubernur Sulbar Dorong Pemkab Aktif Laksanakan Gerakan Pangan Murah

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pengendalian inflasi menjadi fokus utama Pemprov Sulawesi Barat termasuk Pemkab se-Sulbar. Hal ini, agar masyarakat tidak kewalahan dalam bertransaksi kebutuhan pokok yang mahal. Sehingga, diperlukan gerakan pangan murah (GPM) yang selama ini dilaksanakan Pemprov Sulbar. Dengan demikian, Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin Pemkab juga turut melaksanakan GPM diwilayahnya masing-masing. “Kita minta Bupati […]

  • KSM Mamasa Optimis SDK-JSM Raih 80 Persen Suara di Kecamatan Bambang

    KSM Mamasa Optimis SDK-JSM Raih 80 Persen Suara di Kecamatan Bambang

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamasa – Koalisi Sulbar Maju (KSM) Kabupaten Mamasa optimis pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dan Jendral Salim S. Mengga (SDK-JSM), akan meraih 80 persen suara di Kecamatan Bambang. Hal ini diungkapkan oleh Ketua KSM Kabupaten Mamasa, Arwin, saat kampanye terbatas SDK-JSM di Desa Rantelemo, Kecamatan Bambang, Sabtu (19/10/2024). Arwin menyatakan, […]

  • Gebrakan Pelayanan, Bapenda Sulbar Terima Ditlantas Polda Sulbar, Layanan Samsat Hari Sabtu Segera Dimatangkan

    Gebrakan Pelayanan, Bapenda Sulbar Terima Ditlantas Polda Sulbar, Layanan Samsat Hari Sabtu Segera Dimatangkan

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pajak kendaraan bermotor. Kali ini, Bapenda Sulbar menggandeng jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulbar untuk membahas rencana penambahan hari pelayanan Samsat pada hari Sabtu. Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi […]

  • Anniversary ke-8 Matic Owner Community Bontang, Basri: HUT Selanjutnya Lebih Meriah

    Anniversary ke-8 Matic Owner Community Bontang, Basri: HUT Selanjutnya Lebih Meriah

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Ratusan motor dengan berbagai modifikasi unik dan memukau memenuhi pelataran pusat UMKM di Jalan AM Parikeait, Bontang Baru, dengan tema The Endless of Brotherhood yang digagas oleh Matic Owner Community Bontang (MOCB). Gelaran ini sekaligus menjadi perayaan ulang tahun ke-8 komunitas tersebut. Ketua Panitia, Suwardoyo, mengungkapkan bahwa antusiasme peserta jauh melampaui ekspektasi awal. […]

  • BPBD Sulbar Ikuti Live Webinar Pusdiklat BNPB RI

    BPBD Sulbar Ikuti Live Webinar Pusdiklat BNPB RI

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat mengikuti kegiatan Live Webinar, yang diselenggarakan oleh Pusdiklat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Republik Indonesia (BNPB RI), pada Jumat 7 November 2025. Webinar ini mengusung tema “Pengurangan Risiko Bencana Tanggung Jawab Bersama”. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional di bidang kebencanaan, yaitu Prof. Fatma Lestari […]

expand_less