Perusahaan Peduli Pekerja, Pemkot Bontang Beri Penghargaan Ketenagakerjaan
- BERITA PARIWARA Pemerintahan Pemkot Bontang SOSIAL
- calendar_month Kamis, 25 Sep 2025

INTUISI.ID – Kesejahteraan pekerja menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bontang. Melalui Dinas Ketenagakerjaan, Pemkot memberikan penghargaan khusus kepada perusahaan yang dinilai berhasil menerapkan tata kelola ketenagakerjaan secara layak.
Acara penghargaan ini berlangsung di Auditorium 3D, Selasa (23/09/2025), dengan menghadirkan jajaran pimpinan daerah, termasuk Wali Kota Neni Moerniaeni dan Wakil Wali Kota Agus Haris, serta narasumber dari Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Dalam kesempatan itu, Agus Haris menegaskan pentingnya peran swasta dalam menjaga keseimbangan pembangunan ekonomi dengan kesejahteraan tenaga kerja. “Kami ingin perusahaan tidak hanya hadir sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai mitra pemerintah yang bertanggung jawab terhadap kesejahteraan pekerja,” tuturnya.
Ia juga menekankan bahwa penghargaan ini didasarkan pada empat indikator utama, yaitu kepesertaan pekerja dalam jaminan sosial, kepemilikan dokumen ketenagakerjaan, penerapan struktur skala upah, dan keberadaan forum komunikasi LKS Bipartit.
“Pekerja adalah aset penting. Ketika mereka terlindungi dan merasa aman, produktivitas perusahaan akan meningkat. Inilah yang kami sebut sebagai tata kelola ketenagakerjaan yang layak,” tambah Agus Haris.
Wali Kota Neni Moerniaeni dalam arahannya juga menekankan agar perusahaan terus berkomitmen memperhatikan aspek kesejahteraan dan hak-hak pekerja. Ia menyebut, penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pemicu semangat bersama untuk menciptakan iklim kerja yang lebih baik di Bontang.
Sejumlah perusahaan penerima penghargaan menyambut positif langkah Pemkot tersebut. Mereka menilai, apresiasi ini mendorong dunia usaha semakin serius dalam menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan pekerja, Kota Bontang diharapkan mampu menjadi contoh daerah dengan iklim ketenagakerjaan yang sehat, adil, dan berdaya saing tinggi. (*)
- person

Saat ini belum ada komentar