Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Kasus Uang Palsu Mandek, HMI Mamuju Kecewa!

Kasus Uang Palsu Mandek, HMI Mamuju Kecewa!

INTUISI.ID – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamuju mengungkapkan kekecewaan terkait penanganan kasus uang palsu oleh Polda Sulawesi Barat (Sulbar).

Sekretaris HMI Mamuju, Hajril Hajura, menyoroti kurangnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses penyelesaian kasus ini.

Menurutnya, upaya advokasi yang telah dilakukan oleh HMI Mamuju tidak membuahkan hasil yang memuaskan.

“Sampai sekarang, tidak ada perkembangan signifikan terkait kasus tersebut,” ungkapnya.

Hal ini menimbulkan ketidakpercayaan di kalangan masyarakat terhadap integritas lembaga penegak hukum.

“Tidak ada penjelasan perkembangan kasus ini. Ini menunjukkan kurangnya transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan kasus-kasus kriminal yang penting seperti ini,” ujar Hajril.

Dia juga mengekspresikan kekhawatirannya terhadap dugaan keterlibatan oknum anggota polisi dalam kasus ini, yang dapat merusak proses hukum dan integritas Polri dalam menegakkan supremasi hukum.

Hajril menegaskan bahwa langkah aspiratif HMI Mamuju dalam mengadvokasi kasus ini bertujuan untuk mendorong Polri agar lebih efektif, responsif, dan transparan dalam menangani kasus-kasus kriminal yang penting bagi masyarakat.

“Kasus-kasus yang tidak terselesaikan seperti ini bukan hanya merugikan tetapi merusak kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” tegas Hajril.

“Kami mendambakan Polri yang berkomitmen pada penegakan hukum yang adil, tidak pandang bulu, serta mampu menuntaskan setiap kasus dengan tuntas dan transparan,” tambahnya.

HMI Mamuju juga menyoroti pentingnya agar setiap kasus dapat ditangani dengan cepat dan transparan demi keadilan bagi semua warga negara.

Hajril menekankan bahwa demonstrasi pendapat yang dilakukan bukanlah untuk melawan Polri, tetapi sebagai upaya untuk memastikan lembaga tersebut benar-benar menjalankan tugasnya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dengan adil dan tuntas.

“Jika kasus ini tidak segera ditindaklanjuti, HMI Mamuju menduga bahwa ada oknum pelaku penyebaran uang palsu yang merupakan informan di Polda Sulbar, sebagaimana rekaman pelapor,” tutup Hajril.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Tina-Yuki Klaim Kemenangan di Pilkada Mamuju 2024, Serukan Pengawalan Suara

    Tina-Yuki Klaim Kemenangan di Pilkada Mamuju 2024, Serukan Pengawalan Suara

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju –  Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi dan Yuki Permana (Tina-Yuki), secara resmi mengklaim kemenangan dalam Pilkada Mamuju 2024. Dalam pidato kemenangannya yang disampaikan di balkon rumahnya di Jalan Husni Thamrin, Rabu (27/11/2024) sore tadi, Tina menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada masyarakat Mamuju atas kepercayaan yang diberikan. […]

  • Fraksi PKB Tekankan Transparansi dan Digitalisasi dalam Revisi Perda BMD Bontang

    Fraksi PKB Tekankan Transparansi dan Digitalisasi dalam Revisi Perda BMD Bontang

    • 0Komentar

    INTUISI.id – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan atas Perda Nomor 5 Tahun 2020 mengenai Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) mendapat perhatian dari Partai Kebangkitan Bangsa melalui Fraksi PKB di DPRD Kota Bontang. Fraksi PKB menilai pengelolaan BMD merupakan aspek strategis yang tidak hanya menyangkut administrasi aset, tetapi juga berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan […]

  • Pengukuhan Guru Besar STAIN Majene, Sekda Sulbar Ajak Kampus Ambil Peran Strategis

    Pengukuhan Guru Besar STAIN Majene, Sekda Sulbar Ajak Kampus Ambil Peran Strategis

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Majene – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka, menghadiri Sidang Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka pengukuhan Guru Besar Tetap di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene, Rabu (29/4/2026). Dalam sambutannya, Junda menyampaikan harapan agar Sulawesi Barat terus tumbuh menjadi daerah yang maju dan sejahtera, terutama menjelang […]

  • Dinsos Sulbar Fasilitasi Pemulangan ODGJ Asal Jawa Tengah, Usai Dirawat di Poliklinik Jiwa RSUD Andi Depu Polman

    Dinsos Sulbar Fasilitasi Pemulangan ODGJ Asal Jawa Tengah, Usai Dirawat di Poliklinik Jiwa RSUD Andi Depu Polman

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat memfasilitasi proses pemulangan seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) asal Jawa Tengah setelah menjalani perawatan intensif di Poliklinik Jiwa RSUD Andi Depu Polewali Mandar (Polman). Proses pemulangan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan penanganan dan pemulihan ODGJ berjalan secara terpadu hingga kembali ke keluarganya. […]

  • Lepas 27 PPIH, Gubernur SDK Tekankan Pelayanan dan Kesabaran di Tanah Suci

    Lepas 27 PPIH, Gubernur SDK Tekankan Pelayanan dan Kesabaran di Tanah Suci

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Gubernur Suhardi Duka secara resmi melepas Petugas Pendamping Ibadah Haji  (PPIH) Tahun 2026 Provinsi Sulawesi Barat di Ruang Rapat Oval Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Jumat (24/4/2026). Sebanyak 27 petugas diberangkatkan untuk mendampingi sekitar 1.400 jemaah haji asal Sulawesi Barat yang berasal dari enam kabupaten. Para petugas ini terdiri dari berbagai unsur, […]

  • Batik Air Hentikan Rute Mamuju-Makassar, Gubernur Sulbar Siapkan Subsidi untuk Wings Air

    Batik Air Hentikan Rute Mamuju-Makassar, Gubernur Sulbar Siapkan Subsidi untuk Wings Air

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Kurangnya frekuensi penumpang untuk penerbangan rute Mamuju-Makassar membuat maskapai Batik Air menghentikan layanan penerbangan rute Mamuju-Makassar mulai Juni 2025. Menanggapi itu, Gubernur Sulbar Suhardi Duka akan kembali membangun komunikasi dengan pihak Lion Air. Untuk bisa tetap dilayani dengan maskapai wings, pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) saat memberikan subsidi jika kurang dari 70 […]

expand_less