Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Investasi Sektor Industri Tetap Diperlukan untuk Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Investasi Sektor Industri Tetap Diperlukan untuk Ciptakan Lapangan Kerja Baru

KUTAI TIMUR, Intuisi.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Yulianus Palangiran, berpendapat, peningkatan investasi di sektor industri tetap diperlukan. Pasalnya, dari sektor ini bisa menciptakan banyak lapangan kerja baru dan mengurangi pengangguran.

Yulianus menilai Kutim masih memiliki sumber daya alam melimpah. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Menurutnya, penting untuk memaksimalkan seluruh potensi yang ada demi menarik investasi dari sektor swasta, yang diharapkan dapat menciptakan banyak lapangan kerja.

Lebih lanjut, ia berpendapat, sektor industri tidak hanya berfokus pada penyerapan tenaga kerja, melainkan juga berperan dalam meningkatkan keterampilan masyarakat setempat. Melalui pelatihan yang diberikan perusahaan, masyarakat diharapkan dapat mengembangkan keterampilan yang lebih baik. “Sehingga lebih siap untuk menghadapi persaingan di dunia kerja,” katanya, Senin (18/11/2024).

Ia menambahkan, investasi di sektor swasta juga dapat memperkuat perekonomian lokal. Keberadaan industri baru diharapkan memperbaiki arus ekonomi, di mana pengusaha akan lebih cenderung membeli bahan baku dari masyarakat lokal. Hal ini diyakini dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar.

Selain itu, lanjut dia, penting terciptanya iklim yang kondusif di wilayah investasi. Ini menjadi syarat utama untuk menarik minat investor. Untuk mendukung ini, pemerintah daerah perlu memperbaiki infrastruktur dan memberikan kemudahan proses perizinan.

Yulianus juga menggarisbawahi perlunya kolaborasi antara Pemerintah Daerah Kutai Timur, pihak swasta, dan lembaga terkait. Kerja sama ini diharapkan dapat membantu merumuskan kebijakan yang tepat dan mendukung pertumbuhan industri lokal serta memastikan bahwa investasi yang masuk benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sebagai langkah kongkret, Yulianus juga mendorong dibentuknya forum diskusi yang melibatkan pengusaha, pemerintah, dan masyarakat. Forum ini diharapkan menjadi sarana untuk membahas berbagai isu serta tantangan dalam pengembangan sektor industri di kawasan tersebut dan mencari solusi secara bersama-sama.

Mengingat pentingnya keterlibatan generasi muda, politisi Partai NasDem itu juga menekankan perlunya memberikan kesempatan kepada anak-anak muda untuk berperan aktif dalam proses pengembangan industri.

“Generasi muda merupakan agen perubahan yang akan mengambil peran penting di masa depan,” terangnya.

Kader partai besutan Surya Paloh itu berharap agar semua pihak dapat memberikan perhatian lebih pada pengembangan sektor industri berkelanjutan. Ia ingin Kutai Timur tidak hanya dikenal karena kekayaan sumber daya alamnya, tetapi juga sebagai daerah dengan industri yang maju dan berdaya saing tinggi. (ADV)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Perkuat Tata Kelola SPBE, Dinas Kominfo SP Sulbar Gelar Asesmen Keamanan Informasi

    Perkuat Tata Kelola SPBE, Dinas Kominfo SP Sulbar Gelar Asesmen Keamanan Informasi

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Dalam upaya memperkuat tata kelola Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo SP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Bidang TIK, Persandian, dan Statistik, menggelar Asesmen Keamanan Informasi SPBE Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 14 hingga 28 Mei 2025. Asesmen ini diikuti oleh para pengelola SPBE dari […]

  • Kendalikan Inflasi dan Harga Pangan, Pemprov Sulbar Laksanakan Pasar Murah 4 Kali Seminggu

    Kendalikan Inflasi dan Harga Pangan, Pemprov Sulbar Laksanakan Pasar Murah 4 Kali Seminggu

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pemprov melalui Dinas Ketahanan Pangan Sulbar terus menggenjok Gerakan Pangan Murah (GPM) atau Pasar Murah untuk mengendalikan inflasi. Selain inflasi, pasar murah juga diharap bisa menurunkan harga komoditas mengalami penurunan. Hal ini sesuai dengan arahan Bapanas maupun Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga. “Jadi pasar murah kami lakukan […]

  • Kolaborasi Pemprov Sulbar dan Pemkab Mamasa Tingkatkan Kompetensi ASN

    Kolaborasi Pemprov Sulbar dan Pemkab Mamasa Tingkatkan Kompetensi ASN

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamasa – Pemerintah daerah Sulawesi Barat (Sulbar), melalui Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) melaksanakan kegiatan Pembinaan Penataan Kelembagaan dan Analisa Jabatan (Anjab), Ketatalaksanaan dan Pelayanan Publik pada Perangkat Daerah di Kabupaten Mamasa selama dua hari, Kamis-Jumat 3-4 Juli 2025. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari Permendagri Nomor 99 Tahun 2018 pada Pasal 2 ayat […]

  • Hari Pertama Ngantor, Gubernur SDK & Wagub Salim S Mengga Disambut ASN Pemprov Sulbar

    Hari Pertama Ngantor, Gubernur SDK & Wagub Salim S Mengga Disambut ASN Pemprov Sulbar

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) bersama Wakil Gubernur Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga resmi memulai tugasnya di Kantor Gubernur Sulbar, Senin (3/3/2025), setelah dilantik dan mengikuti serangkaian retret kepemimpinan di Akmil Magelang, Jawa Tengah. Kedatangan SDK dan Wagub disambut antusias oleh para ASN dan non-ASN lingkup Pemerintah Provinsi Sulbar di […]

  • Pemkesra Sulbar Sambangi Kampus Unimaju, Laksanakan Sinkronisasi Data Calon Penerima Beasiswa

    Pemkesra Sulbar Sambangi Kampus Unimaju, Laksanakan Sinkronisasi Data Calon Penerima Beasiswa

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Analis Kebijakan Ahli Muda Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Muhdar, menyambangi Kampus Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju), Kamis (12/2/2026), dalam rangka melakukan sinkronisasi data calon penerima beasiswa kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Unimaju. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari tahapan verifikasi dan validasi data mahasiswa yang diusulkan sebagai penerima beasiswa […]

  • Edukasi Penanganan Stunting Lintas Sektoral, Optimalkan Publikasi Hingga Dorong Integrasi Data

    Edukasi Penanganan Stunting Lintas Sektoral, Optimalkan Publikasi Hingga Dorong Integrasi Data

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (KominfoSS) Sulawesi Barat melaporkan hasil dukungan terhadap Program Pastipadu Tahun Anggaran 2026. Memasuki pertengahan tahun ini, Kominfo Sulbar bersiap melakukan lompatan besar dengan mengintegrasikan data stunting lintas sektoral guna menyusun konten edukasi yang lebih akurat, sekaligus menyiapkan fasilitasi dashboard serta penyediaan aplikasi khusus sebagai program intervensi. […]

expand_less