Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Pemprov Sulbar Berlakukan Kerja Dari Rumah Bagi PPPK Selama Dua Bulan, Gaji Tetap Berjalan

Pemprov Sulbar Berlakukan Kerja Dari Rumah Bagi PPPK Selama Dua Bulan, Gaji Tetap Berjalan

Intuisi.id, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) menggelar rapat dadakan dengan Sekda, Bapenda, BPKAD, dan perwakilan BKPSDM untuk mengkaji terkait THR dan Gaji 13 bagi PPPK dan PPPK Paruh Waktu, dan menghasilkan sejumlah kesimpulan.

Hasil rapat tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memutuskan memberlakukan kebijakan work from home (WFH) selama dua bulan bagi ribuan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan PPPK paruh waktu. Meski bekerja dari rumah, para pegawai tersebut tetap menerima gaji bulanan.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi fiskal daerah, termasuk potensi dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Selain itu, pemerintah daerah mengakui belum mampu membayarkan tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 bagi PPPK serta PPPK paruh waktu.

Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, mengatakan keputusan tersebut merupakan hasil rapat bersama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipimpin Sekretaris Daerah.

“Kami menyatakan bahwa THR dan gaji ke-13 bagi PPPK dan PPPK paruh waktu tidak dapat dibayarkan karena tidak teralokasi dalam APBD 2026,” ujar Suhardi Duka, Senin (16/3/26).

Menurutnya, pemerintah daerah juga tidak menemukan ruang fiskal untuk menambah anggaran melalui APBD Perubahan. Upaya peningkatan pendapatan daerah pun dinilai tidak memungkinkan.

“Setelah mendapat laporan dari Badan Pendapatan Daerah, rencana penambahan pendapatan asli daerah sebesar Rp36 miliar pada APBD Perubahan ternyata tidak dapat direalisasikan,” jelasnya.

Pemprov Sulbar juga menghadapi penurunan target pendapatan dari dua sumber pajak utama, yakni pajak bahan bakar minyak (BBM) dan pajak rokok.

Target penerimaan dari pajak BBM yang sebelumnya diproyeksikan Rp140 miliar turun menjadi Rp103 miliar. Sementara pajak rokok yang semula diperkirakan Rp140 miliar juga turun menjadi Rp113 miliar.

Dengan demikian, total potensi penerimaan dari kedua jenis pajak tersebut berkurang dari Rp280 miliar menjadi sekitar Rp216 miliar atau turun sekitar Rp64 miliar.

“Dengan kondisi ini, hampir tidak mungkin menambah anggaran di APBD Perubahan untuk THR dan gaji ke-13 PPPK maupun pegawai paruh waktu,” kata Suhardi Duka.

Sebagai langkah sementara, pemerintah daerah memutuskan memberlakukan WFH bagi PPPK dan PPPK paruh waktu selama dua bulan ke depan. Namun, pegawai tetap dapat diminta masuk kerja jika dibutuhkan oleh pimpinan OPD masing-masing.

“Mereka WFH selama dua bulan dan tidak perlu ke kantor, kecuali jika diminta oleh pimpinan OPD,” ujarnya.

Kebijakan ini juga berdampak pada sektor pendidikan. Guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) diminta mengambil alih sebagian jam mengajar yang sebelumnya diampu oleh guru PPPK dan PPPK paruh waktu.

Pemerintah daerah akan melakukan evaluasi berkala terhadap kebijakan tersebut. Peninjauan pertama dijadwalkan pada 16 April dan kembali dievaluasi pada 16 Mei.

“Jika kondisi masih sama, kemungkinan kebijakan WFH bisa diperpanjang lagi,” kata Suhardi.

Meski tidak menerima THR dan gaji ke-13, Pemprov Sulbar memastikan PPPK dan pegawai paruh waktu tetap menerima gaji bulanan selama masa WFH. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Wali Kota Bontang Terima Penghargaan MKK di Harganas ke-31

    Bontang Raih Penghargaan MKK di Harganas ke-31

    • 1Komentar

    BONTANG, INTUISI.ID – Wali Kota Bontang, Basri Rase, bersama Ketua TP PKK, Hapidah Basri Rase, menghadiri Hari Keluarga Nasional (Harganas). Pihaknya menerima penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia. “BKKBN RI memberikan penghargaan Harganas sebagai pengakuan atas dedikasi mendukung program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana,” ujar Basri. […]

  • Pemprov Sulbar Dukung Transformasi Posyandu sebagai Pusat Layanan Terpadu

    Pemprov Sulbar Dukung Transformasi Posyandu sebagai Pusat Layanan Terpadu

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Jakarta – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menegaskan dukungannya terhadap transformasi Posyandu sebagai pusat layanan terpadu masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Putri Anindy, Perencana Ahli Muda Bapperida Sulbar, saat mewakili Kepala Bapperida Junda Maulana dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Posyandu 2025 di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta, […]

  • RS Bhayangkara Mamuju Polda Sulbar Sigap Tangani Korban Kecelakaan di Salupangi

    RS Bhayangkara Mamuju Polda Sulbar Sigap Tangani Korban Kecelakaan di Salupangi

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – RS Bhayangkara Mamuju Polda Sulbar kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan medis cepat dan responsif dengan menjemput serta mengobati korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Salupangi. Karumkit RS Bhayangkara Mamuju, Iptu dr. Andi Iqbal Iskandar Sp.FM, menjelaskan bahwa tim medis bergerak cepat setelah menerima laporan insiden. “Kami segera menerjunkan tim untuk […]

  • DKPPKB Sulbar Dampingi Penilaian Posyandu Matahari Korem 142 Tatag Mamuju pada Lomba Tingkat Nasional

    DKPPKB Sulbar Dampingi Penilaian Posyandu Matahari Korem 142 Tatag Mamuju pada Lomba Tingkat Nasional

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat turut mendampingi pelaksanaan penilaian Posyandu Matahari Korem 142/Tatag Mamuju dalam ajang Lomba Posyandu Tingkat Nasional yang dilaksanakan di Makorem 142/Tatag Mamuju, Selasa 07 April 2026. Lomba ini diselenggarakan secara nasional oleh unsur TNI bekerjasama dengan kementerian/lembaga terkait, dengan melibatkan perwakilan Posyandu […]

  • Gubernur Suhardi Duka Kunjungi Sekolah Rakyat Sulbar, Sebut Masa Depan Pendidikan Kian Cerah

    Gubernur Suhardi Duka Kunjungi Sekolah Rakyat Sulbar, Sebut Masa Depan Pendidikan Kian Cerah

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju Gubernur Sulbar, Suhardi Duka melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat (SR) yang sementara ini akitivitasnya masih menumpang di Gedung SMKN 1 Kakao Sulbar yang berada di Kalukku, Kabupaten Mamuju, Minggu, 21 September 2025. Sekolah Rakyat yang merupakan program Presiden Prabowo Subianto telah aktif melakukan proses balajar mengajar satu bulan lebih. Di Sulbar, Sekolah Rakyat […]

  • Pelatihan Ketenagakerjaan 2025, Agus Haris Dorong Sinergi Pemerintah dan Industri

    Pelatihan Ketenagakerjaan 2025, Agus Haris Dorong Sinergi Pemerintah dan Industri

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Pemerintah Kota Bontang menunjukkan keseriusannya membangun masa depan ketenagakerjaan melalui kegiatan pelatihan hak buruh dan pekerja terkait hukum ketenagakerjaan tahun 2025. Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, yang juga memberikan arahan kepada peserta. Dalam sambutannya, Agus Haris menyebut kegiatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi wujud nyata komitmen pemerintah […]

expand_less