DPRD Samarinda Minta Pedagang Lama Jadi Prioritas dalam Revitalisasi Pasar Pagi
- BERITA DPRD Samarinda PARIWARA SOSIAL
- calendar_month Senin, 11 Agt 2025

INTUISI.ID, SAMARINDA – Rencana revitalisasi Pasar Pagi Samarinda mendapat perhatian serius dari DPRD Kota Samarinda. Anggota Komisi III, Abdul Rohim, menyoroti keresahan para pedagang lama yang khawatir kehilangan hak mereka, terutama terkait kabar penyusutan ukuran lapak dan adanya rencana penataan ruang untuk pedagang berbasis daring.
Rohim menegaskan bahwa pedagang yang telah lama berjualan di Pasar Pagi sepatutnya menjadi prioritas dalam penataan pasca-revitalisasi.
“Kalau mau memberi ruang bagi pedagang online silakan saja, tapi jangan sampai pedagang lama terpinggirkan. Mereka sudah lama menjadi bagian dari denyut ekonomi di pasar ini,” ucapnya.
Ia juga menyoroti kabar mengecilnya ukuran lapak yang dinilai berpotensi mengganggu kelancaran usaha. Menurutnya, lapak yang terlalu sempit akan menyulitkan aktivitas transaksi dan penyimpanan barang dagangan.
“Dulu ukurannya memadai, sekarang kabarnya malah diperkecil. Ini jelas akan berdampak pada keberlangsungan usaha mereka. Pemerintah harus hadir dengan solusi yang bijak,” tambahnya.
Rohim mengingatkan bahwa penataan yang tidak transparan bisa memicu gesekan antarpedagang. Karena itu, ia menekankan pentingnya menyelesaikan penempatan pedagang lama sesuai hak dan dokumen kepemilikan sebelum membuka peluang bagi pedagang baru.
“Kalau penempatan tidak adil, potensi konflik pasti muncul. Pastikan pedagang lama kembali ke posisi semula, baru setelah itu bahas penambahan,” tegasnya.
Ia berharap, proses revitalisasi ini tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan ekonomi dan keadilan sosial.
“Revitalisasi harus memberi manfaat, bukan menambah masalah. Semua pihak harus merasa dilibatkan dan diuntungkan,” pungkas Rohim. (Him/Adv/DPRDSamarinda)
- person

Saat ini belum ada komentar