Ikuti Kami

Beranda » BERITA » DPRD dan PGRI Sepakat Dorong Pembatasan Penerimaan Siswa di Sekolah Negeri

DPRD dan PGRI Sepakat Dorong Pembatasan Penerimaan Siswa di Sekolah Negeri

INTUISI.idKetua PGRI Kota Bontang, Saparudin, menyatakan dukungannya terhadap pembatasan jumlah penerimaan siswa di sekolah negeri. Hal itu disampaikan saat audiensi Komisi Gabungan DPRD Kota Bontang bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bontang, Selasa (12/5/2026).

Ia menilai kebijakan tersebut diperlukan agar sekolah swasta tetap dapat memperoleh peserta didik pada setiap tahun ajaran baru.

“Kalau penerimaan di sekolah negeri tidak dibatasi, sekolah swasta akan kesulitan bertahan. Ini juga berkaitan dengan penghidupan guru-guru swasta,” katanya.

Menurut Saparudin, sekolah swasta memiliki peran penting dalam mendukung layanan pendidikan di Kota Bontang sehingga keberadaannya perlu dijaga melalui kebijakan pemerintah daerah.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Rustam, meminta pemerintah daerah mempertimbangkan penghentian penambahan rombongan belajar (rombel) di sekolah negeri. Langkah tersebut dinilai penting agar sekolah swasta tetap memiliki ruang untuk bertahan di tengah persaingan penerimaan peserta didik.

Menurut Rustam, jumlah penduduk Kota Bontang yang berkisar 197 ribu jiwa tidak sebanding dengan ekspansi kapasitas sekolah negeri yang terus dilakukan. Kondisi ini dikhawatirkan berdampak pada berkurangnya jumlah siswa di sekolah swasta.

“Tidak perlu lagi ada penambahan rombel. Jumlah lulusan setiap tahun juga tidak terlalu besar. Kalau kapasitas sekolah negeri terus diperluas, sekolah swasta bisa kekurangan murid,” ucapnya.

Ia menegaskan DPRD tetap konsisten menjaga alokasi mandatory spending pendidikan minimal 20 persen dari APBD. Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir, anggaran pendidikan disebut melampaui batas minimal yang ditetapkan pemerintah.

Meski begitu, Rustam mengingatkan kebijakan anggaran pendidikan tidak semata diarahkan pada pembangunan sekolah negeri, tetapi juga harus memperhatikan keberlangsungan sekolah swasta sebagai bagian dari sistem pendidikan daerah.

“Kalau anggaran pendidikan hanya diarahkan untuk sekolah negeri, nanti sekolah swasta yang terdampak. Padahal mereka juga bagian dari dunia pendidikan yang harus dijaga,” katanya.

Rustam juga menyinggung hasil inspeksi mendadak DPRD ke SMP Negeri 7 Bontang yang masih menemukan sarana belajar belum memadai, seperti penggunaan meja dan kursi lama.

Menurutnya, pembenahan fasilitas di sekolah yang sudah ada lebih mendesak dibanding terus menambah kapasitas baru.

“Jangan sampai kita sibuk menambah kapasitas sekolah, tetapi pada akhirnya tidak diminati atau malah membuat sekolah swasta mati perlahan,” ujarnya. (AJ) 

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Pemkesra Terus Melayani Pemberkasan Mahasiswa Penerima Beasiswa

    Pemkesra Terus Melayani Pemberkasan Mahasiswa Penerima Beasiswa

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Biro Pemkesra Prov. Sulbar kembali melaksanakan pelayanan beasiswa tahun 2025 yang kini memasuki hari ke-10. Kegiatan berlangsung pada Jumat, (26/09/2025), di ruang kerja Bagian Kesra dengan dihadiri 41 mahasiswa penerima beasiswa dari berbagai jalur. Pelayanan ini menghasilkan penerimaan berkas beasiswa dari mahasiswa dengan rincian: jalur prestasi akademik sarjana sebanyak 21 orang, jalur prestasi […]

  • BPKPD Sulbar Kawal Perubahan TPP 2026 Bersama Gubernur : Lebih Adil dan Berbasis Kinerja

    BPKPD Sulbar Kawal Perubahan TPP 2026 Bersama Gubernur : Lebih Adil dan Berbasis Kinerja

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemprov Sulbar. Salah satu langkah nyata yang ditempuh adalah membahas kebijakan baru terkait perubahan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Tahun 2026 dengan melibatkan BPKPD Sulbar dan […]

  • Usai Rapat dengan Kemendagri, Gubernur SDK Beberkan Capaian Penurunan Kemiskinan

    Usai Rapat dengan Kemendagri, Gubernur SDK Beberkan Capaian Penurunan Kemiskinan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pemprov Sulbar membeberkan penurunan angka kemiskinan sekitar 9.900 orang pada Agustus 2025. Inflasi pun ada penurunan. Hal itu disampaikan Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) usai mengikuti rapat bersama Kemendagri lewat zoom di Ruang Oval Kantor Gubernur, Senin 8 September 2025. Rapat itu juga diikuti Wakil Gubernur Salim S Mengga serta sejumlah pimpinan OPD […]

  • Polisi Jadi Guru Mengaji, Polresta Mamuju Gagas Gerakan Berantas Buta Aksara Al Quran Bagi Anak Usia Dini

    Polisi Jadi Guru Mengaji, Polresta Mamuju Gagas Gerakan Berantas Buta Aksara Al Quran Bagi Anak Usia Dini

    • 0Komentar

    Mamuju – Polresta Mamuju melalui Satuan Samapta dengan gagas program Gerakan Polisi Mengaji, sebuah inovasi dalam membangun generasi Islami sekaligus memberantas buta aksara Al-Qur’an di tengah masyarakat. Program ini dilaksanakan di Masjid Darussalam, Jl. Soekarno Hatta, Kelurahan Karema Mamuju, Selasa, 14 April 2026 Pendidikan Al-Qur’an (TPA/TPQ) melibatkan langsung personel kepolisian sebagai tenaga pengajar. Kegiatan berlangsung […]

  • Dari Ombak ke Panggung Kehormatan: Sandeq Silumba 2025 Ditutup dengan Bahagia

    Dari Ombak ke Panggung Kehormatan: Sandeq Silumba 2025 Ditutup dengan Bahagia

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju  Gelaran Sandeq Silumba 2025 resmi ditutup dengan suasana meriah di Ballroom Hotel Maleo, Mamuju, Selasa (26/8/2025) malam. Malam jamuan spesial untuk para Passandeq ini benar-benar menjadi puncak acara yang berakhir dengan happy ending. Semua peserta pulang dengan wajah lega setelah penyerahan hadiah dan apresiasi dari panitia. Acara penutupan dirangkaikan dengan makan malam bersama, […]

  • RSUD Sulbar Sambut Pelaksanaan Kredensialing Layanan Kemoterapi oleh BPJS Kesehatan

    RSUD Sulbar Sambut Pelaksanaan Kredensialing Layanan Kemoterapi oleh BPJS Kesehatan

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – RSUD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menerima kunjungan Tim Kredensialing Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Selasa (02/09/2025). Kunjungan ini dalam rangka melaksanakan Kredensialing Pelayanan Kemoterapi dan Supervisi Bridging Apotek Elektronik dan RME di RSUD Sulbar. Kegiatan ini berdasarkan surat BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah IX Nomor 1154/KEPWIL IX/1125 serta surat BPJS Kesehatan Cabang […]

expand_less