Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Dispoparekraf Sulbar Tunjukkan Solidaritas, Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Kampung Tulu Polman

Dispoparekraf Sulbar Tunjukkan Solidaritas, Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Kampung Tulu Polman

Intuisi.id, Polman – Sebagai wujud rasa empati dan kemanusiaan pada sesama warga, Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sulawesi Barat (Dispoparekraf Sulbar) menyalurkan bantuan kepada warga korban kebakaran di Kampung Tulu, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), pada Jumat, 13 Maret 2026.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, di posko pengungsian yang berada di lokasi terdampak kebakaran.

Penyaluran bantuan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi program kemanusiaan Pemprov Sulbar yang diinisiasi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka. Program tersebut mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk hadir dan bergerak cepat membantu masyarakat yang tertimpa musibah, termasuk bencana kebakaran yang menimpa warga di Kampung Tulu.

Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemprov Sulbar terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Kami serahkan bantuan ini, in sya Allah bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di sini yang menjadi korban. Kita ingin menjadi bagian dari upaya membangun solidaritas pemerintah kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan,” ucap Bau Akram.

Bantuan tersebut diterima oleh perwakilan korban kebakaran di posko utama yang menjadi pusat penyaluran bantuan bagi warga terdampak. Dalam kesempatan itu, Bau Akram juga menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga serta berharap para korban dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa.

“Kita tentu merasa prihatin dengan musibah ini, apalagi di tengah suasana Ramadhan yang kadang menjadi waktu kita konsentrasi untuk beribadah. Doa kita semua, saudara-saudara kita yang jadi korban segera bangkit dan beraktivitas kembali seperti biasa,” ucapnya.

Berdasarkan data yang dihimpun pemerintah daerah, kebakaran tersebut menyebabkan sebanyak 173 warga terdampak yang berasal dari 45 kepala keluarga. Peristiwa itu juga menghanguskan sedikitnya 35 unit rumah warga sehingga banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi sementara waktu.

Selain menimbulkan korban terdampak yang cukup banyak, kebakaran tersebut juga menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai miliaran rupiah. Api dengan cepat melalap permukiman warga yang sebagian besar merupakan rumah dengan konstruksi kayu sehingga sulit diselamatkan saat kejadian berlangsung.

Pemerintah daerah bersama berbagai pihak terus menyalurkan bantuan bagi para korban, baik berupa kebutuhan logistik, perlengkapan rumah tangga, maupun dukungan lainnya. Kehadiran Dispoparekraf Sulbar di lokasi diharapkan dapat memperkuat solidaritas dan membantu meringankan beban warga yang saat ini masih berada di posko pengungsian. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Tim Beasiswa Biro Pemkesra Koordinasi Terkait DTSN, Memperkuat Verifikasi dan Validasi Data Penerima Beasiswa

    Tim Beasiswa Biro Pemkesra Koordinasi Terkait DTSN, Memperkuat Verifikasi dan Validasi Data Penerima Beasiswa

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Analis Kebijakan Ahli Muda Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Muhdar, bersama Tim Beasiswa Biro Pemkesra melakukan koordinasi data Data Terpadu Sosial Nasional (DTSN) dalam rangka verifikasi dan validasi data penerima beasiswa tidak mampu, pada Kamis (22/1/2026). Koordinasi tersebut dilakukan sebagai langkah strategis untuk memastikan penyaluran bantuan beasiswa tepat sasaran dan berdasarkan […]

  • GPM Pemprov Sulbar di Gereja Toraja Disambut Antusias Warga

    GPM Pemprov Sulbar di Gereja Toraja Disambut Antusias Warga

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi mengunjungi Gerakan Pangan Murah (GPM) atau pasar murah yang dilaksanakan Pemprov melalui Dinas Ketahanan Pangan di Gereja Toraja, Minggu 8 Desember 2024. Pasar murah ini sesuai arahan Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin menyasar daerah pelosok termasuk tempat gereja menjelang natal dan tahun baru. Hadir mendampingi Kadis […]

  • Sambut Hari Demam Berdarah, RSUD Sulbar Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Lewat Edukasi dan Penyuluhan

    Sambut Hari Demam Berdarah, RSUD Sulbar Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Lewat Edukasi dan Penyuluhan

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Demam Berdarah yang diperingati setiap 22 April, RSUD Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan edukasi dan penyuluhan kepada pasien dan keluarga pasien di lingkungan rumah sakit. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 20 April 2026, bertempat di Ruang Tunggu Pendaftaran RSUD Provinsi Sulawesi Barat. Edukasi dan penyuluhan ini dilakukan […]

  • Pastikan Layanan Bermutu, Dinkes Sulbar Gelar Monev di RS Khusus Mutiara Ibu

    Pastikan Layanan Bermutu, Dinkes Sulbar Gelar Monev di RS Khusus Mutiara Ibu

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, MAMUJU – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Program Mutu Layanan Rujukan melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Standarisasi Pelayanan Rumah Sakit (RS), salah satunya di RS Khusus Mutiara Ibu Mamuju, Jumat 26 September 2025. Monev ini bertujuan untuk memastikan bahwa penyelenggaraan layanan rumah sakit telah sesuai standar mutu, serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan […]

  • Pemprov Sulbar Bangun 266 Rumah untuk Warga Miskin Ekstrem di 2026

    Pemprov Sulbar Bangun 266 Rumah untuk Warga Miskin Ekstrem di 2026

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju — Pemprov Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S Mengga berkomitmen meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan mengalokasikan 266 unit rumah bagi masyarakat miskin ekstrim atau pemilik rumah tidak layak huni (RTLH) pada tahun 2026 mendatang. Program ini akan menyasar enam kabupaten di Sulawesi Barat, dengan rincian alokasi […]

  • Penemuan Kasus TBC di Sulawesi Barat Capai 64,30 Persen, Dinkes Dorong Akselerasi Eliminasi TBC 2030

    Penemuan Kasus TBC di Sulawesi Barat Capai 64,30 Persen, Dinkes Dorong Akselerasi Eliminasi TBC 2030

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) di Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan perkembangan. Berdasarkan data per Oktober 2025, capaian penemuan kasus TBC di Sulawesi Barat mencapai 64,30 Persen dari target tahunan. Angka ini menjadi indikator penting dalam memastikan seluruh kasus TBC dapat ditemukan dan segera mendapatkan pengobatan sesuai standar nasional. Dari enam kabupaten, […]

expand_less