Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Biro Pemkesra Sosialisasi Penyusunan LPPD TA 2026 di Kabupaten Pasangkayu

Biro Pemkesra Sosialisasi Penyusunan LPPD TA 2026 di Kabupaten Pasangkayu

Intuisi.id, Pasangkayu – Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat menyelenggarakan sosialisasi penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun Anggaran 2026, yang mengambil acuan evaluasi LPPD Tahun 2025. Kegiatan ini digelar di Kabupaten Pasangkayu dan menghadirkan peserta dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasangkayu pada Kamis (5/3/2026).

Sosialisasi ini diselenggarakan untuk memberikan pemahaman teknis tata cara penyusunan LPPD yang akurat, tepat waktu, serta sesuai ketentuan peraturan perundangan. Kegiatan juga menjadi wadah diskusi bagi peserta dalam menyelesaikan tantangan penyusunan laporan dan praktik terbaik dalam pelaporan kinerja pemerintahan daerah.

Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, menyampaikan pernyataan dari tempat terpisah. Ia menegaskan bahwa sosialisasi ini penting untuk pemahaman struktural dan implementasi teknis penyusunan LPPD.

“Sosialisasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas Pemkab Pasangkayu agar penyusunan LPPD Tahun 2026 berjalan lancar, akurat, dan sesuai standar yang berlaku,” ujar Murdanil.

Sosialisasi ini juga sejalan dengan komitmen Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang dalam beberapa pernyataannya menekankan pentingnya akurasi data dan kualitas administrasi pemerintahan sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik. Suhardi Duka menyatakan bahwa pembangunan daerah tidak hanya dilihat dari program yang dijalankan, tetapi juga bagaimana setiap kinerja tertuang dengan jelas dalam laporan pemerintah daerah yang akuntabel.

Pelaksanaan sosialisasi berlangsung interaktif. Peserta mengikuti sesi pemaparan langkah-langkah teknis penyusunan LPPD, format laporan yang sesuai ketentuan, serta berdiskusi untuk mengatasi masalah yang muncul dalam penyusunan LPPD Tahun 2025. Kegiatan ini memberikan kesempatan tanya jawab dan rekomendasi strategi pelaporan yang lebih efektif.

Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat berharap agar hasil sosialisasi ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Pemkab Pasangkayu dalam menyusun LPPD TA 2026. Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat juga mengajak seluruh pihak terkait untuk meningkatkan partisipasi dan kualitas penyusunan laporan demi terciptanya pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan mendukung keberhasilan pembangunan daerah. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Dinsos Sulbar Gelar Rakor Percepatan Pembentukan Sekolah Rakyat Terintegrasi

    Dinsos Sulbar Gelar Rakor Percepatan Pembentukan Sekolah Rakyat Terintegrasi

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pembentukan Sekolah Rakyat Terintegrasi, yang berlangsung di ruang rapat Kantor Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat, Senin, 27 Oktober 2025. Rakor ini dipimpin langsung oleh Asisten I Setda Provinsi Sulawesi Barat, Muh Jaun dan dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari instansi terkait, antara lain […]

  • Cetak Pemimpin Berkualitas, BPKPD Sulbar Partisipasi di PKA Angkatan I 2025

    Cetak Pemimpin Berkualitas, BPKPD Sulbar Partisipasi di PKA Angkatan I 2025

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, MAMUJU – Dalam upaya mencetak pemimpin aparatur yang unggul dan berkarakter, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengirimkan dua pejabat administrator untuk mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2025. PKA yang digelar mulai 7–25 Agustus 2025 ini dilaksanakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Sulbar […]

  • Kepala Perpusnas RI Janji 50 Lokus KKN Tematik di Sulawesi Barat

    Kepala Perpusnas RI Janji 50 Lokus KKN Tematik di Sulawesi Barat

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dalam upaya memperkuat literasi dan pengembangan sumber daya manusia berbasis komunitas, Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) menyampaikan komitmen menghadirkan 50 lokus KKN Tematik di Provinsi Sulawesi Barat. Program ini diharapkan menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan akademik secara langsung di masyarakat, sekaligus mendorong hadirnya budaya literasi yang inklusif […]

  • Tidak Bakar Ban dan Tertib, Kabag Ops Polresta Mamuju Apresiasi Peserta Aksi Unras

    Tidak Bakar Ban dan Tertib, Kabag Ops Polresta Mamuju Apresiasi Peserta Aksi Unras

    • 0Komentar

    Mamuju — Dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polresta Mamuju, Kompol Syamsurijal, personel Polresta Mamuju melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa (unras) yang berlangsung di Kantor Bank Mandiri Mamuju, Rabu, 7 Januari 2026 Aksi unras tersebut dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Pemuda Manakarra Gerbong Pejuang Kemerdekaan Gerak. Dalam pelaksanaannya, massa aksi menyampaikan orasinya secara tertib dan lancar, tanpa […]

  • Festival Smart 2024, Mengasah Literasi dan Kreativitas Santri di Era Digital

    Festival Smart 2024, Mengasah Literasi dan Kreativitas Santri di Era Digital

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Dalam rangka memperingati Hari Santri, Baitul Qurro Wal Huffadz bekerja sama dengan Yayasan Belajar Bareng Indonesia mengadakan Festival Smart yang berlangsung dari 13 hingga 20 Oktober 2024. Festival ini berfokus pada pengembangan literasi dan kreativitas santri, dengan berbagai kegiatan edukatif yang relevan dengan era digital. Acara ini digelar di Baitul Qurro Wal Huffadz, […]

  • Dosen Unsulbar: Program Pertanian Pj Bahtiar Solusi Penting Atasi Kemiskinan Ekstrem di Sulbar

    Dosen Unsulbar: Program Pertanian Pj Bahtiar Solusi Penting Atasi Kemiskinan Ekstrem di Sulbar

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Majene – Ditengah momentum peringatan 20 tahun berdirinya Provinsi Sulawesi Barat, tingkat kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut masih menjadi perhatian utama. Dalam upaya mengatasi masalah ini, program-program pemerintah, terutama di bidang pertanian, diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat. Dosen Politik dan Kebijakan Publik FISIP Unsulbar, Farhanuddin, dalam wawancaranya pada Sabtu, 31 […]

expand_less