Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Bapperida Sulbar Perkuat Transformasi Pangan Berkelanjutan Lewat Partisipasi Aktif di SPOI 2025

Bapperida Sulbar Perkuat Transformasi Pangan Berkelanjutan Lewat Partisipasi Aktif di SPOI 2025

Intuisi.id, Mamuju – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat peran strategisnya dalam mendorong transformasi sistem pangan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Diseminasi dan Sensitisasi Survei Penyusunan Statistik Pertanian Organik Indonesia (SPOI) 2025 yang diselenggarakan oleh Bappenas bekerja sama dengan Food and Agriculture Organization (FAO), pada 20–21 November 2025.

Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual ini diikuti oleh jajaran perencana dan staf Bapperida Sulbar sebagai bentuk kontribusi aktif daerah dalam mendukung penyediaan data strategis untuk perencanaan pembangunan nasional, khususnya di sektor pertanian organik.

Keterlibatan Bapperida Sulbar sejalan dengan arah kebijakan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya pembangunan berkelanjutan dan penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal. Dalam berbagai kesempatan, Gubernur mendorong agar perencanaan pembangunan tidak hanya adaptif terhadap tantangan lingkungan, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah ekonomi bagi petani.

Perencana Ahli Muda Bapperida Sulbar, Muhammad Saleh, menjelaskan bahwa forum SPOI 2025 menyoroti urgensi penguatan data pertanian organik sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan berkelanjutan.

“Kondisi lahan yang semakin terdegradasi menuntut pendekatan baru dalam sistem budidaya. Pertanian organik tidak hanya menjadi solusi ekologis, tetapi juga bagian dari strategi besar pembangunan nasional yang tercantum dalam arah RPJPN dan RPJMN mendatang,” jelasnya.

Dalam paparannya, Direktur Pangan dan Pertanian Kementerian PPN/Bappenas menyampaikan bahwa pertanian organik merupakan salah satu instrumen penting untuk memperbaiki kualitas tanah, menurunkan emisi karbon, dan memperkuat kemandirian pangan. RPJMN 2025–2029 secara tegas menempatkan pengembangan sistem budidaya berkelanjutan sebagai prioritas, termasuk peningkatan produksi organik dan perluasan lahan ramah lingkungan.

Saat ini, data Statistik Pertanian Organik Indonesia baru tersedia hingga tahun 2022 dan belum mencerminkan kondisi nasional secara menyeluruh. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Bappenas bersama FAO melalui program Technical Cooperation Programme (TCP) menginisiasi SPOI 2025 sebagai instrumen pembaruan data tahun 2023–2024.

Survei ini dilaksanakan oleh Aliansi Organis Indonesia (AOI) dengan pengumpulan data berbasis formulir digital yang mencakup identitas kelembagaan, status budidaya, luas lahan, produksi, jenis komoditas, hingga data peternakan organik.

Muhammad Saleh menegaskan, peran daerah menjadi kunci dalam menjamin validitas data yang dikumpulkan.

“Bapperida Sulbar siap berkontribusi aktif dalam pengisian SPOI 2025, termasuk mendorong keterlibatan pemerintah kabupaten agar data yang dihimpun benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Plt. Kepala Bapperida Sulbar, Darwis Damir, menilai SPOI 2025 sebagai momentum penting bagi Sulawesi Barat untuk menunjukkan kesiapan dalam mendukung sistem pangan yang sehat dan berdaya saing.

“SPOI bukan sekadar survei statistik, tetapi menjadi instrumen strategis untuk memperkuat posisi Sulawesi Barat dalam peta pembangunan pertanian nasional. Data yang akurat akan menjadi dasar kebijakan yang berpihak pada petani kecil dan mendorong pertumbuhan ekonomi hijau di daerah,” tegas Darwis.

Ia menambahkan, Bapperida Sulbar akan mengoordinasikan proses pengisian SPOI 2025 di seluruh kabupaten/kota, sekaligus mengawal tahapan validasi agar sesuai dengan standar nasional.

Dukungan terhadap pelaksanaan SPOI 2025 juga datang dari Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Dr. Ir. Junda Maulana, M.Si. Ia menegaskan pentingnya penguatan sistem statistik sektoral yang terintegrasi dengan perencanaan pembangunan daerah.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mendorong penguatan data sebagai dasar pengambilan kebijakan. SPOI 2025 sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan digitalisasi tata kelola pemerintahan yang tengah kita dorong,” ujarnya.

Dengan batas waktu pengisian formulir hingga 28 November 2025, Bapperida Sulbar mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk OPD teknis, kelompok tani, dan mitra pembangunan, untuk berperan aktif. Diharapkan, SPOI 2025 tidak hanya menghasilkan data yang andal, tetapi juga memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan di Sulawesi Barat. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Tangani Penonaktifan BPJS Kesehatan PBI, Dinsos P3A dan PMD Sulbar Bahas Langkah Strategis

    Tangani Penonaktifan BPJS Kesehatan PBI, Dinsos P3A dan PMD Sulbar Bahas Langkah Strategis

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Untuk mendukung Visi Misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, bersama Wakilnya, Salim S. Mengga, terkait ”pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial” Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A dan PMD) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat tindak lanjut penanganan kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dinonaktifkan […]

  • Trending Twitter Sore Ini, Tagar Sekali Lagi

    Trending Twitter Sore Ini, Tagar Sekali Lagi

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Sore ini, tagar #SekaliLagi sedang menjadi perbincangan hangat di media sosial, terutama di platform X (Twitter), dengan lebih dari 11 ribu cuitan. Tagar ini digunakan oleh berbagai kalangan untuk mengekspresikan harapan, semangat, atau mengingatkan audiens akan momen spesial yang patut diulang atau dikenang. Beberapa pengguna memanfaatkannya untuk mengenang kejadian masa lalu atau untuk […]

  • UPTD Pelayanan Pajak Mamuju Hadirkan Samkel Tapalang, Kepatuhan Pajak Mulai Terdongkrak

    UPTD Pelayanan Pajak Mamuju Hadirkan Samkel Tapalang, Kepatuhan Pajak Mulai Terdongkrak

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat kembali menunjukkan langkah progresif dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui strategi jemput bola. Kali ini, melalui UPTD Pelayanan Pajak Mamuju, layanan Samsat Keliling (Samkel) resmi dihadirkan di Kecamatan Tapalang, tepatnya di area Kantor Camat Tapalang, Kamis (2/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi konkret dalam […]

  • Gubernur Sulbar Luncurkan Program Tagana Masuk Sekolah, Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini

    Gubernur Sulbar Luncurkan Program Tagana Masuk Sekolah, Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) secara resmi membuka kegiatan pembekalan instruktur program Tagana Masuk Sekolah (TMS), yang bertujuan untuk memperkuat kesiapsiagaan dan edukasi kebencanaan sejak usia dini. Selasa, 22 Juli 2025. Menurut Gubernur Suhardi Duka, wilayah Sulbar memiliki potensi risiko bencana yang tinggi, sehingga diperlukan upaya mitigasi yang komprehensif. Kegiatan yang dilaksanakan Dinsos […]

  • Biro Pemkesra Sulbar Fasilitasi Kegiatan Pendampingan Pengisian SI-ASN Tahun 2026

    Biro Pemkesra Sulbar Fasilitasi Kegiatan Pendampingan Pengisian SI-ASN Tahun 2026

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat mengikuti kegiatan pendampingan pengisian Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SI-ASN) Tahun 2026 bersama Kepala Bidang Pengadaan BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat beserta tim. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Bagian Otda Biro Pemkesra, Selasa (10/2/2026). Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan proses pengisian dan pemutakhiran data ASN berjalan […]

  • Ketua DPRD Sulbar dan Pj Gubernur Tebar Benih Ikan Nila di Sungai Tobadak

    Ketua DPRD Sulbar dan Pj Gubernur Tebar Benih Ikan Nila di Sungai Tobadak

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Topoyo – Ketua DPRD Sulbar, Amalia Fitri Aras bersama Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat, Bahtiar Baharuddin dan Forkopimda, melakukan penebaran benih ikan nila di area publik pada Minggu (2/02/2025). Kegiatan ini berlangsung di Sungai Budong-Budong, Kec. Tobadak, serta di kawasan Tobadak 3, dengan melibatkan siswa SMA dan SMK di Kab. Mamuju Tengah. Program ini bertujuan meningkatkan […]

expand_less