Ikuti Kami

Beranda » BERITA » ADAMI Soroti Kebijakan Pengangkatan Kepala Sekolah, Tina-Yuki Beri Penjelasan Tegas

ADAMI Soroti Kebijakan Pengangkatan Kepala Sekolah, Tina-Yuki Beri Penjelasan Tegas

INTUISI.ID, Mamuju – Debat perdana pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Mamuju periode 2024-2029 yang berlangsung Ballroom Hotel Maleo, Mamuju, Sabtu, 2 November 2024 berlangsung seru.

Kedua paslon cabup dan cawabup Mamuju yakni, nomor urut 1, Sutinah Suhardi dan Yuki Permana (Tina-Yuki) serta nomor urut 2, Ado Mas’ud-H. Damris (ADAMI).

Disalah satu segmen debat, Paslon nomor urut 2, Ado Mas’ud, menanyakan kepada Petahana Calon nomor urut 1, terkait dengan nota dinas dari Dinas Pendidikan yang dapat menempatkan suatu kepala sekolah.

Kata Ado dalam tiga tahun terkahir, ada kepala sekolah yang telah di SK-kan oleh Bupati tidak menjadi kepala sekolah karena adanya nota dinas dari Dinas Kesehatan.

“Pertanyaan saya apakah diproses pemberian posisi terhadap kepala sekolah itu posisi Bupati itu tidak menjadi instrumen utama dalam memberikan apa namanya memberikan posisi kepala sekolah,” tanya Ado Mas’ud.

Menjawab pertanyaan tersebut, Petahana Calon Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi posisi tertinggi dalam pemerintahan Kabupaten adalah Bupati. Sutinah juga mengoreksi pertanyaan Ado yang mengatakan nota dinas dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan. Karena yang mengeluarkan nota dinas untuk kepala sekolah adalah Dinas Pendidikan.

Sutinah menambahkan, seorang kepala Dinas mengeluarkan nota dinas untuk kepala sekolah ada batasnya waktunya. Nota dinas keluarkan sebab, kepala sekolah memasuki masa pensiun sehingga harus mengeluarkan nota dinas agar posisi pemimpin dalam satu sekolah tidak mengalami kekosongan.

“Jadi tidak salah atau kita bisa benarkan bahwa nota dinas itu bisa ada di satu pemerintahan, karena mungkin adanya Kepala Sekolah yang sudah pensiun yang harus segera diisi karena adanya kebutuhan seperti harus mencairkan dana BOS-nya,” jelas Sutinah.

Sutinah juga menyampaikan bahwa salah satu contoh Nota Dinas dapat dikeluarkan oleh Kepala Dinas ketika Bupati sedang tidak berada di tempat.

“Sehingga kalau Bupati tidak ada, itu Pak wakil tidak ada karena memang Pak wakil sering keluar kota, sehingga Kepala Dinas bisa atau punya punya hak untuk membuat nota dinas tersebut seperti itu. Karena Pak wakil jarang di kantor,” pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ado Mas’ud mengatakan jika kondisi tersebut terjadi memang wajar dilakukan oleh Kepala Dinas. Tapi katanya banyak kepala sekolah yang sudah di SK-kan oleh Bupati tidak jadi dilantik sebab adanya nota dinas tersebut.

Ado pun mengatakan, ke depan jika di berikan kepercayaan menjadi Bupati tidak ada istilah kebijakan yang bersayap.

(Zulkifli)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Kunjungi Polresta Mamuju, Kapolda Sulbar Serahkan Kendaraan Dinas Pamapta

    Kunjungi Polresta Mamuju, Kapolda Sulbar Serahkan Kendaraan Dinas Pamapta

    • 0Komentar

    Mamuju – Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sulbar beserta rombongan, melaksanakan kunjungan kerja ke Polresta Mamuju. Rabu, 6 Mei 2026 Kedatangan Kapolda Sulbar disambut langsung Kapolresta Mamuju Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi di pintu gerbang Mapolresta Mamuju, dilanjutkan dengan laporan penyambutan dan jajar kehormatan. Dalam kunjungan tersebut, Kapolda […]

  • Koalisi Mamuju Keren Desak Masyarakat Waspadai Akun Palsu yang Mencemarkan Nama Baik Tina-Yuki

    Koalisi Mamuju Keren Desak Masyarakat Waspadai Akun Palsu yang Mencemarkan Nama Baik Tina-Yuki

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Menjelang hari pencoblosan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mamuju pasangan calon nomor urut 1, Sitti Sutinah Suhardi dan Yuki Permana, diserang oleh sejumlah akun palsu dan akun provokatif di media sosial. Akun-akun tersebut mengatasnamakan pasangan Tina-Yuki dan memposting konten yang mengandung unsur SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan), yang diduga sengaja […]

  • Hari Kesadaran Nasional, Wagub Sulbar Tekankan Disiplin ASN sebagai Fondasi Kinerja

    Hari Kesadaran Nasional, Wagub Sulbar Tekankan Disiplin ASN sebagai Fondasi Kinerja

    • 0Komentar

    Intuisi.id – Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, menegaskan pentingnya kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) sebagai fondasi utama dalam membangun kinerja birokrasi. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin dan memberikan arahan pada upacara Hari Kesadaran Nasional di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Rabu 17 Desember 2025. Upacara Hari Kesadaran Nasional ini diharapkan menjadi momentum penguatan […]

  • DPRD Sulbar dan BPKPD Bahas Pertanggungjawaban APBD 2024, Wujudkan Transparansi Pengelolaan Keuangan Daerah

    DPRD Sulbar dan BPKPD Bahas Pertanggungjawaban APBD 2024, Wujudkan Transparansi Pengelolaan Keuangan Daerah

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Dalam rangka pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024, Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menghadiri rapat bersama Komisi II DPRD Sulbar. Rapat dilaksanakan pada tanggal 30 Juni 2025, bertempat di Ruang Rapat Komisi II DPRD Sulbar. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua […]

  • Komisi IV DPRD Sulbar Kunjungi Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo untuk Pendalaman Pengelolaan DAK

    Komisi IV DPRD Sulbar Kunjungi Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo untuk Pendalaman Pengelolaan DAK

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Gorontalo – Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Barat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo, Senin 1 Juli 2024. Kunjungan ini bertujuan untuk mendalami dan berbagi informasi mengenai pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) di bidang pendidikan. Rombongan dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV, Hatta Kainang, dan diterima oleh Kepala Bidang SMA dan […]

  • Adipt Maradja Tinggal Selangkah Lagi Pimpin HIPMI Bontang

    Adipt Maradja Tinggal Selangkah Lagi Pimpin HIPMI Bontang

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Persaingan menuju kursi Ketua Umum Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bontang praktis mengerucut. Dari enam nama yang sempat mendaftar sebagai bakal calon, hanya Adipt Maradja yang dinyatakan lolos seluruh tahapan verifikasi administrasi. Keputusan tersebut diumumkan Steering Committee (SC) Musyawarah Cabang (Muscab) HIPMI Bontang dalam rapat penetapan calon di Cafe […]

expand_less