Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Sulbar Produksi 66.100 Ton Kakao dan 5.200 Ton Kopi, Bapperida Dorong Hilirisasi Lewat FGD

Sulbar Produksi 66.100 Ton Kakao dan 5.200 Ton Kopi, Bapperida Dorong Hilirisasi Lewat FGD

Intuisi.id, Mamuju – Bapperida Provinsi Sulawesi Barat menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Rekomendasi Core Competence Sulawesi Barat di Ruang RPJMD Kantor Bapperida Sulbar, Selasa (28/7/2026).

Forum ini berfokus pada strategi hilirisasi kakao dan kopi sebagai upaya meningkatkan nilai tambah dua komoditas unggulan Sulbar.

Kepala Bapperida Sulbar Amujib memaparkan, pada 2025 produksi kakao Sulbar mencapai 66,1 ribu ton dari lahan 140,9 ribu hektare, sementara produksi kopi mencapai 5,2 ribu ton dari 17,1 ribu hektare.

Sektor pertanian berkontribusi sekitar 47,73 persen terhadap perekonomian daerah, dengan pertumbuhan ekonomi 5,36 persen. Namun besarnya produksi belum otomatis meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kita tidak cukup hanya meningkatkan produksi kakao dan kopi. Tantangan kita adalah bagaimana mengubah produksi tersebut menjadi produktivitas, nilai tambah industri, investasi, kesempatan kerja, peningkatan pendapatan petani, dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat,” ujar Amujib.

Ia menegaskan hasil FGD harus menghasilkan rekomendasi operasional yang dapat diterjemahkan ke dalam program pembangunan dan kebijakan investasi — bukan sekadar kajian akademis.

Penguatan SDM petani, infrastruktur pascapanen, logistik, dan konektivitas digital disebut sebagai prasyarat agar rantai nilai kakao dan kopi dapat berkembang berkelanjutan. (*/Zk)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

expand_less