PUPRK Bontang Sebut Perbaikan Drainase Belum Maksimal, Jalan Awang Long Masih Tergenang
- BERITA Pemerintahan
- calendar_month Rabu, 15 Apr 2026

Intuisi.id – Genangan air di Jalan Awang Long, tepatnya di tikungan dekat Kantor KPU Bontang, masih dikeluhkan warga dan pelaku usaha setempat. Meski perbaikan drainase telah dilakukan pada 2025 lalu, kondisi di lapangan dinilai belum banyak berubah.
Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut pada Rabu (15/04/2026) kembali menyebabkan air menggenang hingga setinggi mata kaki orang dewasa. Genangan terlihat membentang dari depan Pengadilan Negeri hingga kawasan toko pakaian bekas Mahamuza, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat dan pengguna jalan.
Salah satu pemilik toko, Restu, mengaku kondisi ini sudah berulang kali terjadi dan belum ada perubahan signifikan.
“Masih menggenang, bisa dilihat sendiri airnya di jalan,” ujarnya.
Keluhan serupa juga dirasakan pengguna jalan yang harus ekstra hati-hati saat melintas, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Sanitasi, Air Minum, dan Sumber Daya Air PUPRK Bontang, Edi Suprapto, menjelaskan bahwa penanganan di kawasan tersebut memang belum sepenuhnya tuntas. Ia menyebut sistem drainase yang belum terhubung secara menyeluruh menjadi salah satu penyebab utama.
“Memang belum tuntas seluruhnya. Drainase di seberangnya belum diperbaiki karena keterbatasan anggaran,” jelasnya, Sabtu (18/04/2026).
Sebagai solusi sementara, pihaknya akan membuat lubang resapan air di pinggir trotoar yang terhubung langsung ke parit. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat aliran air saat hujan.
“Kami sebelumnya sudah buat lubang sementara, tapi sempat tertutup. Bulan Mei ini akan kami buat lubang resapan permanen,” katanya.
Ia berharap upaya tersebut dapat mengurangi genangan yang selama ini menjadi keluhan warga.
“Supaya air yang sempat tertahan di jalan bisa cepat mengalir ke parit,” tambahnya. (*)
- person

Saat ini belum ada komentar