Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Tekan Angka Putus Sekolah, Pemprov Sulbar Targetkan 350 Anak Kembali Belajar

Tekan Angka Putus Sekolah, Pemprov Sulbar Targetkan 350 Anak Kembali Belajar

Intuisi.id, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka anak putus sekolah saat memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Provinsi Sulbar, Sabtu (2/5/2026).

Usai upacara, Gubernur Suhardi Duka mengungkapkan bahwa tingginya angka putus sekolah di Sulbar masih menjadi persoalan serius. Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kemiskinan hingga masalah sosial seperti kenakalan remaja.

“Masih banyak anak-anak yang putus sekolah. Faktornya beragam, ada karena kemiskinan, ada juga karena kenakalan,” ujarnya.

Ia menyebut, Pemerintah Provinsi Sulbar menargetkan sekitar 350 anak dapat kembali mengenyam pendidikan pada 2026. Program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan dinas pendidikan serta pemerintah kabupaten se-Sulbar.

“Ini langkah awal. Selanjutnya, kita akan menyisir hingga sekitar seribu anak untuk dikembalikan ke sekolah,” katanya.

Untuk mendukung program tersebut, Pemprov Sulbar menyiapkan sejumlah bantuan, termasuk pembiayaan pendidikan dan perlengkapan sekolah. Upaya ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus mencegah anak kembali bekerja di usia dini.

“Kita siapkan biaya pendidikan dan perlengkapan, agar mereka tidak terbebani kondisi ekonomi orang tua dan tidak lagi menjadi tenaga kerja,” tegasnya.

Gubernur Suhardi Duka juga menekankan bahwa praktik mempekerjakan anak di bawah umur bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, meski kerap terjadi akibat tekanan ekonomi. Ia menilai pengembalian anak ke bangku sekolah merupakan tanggung jawab pemerintah sekaligus bagian dari pemenuhan hak asasi manusia.

“Ini tanggung jawab pemerintah. Jika tidak dilakukan, berarti kita mengabaikan hak asasi manusia di bidang pendidikan,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, upacara Hardiknas turut dihadiri Haris Iskandar, Widya Prada Ahli Utama Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, sebagai perwakilan Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, serta Pendidikan Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.

Pemprov Sulbar menyatakan komitmen untuk menuntaskan persoalan anak putus sekolah secara bertahap dan berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Dinkes Sulbar Kolaborasi TP PKK Gelar Sosialisasi Pemberian Kemoprofilaksis Kusta di Mamasa

    Dinkes Sulbar Kolaborasi TP PKK Gelar Sosialisasi Pemberian Kemoprofilaksis Kusta di Mamasa

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pemberian Kemoprofilaksis Kusta di Villa dBreeze, Tondok Bakaru, Kabupaten Mamasa, Senin (6/10). Sosialisasi ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Barat, Ny. Harsinah Suhardi, Ketua TP PKK Kabupaten Mamasa, Ny. Adel Welem Sambolangi, serta Plt. Kepala […]

  • Data BPS Jadi Rujukan Tunggal, Bapperida Perkuat Basis Pembangunan

    Data BPS Jadi Rujukan Tunggal, Bapperida Perkuat Basis Pembangunan

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Jakarta – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat fondasi pembangunan berbasis data. Komitmen ini ditunjukkan melalui pendampingan Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, saat mendampingi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dalam audiensi sekaligus penandatanganan nota kesepakatan dengan Badan Pusat Statistik (BPS) RI di Jakarta, Senin (13/4/2026). Bagi Bapperida, penguatan data […]

  • Bapperida Sulbar Bahas Isu Krusial Kesehatan Mamuju, dari AKI hingga JKN

    Bapperida Sulbar Bahas Isu Krusial Kesehatan Mamuju, dari AKI hingga JKN

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Bapperida Provinsi Sulawesi Barat memfasilitasi pertemuan teknis lintas pemerintah melalui desk urusan pemerintahan bidang kesehatan untuk perencanaan pembangunan tahun 2027. Hal ini sejalan dengan quick wins ketiga Gubernur Sulbar, yaitu Sulbar Sehat. Kegiatan yang digelar Senin, 6 April 2026 ini mempertemukan unsur pemerintah provinsi dan daerah, mulai Bapperida Sulbar hingga Dinas Kesehatan […]

  • Raperda RTRW Bontang 2026–2045 Jadi Kunci Arah Investasi dan Pengembangan Kawasan

    Raperda RTRW Bontang 2026–2045 Jadi Kunci Arah Investasi dan Pengembangan Kawasan

    • 0Komentar

    INTUISI.id – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bontang Tahun 2026–2045 dinilai akan menjadi instrumen strategis yang menentukan arah pembangunan ekonomi dan investasi daerah dalam jangka panjang. Fraksi Golongan Karya (Golkar) DPRD Kota Bontang menegaskan bahwa dokumen RTRW bukan hanya sekadar pedoman teknis penataan ruang, tetapi juga menjadi dasar utama […]

  • Bapperida Sulbar Gelar E-Learning Bersama BI, Dorong Penguatan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

    Bapperida Sulbar Gelar E-Learning Bersama BI, Dorong Penguatan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan E-Learning bertema “Peran Bank Indonesia dalam Pengembangan Kinerja UMKM terhadap Pencapaian Pertumbuhan Ekonomi Inklusif di Sulbar”, Sabtu, 21 Februari 2026, secara daring. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Bapperida Provinsi Sulawesi Barat, Amujib dan jajarannya serta Bappeda kabupaten se-Sulawesi Barat […]

  • DPRD Sulbar DPRD Sulbar Terima Draf RPJMD 2025-2029 dari Pemprov 

    DPRD Sulbar DPRD Sulbar Terima Draf RPJMD 2025-2029 dari Pemprov 

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) resmi menyerahkan draf Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulbar, Selasa, 11 Maret 2025. Penyerahan dokumen dilakukan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperida) Sulbar, Junda Maulana, kepada Wakil Ketua I DPRD Sulbar, […]

expand_less