Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Wali Kota Bontang Pastikan Layanan Kesehatan Warga Tetap Aman Meski Ada Potensi Pengalihan JKN

Wali Kota Bontang Pastikan Layanan Kesehatan Warga Tetap Aman Meski Ada Potensi Pengalihan JKN

Intuisi.idPemerintah Kota Bontang menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan layanan kesehatan bagi masyarakat, di tengah potensi pengalihan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ke pemerintah daerah.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengatakan hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait kebijakan tersebut.

“Sampai sekarang belum ada surat resmi, jadi masih tetap dibayarkan oleh provinsi,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Meski begitu, Pemkot Bontang tidak tinggal diam dan mulai menyiapkan langkah antisipatif. Salah satunya dengan menyiapkan skema pembiayaan melalui APBD Perubahan 2026 jika pengalihan benar-benar terjadi.

“Kalau nanti memang dialihkan, kami sudah harus siap. Salah satunya lewat APBD Perubahan,” jelas Neni.

Ia menyebutkan jumlah peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang berpotensi dialihkan ke tanggungan daerah relatif kecil, yakni sekitar 3.000 jiwa.

“Jumlahnya tidak besar, dari dulu memang sekitar itu yang ditanggung provinsi,” katanya.

Dengan jumlah tersebut, Pemkot Bontang menilai penyesuaian anggaran masih dalam batas kemampuan daerah. Namun demikian, perhatian utama tetap pada keberlangsungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Yang paling penting, masyarakat tidak boleh terdampak. Pelayanan kesehatan harus tetap berjalan,” tegasnya.

Neni juga mengingatkan seluruh fasilitas kesehatan agar tidak melakukan penolakan terhadap pasien, apapun kebijakan yang nantinya diambil pemerintah.

“Kalau nanti dialihkan, tidak boleh ada penolakan. Rumah sakit dan puskesmas tetap wajib melayani masyarakat,” ujarnya lagi.

Berdasarkan data yang ada, total kepesertaan JKN di Bontang telah mencapai 180.196 jiwa dari berbagai segmen, mulai dari peserta yang ditanggung pemerintah pusat, daerah, pekerja formal, hingga peserta mandiri.

“Kesehatan tetap jadi prioritas kami, dan masyarakat harus tetap terlayani,” pungkasnya. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Sosio Sufistik Keluarga Samara

    Sosio Sufistik Keluarga Samara

    • 0Komentar

    NIlai-nilai Sufistik Dalam Keluarga Samara Oleh: Darwis – Mahasiswa Program Magister Hukum Keluarga Islam, STAIN Majene Di tengah hiruk-pikuk zaman modern yang serba rasional dan serba cepat, banyak orang justru kehilangan arah dalam hal yang paling mendasar: bagaimana membangun rumah tangga yang bahagia. Cinta dipertaruhkan di atas ekspektasi yang dibentuk media sosial, pernikahan dijalani tanpa […]

  • Jelang Lebaran, Kadis KominfoSS Sulbar Ingatkan Warga Bijak Bermedsos

    Jelang Lebaran, Kadis KominfoSS Sulbar Ingatkan Warga Bijak Bermedsos

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Atas arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo SS) Sulawesi Barat mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dan bijak dalam menggunakan media sosial. Kadis KominfoSS Sulbar Ridwan Djafar mengutarakan, suasana lebaran identik dengan meningkatnya aktivitas komunikasi digital dinilai rawan disusupi informasi yang tidak akurat. Karena itu, masyarakat diminta […]

  • DPRD Sulbar Terima Aspirasi Warga Taupe: Desak BKSDA Tinjau Ulang Tapal Batas Taman Nasional Gandang Dewata

    DPRD Sulbar Terima Aspirasi Warga Taupe: Desak BKSDA Tinjau Ulang Tapal Batas Taman Nasional Gandang Dewata

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamasa – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat Dapil kabupaten Mamasa dari Fraksi PKB, Suhadi Kandoa’, menerima aspirasi masyarakat Desa Taupe, Kabupaten mamasa terkait aktivitas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Selatan mengenai penetapan tapal batas kawasan Taman Nasional Gandang Dewata. Dalam pertemuan tersebut, Suhadi menyampaikan bahwa warga Desa Taupe merasa dirugikan dengan kebijakan […]

  • Kafilah Sulbar Matangkan Persiapan Jelang MTQ KORPRI Nasional

    Kafilah Sulbar Matangkan Persiapan Jelang MTQ KORPRI Nasional

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju –  Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Biro Kesra bersama pengurus KORPRI Sulbar menggelar rapat persiapan akhir kafilah menuju MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 di Makassar. Rapat yang dipimpin Kepala Biro Pemkesra Setda Sulbar, Murdanil, membahas strategi, bimbingan teknis, serta pemenuhan logistik bagi 13 kafilah yang akan berlaga dalam 9 cabang lomba. “MTQ […]

  • BPBD Sulbar Terima Laporan Kejadian Tanah Longsor di Kabupaten Mamasa

    BPBD Sulbar Terima Laporan Kejadian Tanah Longsor di Kabupaten Mamasa

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamasa – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) menerima laporan kejadian bencana tanah longsor dari Pusdalops BPBD Kabupaten Mamasa, Sabtu 13 Desember 2025 pukul 22.00 Wita. Bencana tanah longsor tersebut terjadi di Dusun Salukatambi, Desa Penatangan, Kecamatan Buntumalangka, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat pada Jumat 12 Desember […]

  • Neni Moerniaeni Inisiasi Liga Antarperusahaan, Sportivitas dan Ekonomi Lokal Jadi Fokus

    Neni Moerniaeni Inisiasi Liga Antarperusahaan, Sportivitas dan Ekonomi Lokal Jadi Fokus

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Kota Bontang berpeluang memiliki turnamen olahraga antarperusahaan yang digelar rutin setiap tahun. Hal itu menyusul gagasan yang dilontarkan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, dalam acara penutupan Turnamen Pupuk Kaltim Cup III, Sabtu (20/9/2025) malam di Stadion Mulawarman. Dalam sambutannya, Neni mendorong agar perusahaan tidak hanya berkontribusi di sektor industri, tetapi juga membentuk klub […]

expand_less