Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Inspektorat Sulbar Gelar Coaching Clinic Perkuat Implementasi SPIP Terintegrasi

Inspektorat Sulbar Gelar Coaching Clinic Perkuat Implementasi SPIP Terintegrasi

Intuisi.id, Mamuju – Inspektorat Daerah Sulawesi Barat melaksanakan Coaching Clinic bagi Satuan Tugas (Satgas) Internal Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) yang diikuti oleh Tim SPIP Inspektorat Daerah Sulawesi Barat, di Aula Inspektorat Sulawesi Barat, Selasa (3/2/2026).

Kegiatan Coaching Clinic ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, memperkuatimplementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), serta mempersiapkanpemenuhan evidence dan proses penilaian Maturitas SPIP Terintegrasi PemerintahProvinsi Sulawesi Barat Tahun Anggaran 2026.

Hal ini sejalan dengan misi kelima Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wagub Salim S Mengga, dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas bagi seluruh masyarakat.

Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Barat sebagai narasumber memaparkan materi terkait Gambaran Umum SPIP Terintegrasi, teori dan konsep pengukuran Tingkat Maturitas SPIP Terintegrasi, Manajemen Risiko Indeks (MRI), Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK), sertapenjelasan teknis mengenai kertas kerja pemenuhan evidence dan mekanismepenilaian maturitas SPIP.

Disampaikan pula, implementasi SPIP Terintegrasi tidak hanya berfokus pada pemenuhan dokumen, tetapi harus diwujudkan dalam praktik pengendalian yang nyata dan berkelanjutan. SPIP Terintegrasi menuntut keterkaitan yang kuat antara pengendalian intern, manajemen risiko, serta upaya pencegahan korupsi. Oleh karena itu, pemenuhan evidence harus mencerminkan pelaksanaan pengendalian yang benar-benar berjalan dan memberikan dampak terhadap kinerja organisasi,” jelasnya.

Inspektur Inspektorat Sulbar, M. Natsir, dalam keterangannya berharap, seluruh tim yang mengikuti Coaching Clinic memiliki pemahaman yang sama dan komitmen kuat dalam mengimplementasikan SPIP secara konsisten.

“SPIP bukan sekadar kewajiban penilaian, tetapi menjadi fondasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan bebas dari praktik korupsi,” tegasnya.

Lebih lanjut, M. Natsir menekankan bahwa Inspektorat Sulbar akan terus berperan aktif sebagai quality assurance dan consulting partner bagi perangkat daerah dalam proses pemenuhan dan penilaian maturitas SPIP Tahun Anggaran 2026.

Sejalan dengan pernyataan Inspektur, Irban Wilayah Khusus Inspektorat Sulbar, Khairani, menyatakan kesiapan Tim dalam mendukung implementasi SPIP Terintegrasi.

“Dukungan akan kami lakukan melalui pendampingan, penguatan manajemen risiko, dan pengawasan berkesinambungan guna memastikan capaian maturitas SPIP secaraoptimal,” katanya. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Rapat Banggar DPRD Sulbar Bahas Rancangan KUA dan PPAS 2025

    Rapat Banggar DPRD Sulbar Bahas Rancangan KUA dan PPAS 2025

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sulawesi Barat berlangsung di Rumah Aspirasi DPRD Sulbar untuk membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025. Rapat ini dipimpin oleh Ketua DPRD Sulbar, Dr. Hj. Siti Suraida Suhardi, dan dihadiri oleh para anggota Banggar serta tim Anggaran dan […]

  • Etape Lima Sandeq Heritage Festival, Warisan Budaya Dekatkan Peringatan HUT Sulbar

    Etape Lima Sandeq Heritage Festival, Warisan Budaya Dekatkan Peringatan HUT Sulbar

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju  – Dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Sulawesi Barat ke-20, etape kelima Sandeq Heritage Festival 2024 resmi dilepas pada Sabtu, 21 September 2024. Lomba perahu tradisional Sandeq ini melintasi rute yang mengelilingi Pulau Karampuang, dengan semangat melestarikan warisan budaya maritim Sulbar. Pelepasan etape kelima dilakukan satu hari menjelang puncak peringatan HUT Sulbar […]

  • Deni Hakim Sebut Penataan Permukiman Kumuh Harus Berangkat dari Keterlibatan Masyarakat

    Deni Hakim Sebut Penataan Permukiman Kumuh Harus Berangkat dari Keterlibatan Masyarakat

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, SAMARINDA – Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menegaskan bahwa upaya menata kawasan kumuh di Kota Tepian tak cukup jika hanya mengandalkan proyek fisik. Ia menekankan pentingnya membangun partisipasi aktif warga sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Menurut Deni, selama ini penataan kawasan sering kali mengedepankan pendekatan infrastruktur tanpa menyentuh sisi sosial dan […]

  • Sinkronisasi Data Jaminan Sosial, Dinsos Sulbar Ikuti Rekonsiliasi Peserta BPJS PBPU

    Sinkronisasi Data Jaminan Sosial, Dinsos Sulbar Ikuti Rekonsiliasi Peserta BPJS PBPU

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat menghadiri kegiatan rekonsiliasi data peserta BPJS Kesehatan segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan Cabang Mamuju, Jumat 5 Desember 2025. Kegiatan ini bertujuan memperkuat validasi data, meningkatkan akurasi status kepesertaan, serta memastikan seluruh peserta PBPU yang menjadi tanggungan Pemprov Sulbar terdaftar secara tepat […]

  • Komisi IV DPRD Sulbar Kunjungi Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo untuk Pendalaman Pengelolaan DAK

    Komisi IV DPRD Sulbar Kunjungi Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo untuk Pendalaman Pengelolaan DAK

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Gorontalo – Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Barat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo, Senin 1 Juli 2024. Kunjungan ini bertujuan untuk mendalami dan berbagi informasi mengenai pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) di bidang pendidikan. Rombongan dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV, Hatta Kainang, dan diterima oleh Kepala Bidang SMA dan […]

  • Megaproyek pengembangan Danau Kanaan senilai Rp267,6 miliar dipastikan batal dilaksanakan. (FOTO: AJ)

    DPRD Setuju Batalkan Proyek Danau Kanaan Rp267 Miliar

    • 0Komentar

    INTUISI.id – Rencana megaproyek pengembangan Danau Kanaan senilai Rp267,6 miliar dipastikan batal dilaksanakan. DPRD Kota Bontang bersama Pemerintah Kota Bontang sepakat membatalkan skema kegiatan tahun jamak (multiyears) setelah menilai kondisi keuangan daerah belum memungkinkan untuk membiayai proyek tersebut. Keputusan itu disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kota Bontang. Pembatalan dilakukan terhadap kesepakatan proyek tahun jamak pengembangan […]

expand_less