Ikuti Kami

Beranda » BERITA » DPRD Setuju Batalkan Proyek Danau Kanaan Rp267 Miliar

DPRD Setuju Batalkan Proyek Danau Kanaan Rp267 Miliar

INTUISI.id – Rencana megaproyek pengembangan Danau Kanaan senilai Rp267,6 miliar dipastikan batal dilaksanakan. DPRD Kota Bontang bersama Pemerintah Kota Bontang sepakat membatalkan skema kegiatan tahun jamak (multiyears) setelah menilai kondisi keuangan daerah belum memungkinkan untuk membiayai proyek tersebut.

Keputusan itu disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kota Bontang. Pembatalan dilakukan terhadap kesepakatan proyek tahun jamak pengembangan Danau Kanaan yang sebelumnya direncanakan berlangsung pada 2026 hingga 2029, beberapa hari lalu.

Sekretaris DPRD Kota Bontang, Yessy Waspo, mengatakan pembatalan dilakukan setelah pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap kemampuan fiskal yang tersedia dalam beberapa tahun ke depan.

“Pembatalan dilakukan setelah pemerintah daerah menilai kondisi kemampuan keuangan daerah belum cukup stabil untuk menopang proyek bernilai ratusan miliar rupiah tersebut,” ujarnya.

Danau Kanaan sebelumnya menjadi salah satu proyek strategis yang diharapkan mampu mengubah wajah kawasan wisata di Bontang Barat. Melalui skema multiyears, pemerintah merencanakan revitalisasi kawasan dan pembangunan sejumlah infrastruktur pendukung guna meningkatkan daya tarik wisata serta menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

Nilai proyek tersebut mencapai Rp267,6 miliar dengan rincian alokasi Rp48,8 miliar pada 2026, sebesar Rp129,9 miliar pada 2027, dan Rp88,8 miliar pada 2028.

Pembatalan ini berdampak pada subkegiatan revitalisasi paket pekerjaan pengembangan Danau Kanaan yang masuk dalam kegiatan pengelolaan sumber daya air dan bangunan pengaman pantai di wilayah sungai dalam satu daerah kabupaten/kota.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan proyek tahun jamak tidak bisa dijalankan apabila pemerintah belum memiliki kepastian kemampuan pendanaan hingga pekerjaan selesai.

“Pelaksanaan kegiatan tahun jamak tidak dapat dipaksakan tanpa adanya kepastian kemampuan pendanaan lintas tahun yang memadai,” katanya.

Menurut Neni, keputusan tersebut diambil untuk menghindari risiko keuangan daerah di masa mendatang. Pemerintah tidak ingin proyek berjalan di tengah keterbatasan fiskal yang berpotensi mengganggu pelaksanaan program prioritas lainnya.

Pembatalan proyek ini sekaligus menjadi gambaran tantangan fiskal yang sedang dihadapi Pemkot Bontang. Di tengah kebutuhan pembangunan yang terus meningkat, pemerintah daerah dituntut lebih selektif dalam menentukan program yang dapat dijalankan sesuai kemampuan anggaran.

“Pemerintah Kota Bontang bersama DPRD merasa kegiatan ini tidak mungkin dilaksanakan berhubung tekanan fiskal yang kita hadapi,” tegasnya. (AJ)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Bapperida Sulbar Dorong Sinkronisasi Data dan Anggaran dalam Pembahasan LKPJ Polman 2025

    Bapperida Sulbar Dorong Sinkronisasi Data dan Anggaran dalam Pembahasan LKPJ Polman 2025

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Polewali Mandar dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025, Rabu (22/4/2026). Rombongan yang dipimpin Ketua DPRD bersama Panitia Khusus (Pansus) LKPJ itu diterima langsung oleh Sekretaris Bapperida Sulbar, Suhamta, didampingi para kepala bidang di […]

  • Menata Investasi Masa Depan Sulbar: DPMPTSP Bahas RUPMP 2025-2045

    Menata Investasi Masa Depan Sulbar: DPMPTSP Bahas RUPMP 2025-2045

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Barat bekerja sama UNSULBAR menggelar Forum Group Discussion (FGD) dalam rangka Penyusunan Naskah Akademik Rencana Umum Penanaman Modal Provinsi (RUPMP) Sulbar Tahun 2025–2045, bertempat di Maleo Town Square, Mamuju, Rabu, 8 Oktober 2025. FGD ini dihadiri oleh berbagai stakeholder, mulai dari […]

  • Biro Hukum Setda Sulbar Sempurnakan Evidence Indikator SPBE 2025

    Biro Hukum Setda Sulbar Sempurnakan Evidence Indikator SPBE 2025

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Biro Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan rapat reviu terhadap kelengkapan evidence Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Rabu (15/10/2025). Bertempat di ruang rapat Biro Hukum Setda Sulbar, rapat bertujuan untuk melakukan peninjauan dan penyempurnaan terhadap evidence atau bukti dukung yang menjadi dasar penilaian SPBE di lingkup Pemprov Sulbar Tahun […]

  • Tim PSKBA Kemensos RI Lakukan Pengecekan Fisik Aset Kementerian di Dinsos Sulbar

    Tim PSKBA Kemensos RI Lakukan Pengecekan Fisik Aset Kementerian di Dinsos Sulbar

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Tim dari Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) melakukan pengecekan fisik sejumlah aset milik Kemensos RI yang ditempatkan di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Pengecekan dilakukan, Rabu, 19/11/2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi rutin untuk memastikan seluruh aset penanggulangan bencana tetap dalam kondisi […]

  • Upaya Tingkatkan Kualitas Pemberitaan, PWI Bontang Siap Gelar Uji Kompetensi Wartawan Keempat

    Upaya Tingkatkan Kualitas Pemberitaan, PWI Bontang Siap Gelar Uji Kompetensi Wartawan Keempat

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bontang kembali menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) untuk memastikan para wartawan di Kota Taman memiliki kompetensi dan profesionalitas yang tinggi. Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama dua hari, 2 hingga 3 November 2024 mendatang, dengan dukungan penuh dari Pemkot Bontang dan Badak LNG. Ini menjadi kali keempat PWI Bontang menggelar […]

  • Gerry Marastico Terpilih sebagai Ketua Baru IKAMI SULSEL Cabang Yogyakarta

    Gerry Marastico Terpilih sebagai Ketua Baru IKAMI SULSEL Cabang Yogyakarta

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Yogyakarta — Musyawarah Cabang (MUSCAB) XXXI IKAMI SULSEL Cab D.I. Yogyakarta resmi memilih ketua baru dalam acara yang digelar pada Jum’a-Minggu, 20-22 Juni 2025, di Wisma Pesanggrahan. Dalam pembukaan acara ini turut dihadiri oleh ketua BPW KKSS D.I. Yogyakarta, 27 Ketua IKPMD se-Sulawesi Selatan yang tergabung dalam IKAMI SULSEL CAB. D.I Yogyakarta, serta seluruh tamu […]

expand_less