Ikuti Kami

Beranda » BERITA » 10.555 Kader Posyandu Jadi Garda Terdepan Pelayanan Terpadu bagi Masyarakat di Sulbar

10.555 Kader Posyandu Jadi Garda Terdepan Pelayanan Terpadu bagi Masyarakat di Sulbar

Intuisi.id, Mamuju – Kader Posyandu menjadi garda terdepan dalam memastikan pelayanan kesehatan dasar menjangkau masyarakat hingga ke tingkat desa dan dusun. Melalui dedikasi para kader, berbagai layanan kesehatan seperti pemantauan tumbuh kembang balita, pelayanan ibu hamil, edukasi gizi, hingga upaya pencegahan stunting dapat berjalan secara berkelanjutan di tengah masyarakat.

Peran strategis kader Posyandu ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya Visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera yang digagas oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya dalam penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat guna terwujudnya sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

Data Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat per Februari 2026 menunjukkan bahwa jumlah kader Posyandu yang tersebar di enam kabupaten di Sulawesi Barat mencapai 10.555 orang. Para kader ini menjadi penggerak utama kegiatan Posyandu yang melayani ibu hamil, bayi, balita, hingga kelompok masyarakat rentan.

Dari total tersebut, sebanyak 3.152 kader telah mengikuti pelatihan 25 kompetensi dasar Posyandu, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan kualitas pelayanan di tingkat masyarakat.

Secara sebaran wilayah, jumlah kader Posyandu terbanyak berada di Kabupaten Polewali Mandar sebanyak 2.943 kader, disusul Kabupaten Mamuju 2.294 kader, Kabupaten Majene 1.809 kader, Kabupaten Pasangkayu 1.321 kader, Kabupaten Mamasa 1.221 kader, dan Kabupaten Mamuju Tengah 967 kader.

Sementara itu, dari sisi peningkatan kualitas kader, tercatat 553 kader Posyandu di Sulawesi Barat telah mencapai minimal strata Madya, atau sekitar 5,24 persen dari total kader yang ada.

Kabupaten Pasangkayu mencatat capaian tertinggi dengan 13,93 persen kader minimal strata Madya, diikuti Polewali Mandar 6,49 persen, Mamuju 5,10 persen, Mamuju Tengah 3,93 persen, Majene 1,11 persen, dan Mamasa 0,25 persen.

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa kader Posyandu merupakan kekuatan utama dalam memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

Menurutnya, keberadaan kader tidak hanya membantu pelaksanaan kegiatan Posyandu, tetapi juga menjadi penghubung antara layanan kesehatan dengan masyarakat di tingkat paling dekat.

“Kader Posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Mereka hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan ibu dan anak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, sekaligus memberikan edukasi kepada keluarga tentang pentingnya menjaga kesehatan dan gizi,” kata dr. Nursyamsi, Jumat 13 Maret 2026.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan, pembinaan, serta penguatan kelembagaan Posyandu agar pelayanan yang diberikan semakin berkualitas.

“Provinsi bersama 6 Kabupaten terus berkolaborasi mendorong peningkatan jumlah kader yang terlatih dan naik strata, sehingga Posyandu tidak hanya aktif, tetapi juga mampu memberikan pelayanan yang lebih berkualitas kepada masyarakat,” tambahnya. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Distapang Sulbar Kembali Melaksanakan Gelar Gerakan Pangan Murah di Taman Karema Mamuju

    Distapang Sulbar Kembali Melaksanakan Gelar Gerakan Pangan Murah di Taman Karema Mamuju

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Jumat, 17 Oktober 2025 di Taman Karema, Mamuju. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya mengendalikan inflasi dan menekan gejolak harga kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas pangan di daerah. Acara ini menghadirkan berbagai komoditas penting dengan harga terjangkau, mulai dari beras, […]

  • Kepemimpinan Sutinah: 1.445 Tenaga PPPK Diberdayakan untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Kesehatan di Mamuju

    Kepemimpinan Sutinah: 1.445 Tenaga PPPK Diberdayakan untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Kesehatan di Mamuju

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Dalam rangka memperkuat kualitas pelayanan publik di sektor pendidikan dan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Mamuju telah mengangkat 1.222 tenaga guru dan 223 tenaga kesehatan melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) selama tiga tahun terakhir. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional di bidang-bidang strategis yang mendukung […]

  • Koordinator lapangan aksi, Alimustakim

    Himpunan Mahasiswa Manakarra Tuntut Kepala Inspektorat Sulbar Dicopot

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Manakarra (HMM) kembali menggelar aksi jilid II di depan Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Kamis, 3 Oktober 2024. Aksi ini dilakukan untuk menuntut kejelasan terkait hasil audit dan pengawasan yang dilakukan oleh Inspektorat Sulbar, di mana massa mendesak pencopotan Kepala Inspektorat Sulawesi Barat. Koordinator lapangan aksi, Alimustakim, […]

  • Bapperida Sulbar Perkuat Transformasi Pangan Berkelanjutan Lewat Partisipasi Aktif di SPOI 2025

    Bapperida Sulbar Perkuat Transformasi Pangan Berkelanjutan Lewat Partisipasi Aktif di SPOI 2025

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat peran strategisnya dalam mendorong transformasi sistem pangan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Diseminasi dan Sensitisasi Survei Penyusunan Statistik Pertanian Organik Indonesia (SPOI) 2025 yang diselenggarakan oleh Bappenas bekerja sama dengan Food and Agriculture Organization (FAO), pada […]

  • Biro Pemkesra Sulbar Tinjau Perubahan Nama Rupabumi dan Penambahan Pulau Baru di Mamuju

    Biro Pemkesra Sulbar Tinjau Perubahan Nama Rupabumi dan Penambahan Pulau Baru di Mamuju

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju –  Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat menghadiri Rapat Koordinasi Penelaahan Perubahan Nama Rupabumi Unsur Pulau yang dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom. Rapat ini dilaksanakan guna membahas usulan perubahan nama rupabumi serta penelaahan terhadap aspek teknis dan administrasi di wilayah Sulawesi Barat, termasuk adanya laporan penambahan satu pulau baru di wilayah Kabupaten […]

  • Pemprov Sulbar Siapkan Beasiswa Kedokteran Unsulbar, Gubernur SDK: Seleksi Akan Ketat

    Pemprov Sulbar Siapkan Beasiswa Kedokteran Unsulbar, Gubernur SDK: Seleksi Akan Ketat

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menerima kunjungan Rektor Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Prof. Muhammad Abdy, pada Senin, 10 Maret 2025. Pertemuan ini membahas dua agenda utama: penerimaan mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran dan perbaikan akses jalan menuju kampus. Rektor Unsulbar, Prof. Abdy mengungkapkan , bahwa Fakultas Kedokteran Unsulbar akan menerima mahasiswa angkatan […]

expand_less