Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Welem Sambolangi: Penetapan Tapal Batas TNGD Tak Boleh Rugikan Masyarakat

Welem Sambolangi: Penetapan Tapal Batas TNGD Tak Boleh Rugikan Masyarakat

INTUISI.ID, Mamasa – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menghadiri diskusi terbuka bersama masyarakat dan tokoh adat terkait penetapan batas Taman Nasional Gandang Dewata (TNGD). Kegiatan berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Mamasa, Rabu (8/10/2025).

Diskusi tersebut turut dihadiri oleh Perwakilan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Muhammad Rasul, unsur Forkopimda Mamasa, BPKH, serta perwakilan dari Aliansi Pemerhati Masyarakat Lingkungan dan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Cabang Mamasa.

Dalam sambutannya, Bupati Mamasa Welem Sambolangi menegaskan bahwa forum diskusi ini bertujuan mencari titik temu atas persoalan tapal batas TNGD agar kebijakan pemerintah tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat yang sudah lama bermukim di sekitar kawasan tersebut.

“Hari ini kita berdiskusi untuk mencari solusi bagi masyarakat Mamasa yang sudah puluhan tahun bermukim agar tetap merasa aman dan nyaman. Pemerintah daerah maupun pusat juga tidak boleh mengambil kebijakan yang merugikan masyarakat,” ujar Bupati Welem.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Agum Syaputra, memberikan apresiasi atas langkah cepat pemerintah daerah yang membuka ruang dialog bersama masyarakat.

“Kami dari DPRD mengapresiasi Bupati atas responnya terhadap aspirasi masyarakat. Kami juga berharap pihak BKSDA dapat memperhatikan dan menindaklanjuti usulan pemerintah Kabupaten Mamasa agar dilakukan penetapan batas ulang,” tutur Agum.

Dari hasil diskusi tersebut, sejumlah poin kesimpulan disepakati, di antaranya permintaan kepada pihak terkait untuk meninjau kembali tapal batas TNGD, terutama pada wilayah yang telah lama menjadi pemukiman warga.

Selain itu, masyarakat juga meminta agar wilayah pemukiman yang masuk dalam kawasan hutan konservasi dapat dikeluarkan dari zona hutan, serta mendesak BKSDA membangun komunikasi intensif dengan warga lokal dalam proses penetapan batas berikutnya.

Sebagaimana diketahui, selama ini terjadi polemik antara masyarakat sekitar TNGD dengan pihak BKSDA. Masyarakat merasa dirugikan karena sebagian wilayah pemukiman mereka masuk dalam kawasan yang ditetapkan sebagai hutan konservasi. (ADV)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Besok, RSUD Taman Husada Bontang Meriahkan Bontang City Carnival 

    Besok, RSUD Taman Husada Bontang Meriahkan Bontang City Carnival 

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang siap memeriahkan Bontang City Carnival (BCC) sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bontang ke-25. Dalam acara tahunan yang akan digelar pada Sabtu, 19 Oktober 2024, RSUD Taman Husada Bontang akan menampilkan parade budaya dan kesehatan yang menggambarkan keberagaman tradisi lokal sekaligus mempromosikan […]

  • Bapperida Sulbar Ikuti Kick Off Indonesia’s SDGs Action Awards 2025

    Bapperida Sulbar Ikuti Kick Off Indonesia’s SDGs Action Awards 2025

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs). Hal itu ditandai dengan partisipasi pada Kick Off Indonesia’s SDGs Action Awards (SAA) 2025 yang digelar secara daring oleh Kementerian PPN/Bappenas melalui Sekretariat Nasional SDGs, Selasa (30/9/2025). Kick Off virtual ini […]

  • Pemkot Bontang Larang Total Promosi Rokok, DPM-PTSP Tegaskan Tak Ada Toleransi

    Pemkot Bontang Larang Total Promosi Rokok, DPM-PTSP Tegaskan Tak Ada Toleransi

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang resmi melarang seluruh bentuk promosi dan iklan produk rokok di wilayahnya. Larangan tersebut mencakup seluruh media promosi seperti baliho, reklame, hingga tiang iklan, termasuk yang sebelumnya sempat terpasang di kawasan Jalan Pattimura. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang berkomitmen menjadikan Bontang […]

  • Bupati Sutinah: Pendidikan dan Kesehatan Prioritas Utama di Mamuju

    Bupati Sutinah: Pendidikan dan Kesehatan Prioritas Utama di Mamuju

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Mamuju menggelar workshop bertajuk “Pengenalan Fungsi dan Tugas Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Guru.” Kegiatan ini berlangsung di Jotel Lestari dan dihadiri oleh Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, SH., M.Si, Senin, 15 Juli 2024. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber […]

  • Kampanye di Mamasa, SDK Siap Naikkan Gaji Kepala Desa Jika Terpilih Pimpin Sulbar

    Kampanye di Mamasa, SDK Siap Naikkan Gaji Kepala Desa Jika Terpilih Pimpin Sulbar

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamasa – Pasangan calon gubernur-wakil gubernur Sulbar nomor urut 3, Suhardi Duka-Jendral purnawirawan Salim S. Mengga (SDK-JSM), menggelar kampanye terbatas di Kelurahan Tawalian, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, pada Kamis, 17 Oktober 2024. Acara ini dihadiri oleh tokoh masyarakat dan jajaran pengurus Parpol Koalisi Sulbar Maju. Dalam orasinya, SDK menyatakan komitmennya untuk menaikkan insentif bagi […]

  • Tak Hadiri Aksi di Kantor Gubernur, SDK-JSM Lagi Kawal Agenda Vital untuk Rakyat Sulbar

    Tak Hadiri Aksi di Kantor Gubernur, SDK-JSM Lagi Kawal Agenda Vital untuk Rakyat Sulbar

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Jakarta — Aksi demonstrasi yang berlangsung hari ini di depan Kantor Gubernur Sulawesi Barat tidak direspons langsung oleh Gubernur Suhardi Duka. Banyak yang mempertanyakan ketidakhadiran orang nomor satu di Sulbar itu. Namun, ternyata Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakilnya Salim S Mengga (JSM) sedang menjalankan tugas yang tidak kalah penting. Sejak pagi tadi, Gubernur […]

expand_less