Wali Kota Bontang Minta RSUD Taman Husada Jangan Tolak Pasien, Utamakan Pelayanan Meski Tanpa BPJS
- BERITA PARIWARA Pemerintahan Pemkot Bontang
- calendar_month Jumat, 27 Mar 2026

Intuisi.id – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan komitmennya dalam memastikan seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa hambatan.
Ia secara khusus meminta kepada jajaran RSUD Taman Husada agar tidak menolak pasien yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Menurutnya, kondisi darurat maupun kebutuhan pelayanan medis tidak boleh terhalang oleh persoalan administrasi. Ia menekankan bahwa pasien yang datang harus segera ditangani terlebih dahulu, sementara urusan administrasi dapat diselesaikan setelahnya.
“Jadi dilayani saja terlebih dahulu. Jangan sampai pasien ditolak hanya karena belum memiliki BPJS. Nanti administrasinya bisa kita bantu urus,” tegas Neni saat melakukan sidak ke RSUD Taman Husada Bontang, Rabu (25/3/2025).
Ia menilai, rumah sakit sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Terlebih, dalam situasi tertentu, pasien datang dalam kondisi yang membutuhkan penanganan cepat dan tidak memungkinkan untuk mengurus kelengkapan administrasi terlebih dahulu.
Lebih lanjut, Neni juga mengingatkan pentingnya membangun budaya pelayanan yang berorientasi pada kemanusiaan. Tenaga medis dan seluruh jajaran rumah sakit diminta untuk memberikan pelayanan secara maksimal dengan mengedepankan empati dan kepedulian terhadap pasien.
“Layani dengan sepenuh hati. Itu yang paling utama. Jangan melihat dari sisi administrasi dulu, tapi lihat kondisi pasien yang membutuhkan pertolongan,” ujarnya.
Kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bontang dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama warga kurang mampu. Pemerintah, kata dia, siap memfasilitasi proses pengurusan BPJS bagi pasien yang belum terdaftar, agar ke depannya mereka tetap dapat mengakses layanan kesehatan secara berkelanjutan.
Selain itu, ia meminta agar pihak rumah sakit meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait, sehingga proses administrasi pasien dapat berjalan lebih cepat dan tidak menjadi beban bagi masyarakat. Dengan demikian, pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal tanpa mengurangi kualitas maupun kecepatan penanganan.
Langkah tegas ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat Kota Bontang, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan pemerintah. Pemerintah kota juga akan terus melakukan pengawasan guna memastikan kebijakan tersebut berjalan dengan baik di lapangan. (*)
- person

Saat ini belum ada komentar