Wali Kota Bontang Instruksikan OPD Lebih Efisien Hadapi Potensi Penurunan APBD 2026
- BERITA PARIWARA Pemerintahan Pemkot Bontang
- calendar_month Selasa, 30 Sep 2025

INTUISI.ID – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih teliti dan efisien dalam menghadapi potensi penurunan signifikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026. Arahan tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Pengendalian dan Operasional Kegiatan (RADALOK) 2025 di Ruang Rapat Utama Kantor Wali Kota, Senin (29/9/2025).
Rapat dihadiri Sekretaris Daerah, staf ahli, asisten, dan kepala OPD. Dalam kesempatan itu, Neni yang akrab disapa Bunda Neni menjelaskan kondisi fiskal daerah yang diprediksi akan mengalami pelemahan.
“Kondisi fiskal yang lemah akan memengaruhi struktur APBD 2026. Ini menjadi perhatian serius bagi kita semua,” tegasnya.
Meski begitu, Bunda Neni menekankan agar tantangan fiskal tersebut tidak menurunkan semangat kerja jajaran Pemkot.
“Kita harus tetap fokus, jangan sampai keterbatasan anggaran membuat kinerja menurun. Justru ini momentum untuk bekerja lebih kreatif dan efisien,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, ia meminta OPD melakukan langkah konkret melalui inovasi, terobosan, dan efisiensi anggaran yang lebih nyata.
“Saya minta pimpinan OPD berani mencari solusi. Jangan terpaku pada cara lama. Dengan efisiensi yang tepat, target kinerja tetap bisa tercapai,” tambahnya.
Bunda Neni juga menekankan bahwa evaluasi capaian tahun 2025 harus dijadikan bahan penyusunan anggaran tahun 2026.
“Evaluasi tahun ini akan menjadi panduan. Kita harus realistis, efisien, dan tetap konsisten dalam mencapai target pembangunan Kota Bontang,” tuturnya.
Wali Kota memastikan meski tantangan fiskal besar menghadang, komitmen untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah tetap menjadi prioritas utama.
- person

Saat ini belum ada komentar