Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Tekan Stunting, Pemkot Bontang Timbang 9.840 Balita Serentak

Tekan Stunting, Pemkot Bontang Timbang 9.840 Balita Serentak

INTUISI.id – Pemerintah Kota Bontang memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui Operasi Timbang Serentak 2026. Sebanyak 9.840 balita menjadi sasaran pemantauan tumbuh kembang di seluruh wilayah Kota Taman.

Operasi Timbang Serentak resmi dibuka secara daring dari Ruang Rapat DPMPTSP Kota Bontang, Selasa (9/6/2026), dipimpin langsung Wali Kota Bontang bersama jajaran pemerintah daerah dan pemangku kepentingan bidang kesehatan.

Kegiatan ini menjadi langkah penting Pemkot Bontang untuk mendapatkan gambaran kondisi pertumbuhan dan status gizi balita secara menyeluruh. Data hasil penimbangan nantinya menjadi dasar menentukan intervensi bagi anak yang mengalami masalah pertumbuhan, termasuk mereka yang berisiko stunting.

Wali Kota Bontang menegaskan penanganan stunting tidak dapat dilakukan hanya setelah anak mengalami masalah pertumbuhan. Pemantauan harus dilakukan sejak dini melalui Posyandu agar potensi gangguan pertumbuhan dapat segera diketahui.

Karena itu, ia meminta kader Posyandu, perangkat daerah, tenaga kesehatan dan masyarakat bersama-sama memastikan seluruh balita mengikuti penimbangan.

“Data yang diperoleh dari operasi ini harus benar-benar akurat. Jangan sampai ada balita yang luput dari pemantauan, karena data ini menjadi dasar kita menentukan intervensi yang tepat,” ujarnya.

Komitmen tersebut kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke sejumlah Posyandu. Wali Kota bersama jajaran dinas terkait melihat proses penimbangan dan pengukuran balita sekaligus berdialog dengan kader serta orang tua.

Ia memastikan pengukuran berat dan tinggi badan dilakukan dengan baik karena kedua indikator tersebut menjadi bagian penting dalam memantau pertumbuhan anak.

“Kita tidak boleh hanya menerima laporan di atas meja. Saya ingin memastikan langsung di lapangan bahwa proses penimbangan, pengukuran tinggi badan berjalan dengan optimal,” katanya.

Pemkot Bontang menargetkan partisipasi masyarakat dalam Operasi Timbang Serentak mencapai 100 persen. Target tersebut diharapkan memastikan seluruh 9.840 balita terpantau sehingga anak yang mengalami gangguan pertumbuhan maupun berisiko stunting dapat segera mendapatkan penanganan.

“Pelayanan kepada masyarakat, khususnya pemantauan tumbuh kembang anak, harus menjadi prioritas utama,” tegasnya. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

expand_less