Percepat Pembangunan, Pemkot Bontang Gelontorkan 1,7 Miliar untuk TMMD
- BERITA PARIWARA Pemerintahan Pemkot Bontang
- calendar_month Rabu, 22 Apr 2026

Intuisi.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan antara percepatan pembangunan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dan keberlangsungan usaha kontraktor lokal.
Pada tahun ini, Pemkot Bontang mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,7 miliar untuk mendukung pelaksanaan TMMD, program yang rutin digelar setiap dua tahun sekali.
Program ini terbukti efektif dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan, dengan waktu pengerjaan yang relatif singkat.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menjelaskan bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mencakup penguatan sumber daya manusia, seperti kegiatan bela negara dan pemberdayaan masyarakat.
“Alhamdulillah, program ini sangat membantu pemerintah dan masyarakat. Pekerjaannya juga relatif cepat selesai,” ujarnya kepada awak media, Rabu (22/4/2026).
Pelaksanaan TMMD umumnya dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu setengah bulan. Durasi ini dinilai lebih efisien dibandingkan proyek yang dikerjakan kontraktor, yang biasanya memakan waktu tiga hingga enam bulan, tergantung kontrak dan mekanisme kerja.
Meski demikian, Neni menegaskan bahwa tidak semua proyek pembangunan akan dialihkan ke skema TMMD. Pemerintah tetap mempertimbangkan peran kontraktor lokal sebagai bagian penting dari roda ekonomi daerah.
“Kalau semuanya dikerjakan secara swakelola memang bagus, tapi kita juga harus memikirkan pelaku usaha lokal agar tetap hidup,” jelasnya. (*)
- person

Saat ini belum ada komentar