Ikuti Kami

Beranda » BERITA » TAPD Kutim Terancam Dilaporkan ke KPK, Hilangnya Usulan Pokir DPRD Picu Reaksi Keras

TAPD Kutim Terancam Dilaporkan ke KPK, Hilangnya Usulan Pokir DPRD Picu Reaksi Keras

SANGATTA, Intuisi.id – Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur periode 2019-2024, Abdi Firdaus, melontarkan ancaman serius untuk melaporkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kutim ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Ancaman ini berkaitan dengan dugaan hilangnya usulan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang menjadi dasar penting dalam program pembangunan daerah.

Abdi menyatakan bahwa transparansi dan integritas dalam pengelolaan usulan Pokir oleh TAPD sangat dipertanyakan. Hal ini dipicu oleh penundaan pelaksanaan usulan Pokir yang seharusnya direalisasikan pada tahun 2024, namun justru ditawarkan untuk masuk dalam Anggaran Belanja Tambahan (ABT) 2025.

“Kan aneh, ini saya melihat, Pokir ini ditawarkan opsi 2025, sedangkan ABT 2025 itu punya Dewan Dewan yang baru,” ungkap Abdi pada Selasa (5/11/2024).

Pokir DPRD, yang diperoleh melalui penyerapan aspirasi dari masyarakat di berbagai daerah pemilihan, seharusnya menjadi dasar bagi pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat. Dengan hilangnya usulan ini, Abdi khawatir dampaknya akan merugikan masyarakat karena hak tersebut bisa dialihkan ke anggota DPRD periode selanjutnya. Menurut Abdi, hal ini berpotensi menghilangkan esensi dari Pokir yang dirancang untuk segera memenuhi kebutuhan publik.

“Kita meminta hak kita dikembalikan di tahun ini juga, kami minta dikembalikan, jika tidak maka langkah kami akan ke KPK,” tegas Abdi, menyiratkan bahwa jika tidak ada penyelesaian, laporan ke KPK akan menjadi langkah terakhir untuk mengusut tuntas dugaan ini.

Abdi menegaskan bahwa laporan yang akan disusun ke KPK tidak hanya akan melibatkan TAPD, tetapi juga beberapa instansi terkait, di antaranya Badan Perencanaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), serta Sekretaris Daerah. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan Pokir bertanggung jawab atas integritas dan transparansi proses tersebut.

“Kami segera akan menyusun laporan ke aparat hukum dan akan berangkat ke KPK Pusat di Jakarta,” kata Abdi, menegaskan keseriusan tindak lanjut dari ancamannya.

Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi, menyatakan dukungannya terhadap langkah yang diambil oleh Abdi. Jimmi menegaskan bahwa Pokir adalah amanah yang harus diwujudkan pemerintah untuk kepentingan masyarakat. “Aspirasi masyarakat itu memang harus direalisasikan oleh pemerintah, terutama kasihan kepada teman-teman yang sudah mendapat amanat dari rakyat, sudah menyampaikan melalui jalur formal sebelum mereka purna tugas, jadi itu sebagai suatu hukum yang perlu direalisasikan oleh pemerintah,” tuturnya.

Jimmi juga mengingatkan bahwa pelaksanaan Pokir merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam merealisasikan amanah rakyat. Menurutnya, transparansi dalam pengelolaan usulan ini sangat penting agar masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung. (ADV)

 

 

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Ancaman Bencana, Disdikbud Sulbar Siapkan Mitigasi untuk Sekolah Rawan

    Ancaman Bencana, Disdikbud Sulbar Siapkan Mitigasi untuk Sekolah Rawan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Beberapa waktu lalu, gedung SMPN 6 Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), nyaris tersapu luapan air sungai akibat cuaca buruk di wilayah tersebut. Ancaman itu pun membuat para pelajar takut melakukan proses belajar mengajar. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulbar, Mithhar mengungkapkan, akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Pemuda […]

  • Biro Organisasi Terima Kunjungan Badan Penghubung Sulbar, Koordinasi Kebijakan Pembayaran TPP Tahun 2026

    Biro Organisasi Terima Kunjungan Badan Penghubung Sulbar, Koordinasi Kebijakan Pembayaran TPP Tahun 2026

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menerima kunjungan Badan Penghubung Sulbar, Rabu, 10 Desember 2025. Kunjungan jelang Tahun Anggaran 2026 ini dalam rangka koordinasi mengenai kebijakan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Tahun 2026. Kunjungan ini disambut langsung Plt. Kepala Biro Organisasi Setda Sulbar, Nur Rahmah Parampasi. Koordinasi ini sejalan […]

  • Zulfikar Suhardi Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama Karang Taruna Mamuju

    Zulfikar Suhardi Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama Karang Taruna Mamuju

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Anggota DPR RI daerah pemilihan Sulawesi Barat, Zulfikar Suhardi, menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Café DAP Mamuju, Senin, 22 September 2025. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Karang Taruna Kabupaten Mamuju dan dihadiri ratusan pemuda serta pengurus Karang Taruna dari berbagai daerah di Mamuju. Dalam kesempatan itu, Zulfikar menjelaskan bahwa […]

  • Salat Id di Anjungan Manakarra, Gubernur SDK Serukan Persatuan Umat Islam untuk Bangun Daerah

    Salat Id di Anjungan Manakarra, Gubernur SDK Serukan Persatuan Umat Islam untuk Bangun Daerah

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) berkolaborasi dengan Pemkab Mamuju menggelar Salat Idulfitri 1446 Hijriah di Anjungan Pantai Manakarra, Senin (31/3/2025). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sebagai modal membangun daerah yang maju dan sejahtera. Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga tampil kompak dengan setelan jas hitam, […]

  • BPBD Sulbar Sinergi dengan Sekolah untuk Membangun Budaya Sadar Bencana Sejak Dini

    BPBD Sulbar Sinergi dengan Sekolah untuk Membangun Budaya Sadar Bencana Sejak Dini

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Sinergi antara lembaga kebencanaan dan dunia pendidikan menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang tangguh bencana di Sulawesi Barat. Hal ini ditegaskan Kalaksa BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, dalam kegiatan penguatan edukasi kebencanaan di lingkungan sekolah. Sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, BPBD Sulbar terus mendorong kolaborasi lintas sektor, […]

  • Didampingi Pj Gubernur, Bupati Mamuju dan Majene Desak Pencairan Dana Stimulan Tahap 2

    Didampingi Pj Gubernur, Bupati Mamuju dan Majene Desak Pencairan Dana Stimulan Tahap 2

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Jakarta– Upaya untuk merealisasikan pencairan dana stimulan tahap 2 terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene. Didampingi oleh Pj. Gubernur Sulawesi Barat, Dr. Bahtiar Baharuddin, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi, dan Bupati Majene Andi Sukri Tammalele kembali menemui Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto. Pertemuan tersebut dilaksanakan di Kantor BNPB, […]

expand_less