Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Sekprov Sulbar Tekankan Akurasi Data dalam Pelaporan Kinerja Kepala Daerah

Sekprov Sulbar Tekankan Akurasi Data dalam Pelaporan Kinerja Kepala Daerah

Intuisi.id, Mamuju – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, memimpin rapat persiapan pelaporan evaluasi kinerja kepala daerah tahun 2026 bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Senin, 16 Maret 2026.

Rapat tersebut membahas percepatan penyusunan laporan kinerja Gubernur, Suhardi Duka terhadap pelaksanaan program strategis nasional yang harus disampaikan kepada pemerintah pusat paling lambat 31 Maret 2026.

Junda Maulana menjelaskan, rapat digelar untuk memastikan proses pelaporan dilakukan secara optimal dengan dukungan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pelaporan ini tentu harus dibarengi dengan data yang akurat. Evident-evidentnya harus jelas, misalnya alokasi anggaran harus ada datanya bahwa tertuang dalam APBD, kemudian SK-SK terkait juga harus diunggah,” ujar Junda Maulana.

Ia menekankan kepada seluruh OPD agar segera melakukan penginputan data yang dibutuhkan dalam sistem pelaporan. Untuk mempercepat proses tersebut, Sekda juga menyusun sejumlah langkah strategis.

Langkah pertama, Sekda meminta agar surat resmi segera dikeluarkan kepada OPD terkait agar segera melakukan penginputan data. Kedua, tim inti diminta menggelar rapat teknis guna memastikan proses penginputan berjalan baik dan sesuai ketentuan.

“Kita tidak ingin nilainya di bawah rata-rata. Kalau bisa kita yang terbaik, sehingga kita bisa mendapatkan insentif. Di tengah keterbatasan fiskal daerah, insentif itu sangat berharga bagi daerah,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar menargetkan proses pelaporan dapat selesai sebelum tenggat waktu yang ditentukan. Untuk memastikan progresnya, Junda Maulana akan melakukan pengecekan langsung sebelum akhir Maret. Menurutnya, setelah kembali dari masa cuti, ia akan langsung mengevaluasi perkembangan laporan tersebut.

“Saya akan kontrol pada tanggal 28 Maret. Begitu masuk kantor setelah cuti, saya akan mengecek sejauh mana laporan itu. Karena tanggal 31 Maret 2026 laporan sudah harus final dan ditandatangani oleh gubernur,” pungkas Junda Maulana.(*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Kekayaan Budaya Dayak Kaltim: Tradisi, Seni, dan Kearifan Lokal

    Kekayaan Budaya Dayak Kaltim: Tradisi, Seni, dan Kearifan Lokal

    • 1Komentar

    Budaya Dayak di Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menjadi sorotan sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia yang sangat berharga. INTUISI.ID – Suku Dayak yang mendiami wilayah Kaltim memiliki berbagai macam tradisi, adat istiadat, dan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Adat Istiadat dan Kepercayaan Suku Dayak dikenal dengan sistem kepercayaan yang kaya dan kompleks, terutama […]

  • SPBE Jadi Indikator Penilaian TPP, Diskominfo Sulbar Optimalkan Kanal Informasi OPD

    SPBE Jadi Indikator Penilaian TPP, Diskominfo Sulbar Optimalkan Kanal Informasi OPD

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Bidang Komunikasi Publik dan Media (KPM) Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat koordinasi bersama Tim Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Selasa, 6 Januari 2025. Rapat ini membahas langkah strategis optimalisasi kanal informasi di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar. Fokus utama yang akan dimaksimalkan […]

  • Kesbangpol Sulbar Berikan Ruang Aduan Jika Temukan Ormas Melanggar

    Kesbangpol Sulbar Berikan Ruang Aduan Jika Temukan Ormas Melanggar

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat komitmen menindak premanisme sebagaimana arahan Menteri Dalam Negeri. Bahkan terkait instruksi Mendagri ini langsung ditindaklanjuti oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka melalui rapat bersama forkopimda, beberapa waktu lalu. Plt Kaban Kesbangpol Sulbar, Sunusi mengemukakan, dalam rapat tersebut membuahkan kesepakatan membentuk tim terpadu terpadu untuk […]

  • Bupati Sutinah Minta Layanan Dasar Jadi Prioritas dalam Program Lintas Sektor

    Bupati Sutinah Minta Layanan Dasar Jadi Prioritas dalam Program Lintas Sektor

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju –Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, menegaskan pentingnya menjadikan layanan dasar sebagai prioritas utama dalam setiap program lintas sektor. Hal ini disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Lintas Sektor Integrasi Layanan Primer yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju, Kamis, 10 April 2025. Dalam sambutannya, Bupati Sutinah menyampaikan bahwa sektor kesehatan, pendidikan, dan […]

  • Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator Pemprov Sulbar Studi Lapangan di Maros

    Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator Pemprov Sulbar Studi Lapangan di Maros

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, MAROS – Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan studi lapangan kinerja organisasi ke Pemerintah Kabupaten Maros, Selasa, 19 Agustus 2025. Rombongan peserta diterima secara resmi di Kantor Bupati Maros, yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Maros, Andi Davied Syamsuddin, S.STP., M.Si dan Kepala BKPSDM Kabupaten Maros, Andi Sri […]

  • Randis Pemprov Sulbar Dikembalikan dalam Kondisi Rusak Parah, Wagub Salim: Tanggung Jawabmu di Mana?

    Randis Pemprov Sulbar Dikembalikan dalam Kondisi Rusak Parah, Wagub Salim: Tanggung Jawabmu di Mana?

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju  – Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, mengeluarkan pernyataan keras terkait kondisi memprihatinkan sejumlah kendaraan dinas (randis) milik Pemprov Sulbar yang dikembalikan dalam keadaan rusak parah, bahkan ada yang tinggal rongsokan. Pasangan Gubernur Suhardi Duka ini tidak menyembunyikan kegeramannya menyaksikan kendaraan dinas yang seharusnya menjadi penunjang tugas justru dikembalikan dalam kondisi tidak […]

expand_less