Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Sekda Sulbar Tegaskan OPD Tak Perlu Paksakan Kegiatan yang Tak Efektif Meski Masuk DPA

Sekda Sulbar Tegaskan OPD Tak Perlu Paksakan Kegiatan yang Tak Efektif Meski Masuk DPA

Intuisi.id, Mamuju – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat pelaksanaan pengadaan barang dan jasa memasuki Semester II Tahun Anggaran 2026. Langkah itu dinilai penting untuk mendukung percepatan pelaksanaan program pemerintah sekaligus mendorong perputaran ekonomi di daerah.

Hal tersebut disampaikan Junda saat membuka kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Perangkat Daerah Semester I 2026 yang digelar Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (23/7/2026).

Menurut Junda, evaluasi dilakukan untuk mengukur progres pelaksanaan pengadaan hingga pertengahan tahun sekaligus memastikan seluruh program pemerintah dapat berjalan sesuai target dan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.

“Ini sudah masuk Semester II. Karena itu kita mengevaluasi sejauh mana progres proses pengadaan barang dan jasa. Proses ini harus kita percepat,” ujar Junda.

Ia menegaskan, pengadaan barang dan jasa bukan sekadar memenuhi kebutuhan pemerintah, tetapi juga memiliki dampak strategis terhadap pembangunan daerah dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Karena itu, Junda meminta seluruh OPD mengutamakan penggunaan produk lokal apabila tersedia sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha daerah.

“Kalau ada produk dari daerah sendiri, kenapa harus mengambil dari luar. Ini juga bagian dari upaya pemerataan ekonomi,” katanya.

Selain percepatan, Junda mengingatkan seluruh proses pengadaan harus tetap berpedoman pada prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas.

Ia menegaskan, kegiatan yang tidak memberikan manfaat nyata atau tidak memenuhi prinsip efisiensi dan efektivitas tidak perlu dipaksakan pelaksanaannya meskipun telah tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

“Tidak semua yang tertuang dalam DPA harus dipaksakan dilaksanakan apabila tidak memiliki asas manfaat, tidak efisien, dan tidak efektif. Semua harus mempertimbangkan prinsip-prinsip pengadaan barang dan jasa,” tegasnya.

Menurut Junda, transparansi merupakan fondasi utama dalam mewujudkan akuntabilitas setiap proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah.

“Kalau transparan, maka semuanya bisa dipertanggungjawabkan. Kalau tidak transparan, prinsip akuntabilitas tidak akan berjalan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Junda juga menyoroti masih adanya sejumlah OPD yang belum melaksanakan penilaian kinerja penyedia barang dan jasa, meski pemerintah provinsi telah empat kali menyampaikan surat pengingat.

Padahal, penilaian kinerja penyedia merupakan kewajiban Pengguna Anggaran (PA) maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sebagai bahan evaluasi terhadap kualitas penyedia yang nantinya menjadi salah satu pertimbangan dalam proses pengadaan berikutnya.

Junda meminta seluruh OPD segera menuntaskan kewajiban tersebut dan mengingatkan adanya konsekuensi apabila masih diabaikan.

“Kalau sampai akhir bulan ini masih ada OPD yang belum melaksanakan penilaian kinerja penyedia, akan kami pertimbangkan untuk diperhitungkan melalui pembayaran TPP. Hal ini juga akan saya laporkan kepada Bapak Gubernur karena sudah empat kali surat disampaikan dan harus dihormati serta dilaksanakan,” tegas Junda.

Melalui monitoring dan evaluasi ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pada Semester II Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu mendukung efektivitas belanja daerah sekaligus memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. (ADV)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Biro Organisasi Terima Kunjungan Sekprov Sulbar, Pastikan Efektivitas Tata Kelola Pemerintahan di Awal Tahun 2026

    Biro Organisasi Terima Kunjungan Sekprov Sulbar, Pastikan Efektivitas Tata Kelola Pemerintahan di Awal Tahun 2026

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Nur Rahmah Parampasi, beserta jajarannya menerima kunjungan Sekprov Sulbar Junda Maulana, di Kantor Biro Organisasi, Selasa, 6 Januari 2026. Kunjungan ini untuk memastikan bahwa kinerja di Biro Organisasi berjalan efektif, sesuai Misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK), bersama Wakil Gubernur Salim S. […]

  • Dari Rp300 Juta ke Rp12 Miliar per Tahun, Ini Langkah Gubernur SDK Perkuat PAD Sulbar

    Dari Rp300 Juta ke Rp12 Miliar per Tahun, Ini Langkah Gubernur SDK Perkuat PAD Sulbar

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Jakarta — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menargetkan peningkatan signifikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perusahaan sawit dan pertambangan Galian C. Dalam rapat bersama 16 pimpinan perusahaan sawit di Jakarta, Selasa (6/5), disepakati peningkatan kontribusi pajak dari sektor air permukaan dan Galian C, dari yang sebelumnya hanya sekitar Rp300 juta per tahun menjadi Rp12 […]

  • HUT ke-25 Demokrat, DPD Sulbar Pilih Sekretariat Lama untuk Kenang Perjuangan

    HUT ke-25 Demokrat, DPD Sulbar Pilih Sekretariat Lama untuk Kenang Perjuangan

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Ada alasan mengapa DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat memilih kembali ke sekretariat lama untuk merayakan hari ulang tahun partai ke-25. Di tempat yang berada di Jalan Husni Thamrin, Mamuju, itu tersimpan perjalanan panjang Demokrat Sulbar. Selama kurang lebih 17 tahun, tempat tersebut menjadi salah satu ruang bagi kader membangun organisasi, berkonsolidasi, dan […]

  • Dukung Visi Gubernur, DPMPTSP Sulbar Optimalkan Evaluasi Pelayanan Publik 2026

    Dukung Visi Gubernur, DPMPTSP Sulbar Optimalkan Evaluasi Pelayanan Publik 2026

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju  –Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar rapat Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) mandiri 2026, Rabu, 4 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas surat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulbar terkait pelaksanaan pemantauan dan evaluasi kinerja pelayanan publik lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) […]

  • Pemprov Sulbar Alokasikan Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan untuk 3.644 Jiwa di Majene

    Pemprov Sulbar Alokasikan Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan untuk 3.644 Jiwa di Majene

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengalokasikan bantuan iuran Jaminan Kesehatan Daerah (PBPU dan BP Pemda) bagi 3.644 jiwa untuk Kabupaten Majene pada tahun 2025. Nilai bantuan tersebut mencapai Rp1,23 miliar. Kebijakan ini dibahas dalam Rapat Koordinasi persiapan pengumpulan data bantuan dan kegiatan pembangunan SKPD Provinsi Sulbar pada APBD maupun Perubahan APBD 2025. Rapat […]

  • Pastikan Keamanan Arus Balik Lebaran, Kapolri Patroli Udara Jalur Tol

    Pastikan Keamanan Arus Balik Lebaran, Kapolri Patroli Udara Jalur Tol

    • 0Komentar

    INTUIS.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan patroli udara menggunakan Helikopter, di jalur tol untuk mengecek kondisi terkini arus balik Hari Raya Idul Fitri 2024. Tinjauan secara langsung tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan masyarakat dalam momen arus balik Lebaran khususnya via jalan tol, pada hari ini, Senin (15/4/2024). Dalam hal ini, Kapolri melakukan peninjauan […]

expand_less