Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Petani Terdampak Banjir di Kota Padang

Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Petani Terdampak Banjir di Kota Padang

Intuisi.id – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menyalurkan bantuan sarana produksi pertanian senilai Rp100 juta bagi tiga kelompok tani terdampak banjir di Kota Padang, Sumatera Barat.

Bantuan ini merupakan bentuk dukungan Perusahaan terhadap pemulihan aktivitas pertanian, agar masyarakat setempat dapat kembali bangkit pascabencana.

Direktur Utama Pupuk Kaltim, Rafli Yandra, mengatakan bantuan menyasar tiga kelompok tani, meliputi Kelompok Tani Lapau Munggu, Kelompok Tani Anugrah, dan Kelompok Tani Patamuan.

Adapun bantuan yang disalurkan terdiri atas berbagai sarana produksi pertanian untuk memulai kembali aktivitas budidaya, meliputi pupuk, pestisida, benih, serta alat dan mesin pertanian.

Menurut Rafli, bencana tidak hanya menimbulkan kerusakan terhadap lingkungan dan permukiman masyarakat, tetapi juga berdampak langsung terhadap sumber ekonomi, khususnya bagi masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian.

Banjir yang terjadi turut memengaruhi kelangsungan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, sehingga diperlukan berbagai upaya untuk mempercepat proses pemulihan.

“Pupuk Kaltim turut merasakan keprihatinan atas dampak yang dialami masyarakat akibat bencana banjir. Untuk itu, kami hadir mendukung proses pemulihan agar masyarakat, khususnya petani, dapat kembali menjalankan aktivitas dan menggerakkan perekonomian,” ujar Rafli, Kamis (27/8/2026).

Dijelaskan Rafli, dengan tersedianya kebutuhan dasar untuk kegiatan pertanian, seluruh kelompok tani penerima manfaat diharapkan dapat kembali mengolah lahan dan memulai proses budidaya, serta secara bertahap meningkatkan produktivitas pertanian setempat.
Mengingat, sektor pertanian berkaitan langsung dengan ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat.

“Saat para petani terdampak, pemulihan sektor pertanian perlu menjadi perhatian bersama. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban para petani agar mereka dapat kembali bangkit,” terang Rafli.

Lebih lanjut, Rafli menegaskan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan merupakan bagian dari komitmen Pupuk Kaltim dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan.

Pupuk Kaltim terus berupaya menghadirkan program yang tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga mendorong kemandirian dan keberlanjutan bagi penerima manfaat.

Terlebih, kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan pascabencana.

Setiap pihak memiliki peran untuk saling mendukung, sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih optimal.

“Kami percaya, pemulihan pascabencana membutuhkan semangat kebersamaan. Karena itu, Pupuk Kaltim terus membuka ruang kolaborasi, sekaligus mengambil bagian dalam menyikapi berbagai kondisi sosial di masyarakat,” ungkap Rafli.

Ke depan, Pupuk Kaltim akan terus meningkatkan peran sebagai agen pembangunan dengan menghadirkan berbagai program berkelanjutan maupun pengembangan sektor strategis yang memberikan dampak langsung bagi kehidupan masyarakat.

“Kami akan terus hadir dengan mendorong berbagai inisiatif dalam meningkatkan kemandirian, serta menciptakan nilai berkelanjutan bagi masyarakat dan daerah,” tambah Rafli.

Mewakili Pemerintah Kota Padang, Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Yoice Yuliani menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Pupuk Kaltim bagi kelompok tani terdampak banjir di wilayahnya.

Menurut Yoice, bantuan tersebut sangat berarti bagi para petani yang tengah berupaya memulihkan aktivitas pertanian setelah terdampak bencana.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Pupuk Kaltim atas kepedulian bagi kelompok tani terdampak banjir di Kota Padang. Bantuan sarana produksi pertanian ini tentunya sangat bermanfaat bagi petani dalam proses pemulihan lahan,” ungkap Yoice.

Yoice menjelaskan, pemulihan sektor pertanian membutuhkan dukungan berbagai pihak. Pasalnya, dampak bencana dapat menghambat kegiatan produksi, merusak sarana pendukung, serta memengaruhi kemampuan petani untuk kembali menjalankan usaha tani secara optimal.

Untuk itu, kolaborasi dan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha, sangat diperlukan dalam membantu masyarakat. Begitu pun dengan dukungan sarana produksi yang menjadi salah satu kebutuhan penting untuk membantu petani kembali mengelola lahan dan memulai proses produksi.

Ia juga berharap bantuan ini dapat segera dimanfaatkan tiga kelompok tani penerima untuk mendukung kelangsungan usaha tani.
Yoice optimistis para petani dapat kembali bangkit dan aktivitas pertanian di Kota Padang dapat pulih secara bertahap.

“Bantuan seperti ini menunjukkan adanya kepedulian dan sinergi yang baik antara perusahaan dengan pemerintah dan masyarakat. Kami pun mengajak seluruh kelompok tani penerima manfaat untuk segera kembali produktif,” tutur Yoice.

Ketua Kelompok Tani Lapau Munggu, Masri, sebagai salah satu penerima manfaat turut menyampaikan terima kasih atas perhatian Pupuk Kaltim bagi kelompoknya.

Dukungan sarana produksi pertanian dinilai sangat membantu kelompok tani dalam memulihkan kembali aktivitas pertanian yang sempat terganggu akibat bencana.

“Adanya bantuan pupuk hingga alat pertanian sangat membantu kami untuk kembali bangkit dan melanjutkan usaha tani. Terima kasih kepada Pupuk Kaltim atas kepedulian yang diberikan. Ini menjadi semangat kami untuk kembali produktif,” ucap Masri. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Kampanye “UMKM Naik Level” di Mamuju: Pelatihan AI Jadi Senjata Baru Pengusaha Sulbar

    Kampanye “UMKM Naik Level” di Mamuju: Pelatihan AI Jadi Senjata Baru Pengusaha Sulbar

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka resmi menutup pelatihan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) literasi keuangan dan marketing berbasis Artificial Intelligence (AI) hasil kolaborasi Bank Tabungan Negara (BTN – KC) Mamuju. Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Andi Depu Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Rabu 22 April 2026 diikuti sebanyak 300 pelaku UMKM […]

  • RSUD Sulbar Perkuat Sinkronisasi Layanan dan Perizinan Berbasis Risiko

    RSUD Sulbar Perkuat Sinkronisasi Layanan dan Perizinan Berbasis Risiko

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat terus melakukan pembenahan dan percepatan peningkatan mutu layanan kesehatan. Komitmen ini diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Sinkronisasi Layanan Berbasis Kompetensi dan Pengurusan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 3 RSUD Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (21/1/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang […]

  • Dinas Kesehatan Sulbar Bentuk Tim Kerja “Si Pandai” untuk Perkuat Tata Kelola ASN

    Dinas Kesehatan Sulbar Bentuk Tim Kerja “Si Pandai” untuk Perkuat Tata Kelola ASN

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) resmi membentuk Tim Kerja “Si Pandai” (Sistem Pendampingan dan Konsultasi) pada Senin, 8 September 2025, di ruang kerja Sekretaris Dinas Kesehatan Sulbar. Kegiatan ini ditandai dengan rapat koordinasi internal, koordinasi eksternal bersama stakeholder, serta penyerahan SK Tim “Si Pandai”. Terbentuknya Tim “Si Pandai” menjadi bukti komitmen […]

  • Perkuat Efisiensi dan Akuntabilitas, Biro Organisasi Sulbar Bahas Penyusunan Probis

    Perkuat Efisiensi dan Akuntabilitas, Biro Organisasi Sulbar Bahas Penyusunan Probis

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Bagian Tatalaksana dan Pelayanan Publik menyelenggarakan Rapat Koordinasi Tim Penyusunan Proses Bisnis (Probis), bertempat di Ruang Rapat Biro Organisasi, Selasa 27 Januari 2026. Penyusunan Probis sejalan dengan Misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, dalam membangun SDM […]

  • Lindungi Inovasi Daerah, Bapperida Sulbar Perkuat Sinergi dengan Kemenkum

    Lindungi Inovasi Daerah, Bapperida Sulbar Perkuat Sinergi dengan Kemenkum

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Bapperida Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong langkah strategis untuk melindungi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi inovasi daerah. Salah satunya melalui audiensi bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Selasa (21/4/2026). Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Kantor Wilayah ini membahas inventarisasi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dan Indikasi Geografis (IG) terhadap produk […]

  • Pemkesra Sulbar Ikuti Workshop Penyusunan Studi Pembelajaran Para Penjabat Kepala Daerah

    Pemkesra Sulbar Ikuti Workshop Penyusunan Studi Pembelajaran Para Penjabat Kepala Daerah

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Kepala Bagian Pemerintahan Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Muh. Dhany Sadry, mengikuti Zoom Meeting Workshop penyusunan Studi Pembelajaran para Penjabat (Pj) Kepala Daerah yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Rabu (10/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Bagian Otda dan diikuti oleh jajaran pemerintahan daerah dari berbagai wilayah Indonesia. Workshop ini […]

expand_less