RSUD AWS Samarinda Perkuat Layanan Cuci Darah dengan 50 Unit Mesin Hemodialisa
- BERITA Pemerintahan
- calendar_month Selasa, 5 Nov 2024

INTUISI.ID, Samarinda – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) di Samarinda, Kalimantan Timur, kini memiliki 50 unit mesin hemodialisa yang beroperasi setiap hari untuk melayani pasien gagal ginjal, baik akut maupun kronis.
Sebagai salah satu fasilitas kesehatan utama di Kalimantan Timur, RSUD AWS berkomitmen memberikan layanan cuci darah yang optimal bagi masyarakat.
Direktur RSUD AWS, dr. David Masjhoer, menyampaikan bahwa fasilitas ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan harian pasien. Layanan cuci darah dibagi dalam dua sesi: sesi pagi dari pukul 08.00 hingga 13.00 dan sesi sore dari pukul 13.00 hingga 18.00, dengan setiap sesi memakan waktu sekitar 6 hingga 8 jam.
“Pada kondisi darurat, layanan ini dapat beroperasi selama 24 jam untuk membantu pasien yang mengalami gagal ginjal akut, terutama karena dehidrasi berat atau pendarahan,” ujar dr. David.
Ia juga menambahkan bahwa layanan tetap tersedia pada akhir pekan, dengan satu sesi khusus untuk pasien kronis yang memerlukan perawatan rutin.
Ke depan, RSUD AWS berencana mengembangkan layanan transplantasi ginjal untuk mengurangi ketergantungan pasien pada cuci darah.
“Kami sedang mempersiapkan infrastruktur dan protokol yang dibutuhkan untuk mendukung layanan transplantasi ginjal,” jelas dr. David.
Saat ini, layanan hemodialisa di RSUD AWS didukung penuh oleh BPJS Kesehatan, sehingga pasien dapat menerima layanan ini tanpa biaya tambahan. Langkah ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup pasien gagal ginjal di Kalimantan Timur.
(*)
- person

Saat ini belum ada komentar