PUPR Bontang Serahkan 41 Dokumen Lama, Jadi Rekam Jejak Pembangunan Kota
- BERITA PARIWARA Pemerintahan Pemkot Bontang
- calendar_month Senin, 10 Agt 2026

INTUISI.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bontang mulai menyelamatkan dokumen-dokumen pembangunan yang memiliki nilai sejarah. Sebanyak 41 lembar arsip statis diserahkan kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang, Senin (10/8/2026).
Penyerahan berlangsung di Ruang Rapat Kepala DPUPR Bontang. Kepala DPUPR Bontang, Edy Prabowo, menyerahkan langsung arsip tersebut kepada Kepala DPK Bontang, Retno Febriaryanti.
Proses penyerahan ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima sebagai bentuk resmi pengelolaan arsip oleh lembaga kearsipan daerah.
Dokumen yang diserahkan berkaitan dengan pembangunan Gedung Gabungan Dinas Pemerintah Kota Bontang. Arsip tersebut tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari rekam jejak pembangunan infrastruktur pemerintahan di Kota Bontang.
Edy mengatakan penyerahan tersebut menjadi langkah awal DPUPR dalam membenahi sekaligus meningkatkan tata kelola kearsipan.
“Ini merupakan langkah awal bagi DPUPR untuk lebih tertib dalam pengelolaan arsip. Arsip bukan hanya sekadar dokumen yang disimpan, tetapi merupakan bagian dari rekam jejak pembangunan yang harus kita jaga,” ujar Edy.
Menurutnya, dokumen pembangunan memiliki nilai penting karena dapat menjadi sumber informasi untuk melihat perjalanan pembangunan daerah dari waktu ke waktu.
“Dengan diserahkannya arsip statis ini kepada DPK, kami berharap dokumen-dokumen penting terkait pembangunan Kota Bontang dapat tersimpan dengan baik dan menjadi sumber informasi bagi generasi yang akan datang,” katanya.
Kepala DPK Bontang, Retno Febriaryanti, menyambut baik penyerahan arsip dari DPUPR. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap penyelamatan dokumen yang memiliki nilai sejarah bagi daerah.
“Kami sangat antusias dan menyambut baik penyerahan arsip statis dari DPUPR. Ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap penyelamatan arsip yang memiliki nilai sejarah dan informasi bagi daerah,” ungkap Retno.
Penyerahan kali ini juga menjadi momentum perdana bagi DPUPR Bontang dalam menyerahkan arsip statis kepada DPK. DPUPR tercatat sebagai salah satu dari lima organisasi perangkat daerah (OPD) di Bontang yang telah melakukan penyerahan arsip statis.
Edy berharap langkah tersebut dapat diikuti OPD lainnya dengan mulai mengidentifikasi, menata dan menyerahkan arsip yang telah memiliki nilai kesejarahan kepada lembaga kearsipan daerah.
“Arsip pembangunan harus kita jaga karena menjadi bagian dari memori perjalanan Kota Bontang. Apa yang dibangun hari ini harus memiliki rekam jejak yang bisa dilihat dan dipelajari generasi mendatang,” pungkas Edy. (*)
- person

Saat ini belum ada komentar