Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Perkuat Tata Kelola Air, Pemerintah Provinsi Sulbar Bentuk dan Kukuhkan Dewan SDA Tahun 2026

Perkuat Tata Kelola Air, Pemerintah Provinsi Sulbar Bentuk dan Kukuhkan Dewan SDA Tahun 2026

Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat tata kelola sumber daya air melalui pembentukan dan penguatan Dewan Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026. Dewan SDA menjadi wadah koordinasi lintas sektor dalam mendukung pengelolaan sumber daya air yang terpadu, berkelanjutan, dan berkeadilan.

Pembentukan Dewan SDA Provinsi mengacu pada Peraturan Menteri PUPR Nomor 3 Tahun 2024 tentang Pedoman Pembentukan Dewan SDA, serta menindaklanjuti pengaturan daerah yang telah ada.

Dewan SDA Provinsi Sulawesi Barat juga dibagi ke dalam tiga komisi, yaitu Komisi I (Konservasi Sumber Daya Air), Komisi II (Pendayagunaan Sumber Daya Air), dan Komisi III (Pengendalian Sumber Daya Air), yang masing-masing memiliki peran strategis sesuai lingkup kewenangannya dalam mendukung pengelolaan sumber daya air secara menyeluruh.

Keberadaan Dewan SDA Provinsi Sulawesi Barat ini selaras dengan visi dan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif serta pembangunan infrastruktur dan sumber daya alam yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Melalui penguatan fungsi konservasi, pendayagunaan, dan pengendalian sumber daya air, Dewan SDA diharapkan mampu mendukung ketahanan air, ketahanan pangan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat.

Secara kelembagaan, Dewan SDA Provinsi Sulawesi Barat terdiri atas 25 orang unsur pemerintah dan 15 orang unsur nonpemerintah, yang mencerminkan keterwakilan perangkat daerah, balai teknis, akademisi, organisasi masyarakat, serta kelompok petani pemakai air. Komposisi ini menjadi fondasi penting bagi kolaborasi multipihak dalam setiap komisi guna menghasilkan rekomendasi kebijakan yang komprehensif dan implementatif.

Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Sulawesi Barat, Ir. Suriana Zain, ST,MM, IPM menegaskan bahwa pembagian komisi dalam Dewan SDA memperkuat efektivitas koordinasi dan pembahasan isu strategis sumber daya air.

“Pembentukan dan penguatan Dewan SDA, termasuk pembagian ke dalam tiga komisi, merupakan langkah strategis untuk memastikan pengelolaan sumber daya air berjalan terpadu, berbasis data, dan lintas sektor. Dengan peran yang jelas pada setiap komisi, kebijakan yang dihasilkan diharapkan lebih fokus, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Untuk tahun 2026, Dewan SDA Provinsi Sulawesi Barat telah menyusun timeline kegiatan yang meliputi pembentukan struktur organisasi dan komisi, identifikasi isu strategis pada masing-masing bidang, pengumpulan dan inventarisasi data sumber daya air, hingga pelaksanaan sidang pleno sebagai forum perumusan rekomendasi kebijakan kepada Pemerintah Daerah. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Pemkesra Sulbar Hadiri Rakor di Mendagri, Bahas Batas Wilayah dengan Sulteng

    Pemkesra Sulbar Hadiri Rakor di Mendagri, Bahas Batas Wilayah dengan Sulteng

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Jakarta – Kepala Bagian Pemerintahan Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Muh. Dhany Sadry, menghadiri Rapat Penyelesaian dan Pembahasan Kebijakan Batas Daerah antara Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat, dan Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan ini berlangsung di Kementerian Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, dan diikut jajaran pejabat Kemendagri pada senin 10 […]

  • Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra. (Foto : Ist)

    Pasca Kejadian Penembakan, Samri Shaputra Minta Perketat Pengawasan Izin Senjata Api

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, SAMARINDA – Kasus penembakan yang menewaskan seorang pria di depan THM Jalan Imam Bonjol, Samarinda, pada Minggu (04/05/2025), mendorong Ketua Komisi I DPRD Samarinda Samri Shaputra, guna mendesak pemerintah agar memperketat pengawasan penggunaan senjata api oleh warga sipil. “Regulasi yang membatasi penggunaan senjata api sangat dibutuhkan untuk mencegah kejadian serupa,” terangnya. Bahkan, akibat kasus […]

  • Amujib Dorong Akselerasi Perencanaan: Bapperida Sulbar Fokus Data Kemiskinan dan Stunting

    Amujib Dorong Akselerasi Perencanaan: Bapperida Sulbar Fokus Data Kemiskinan dan Stunting

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat terus melakukan akselerasi dalam penyusunan rencana pembangunan daerah. Dalam rapat internal yang dipimpin langsung oleh Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, dan dihadiri para kepala bidang, Rabu (21/01/2026). Amujb menegaskan bahwa pola kerja rutin harus segera ditinggalkan demi menghasilkan perencanaan yang lebih berkualitas dan […]

  • Bapperida Sulbar Perkuat Tata Kelola Pembangunan Melalui Penerapan Manajemen Risiko

    Bapperida Sulbar Perkuat Tata Kelola Pembangunan Melalui Penerapan Manajemen Risiko

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap program pembangunan daerah berjalan efektif, akuntabel, dan minim risiko kegagalan. Langkah ini diwujudkan melalui penerapan manajemen risiko terintegrasi dalam seluruh tahapan perencanaan pembangunan. Komitmen tersebut ditegaskan melalui keikutsertaan Bapperida Sulbar dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Risiko yang […]

  • Prioritaskan Sektor Esensial, Pemkot Bontang Batalkan Proyek Wisata Waduk Kanaan

    Prioritaskan Sektor Esensial, Pemkot Bontang Batalkan Proyek Wisata Waduk Kanaan

    • 0Komentar

    Intuisi.id – Pemerintah Kota Bontang memutuskan membatalkan rencana pengembangan Waduk Kanaan sebagai destinasi wisata baru karena dinilai terlalu membebani keuangan daerah. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyampaikan, keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi fiskal daerah yang belum memungkinkan untuk menjalankan proyek berskala besar. “Pada dasarnya konsep ini disiapkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun karena […]

  • TP PKK Sulbar dan Dinkes Sulbar Dorong Kolaborasi Penanganan Stunting di Majene

    TP PKK Sulbar dan Dinkes Sulbar Dorong Kolaborasi Penanganan Stunting di Majene

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Majene – Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Barat bersama Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat aksi kolaboratif dalam penanganan stunting melalui program unggulan PASTI PADU. Kegiatan ini berlangsung di Dapur Mandar, Kabupaten Majene, Kamis (9/10), dengan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan daerah. Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Barat Ny. Harsinah […]

expand_less