Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Legislator Kutai Timur dan Sekda Sepakati Pentingnya Pemekaran untuk Pembangunan Merata

Legislator Kutai Timur dan Sekda Sepakati Pentingnya Pemekaran untuk Pembangunan Merata

Kutai Timur, Intuisi.id – Wacana pemekaran Kabupaten Kutai Timur menjadi Kabupaten Kutai Utara terus didorong meskipun terkendala oleh moratorium dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Timur, Rizali Hadi, menegaskan bahwa persyaratan administratif dan teknis untuk pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) sudah terpenuhi. “Kutai Utara sudah siap (secara administratif dan teknis), namun moratorium dari Kemendagri yang menjadi hambatan utama,” jelasnya dalam sebuah pernyataan.

Kabupaten Kutai Utara diusulkan mencakup delapan kecamatan, yaitu Muara Wahau, Muara Bengkal, Muara Ancalong, Busang, Long Mesangat, Telen, Kombeng, dan Batu Ampar. Dengan cakupan wilayah yang luas, pemekaran ini dipandang penting untuk meningkatkan efisiensi pembangunan dan mempermudah akses pelayanan publik di wilayah tersebut. Rizali menegaskan bahwa posisi strategis Kutai Timur sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara membuat pemekaran menjadi sangat relevan. “Dengan luas wilayah yang sangat besar, pemekaran akan mempermudah percepatan pembangunan di seluruh wilayah Kalimantan Timur, khususnya di Kutai Timur,” tambahnya.

Selain Kutai Utara, wilayah Sangkulirang juga diusulkan menjadi DOB, mencakup lima kecamatan: Sangkulirang, Sandaran, Karangan, Kaubun, dan Kaliorang. Namun, tantangan utama dalam pembentukan DOB Sangkulirang adalah jumlah penduduk yang belum memenuhi syarat minimal 143.581 jiwa. Kendala demografis ini menjadi hambatan utama meskipun aspek administratif sudah siap.

Anggota Komisi A DPRD Kutai Timur, Bambang Bagus Wondo Saputra, turut memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemekaran ini, terutama karena dampaknya terhadap peningkatan infrastruktur di Daerah Pemilihan 4 (Dapil 4) yang ia wakili. “Kita memerlukan pembangunan rumah sakit yang memadai di Dapil 4. Akses kesehatan bagi masyarakat di daerah terpencil perlu ditingkatkan agar mereka tidak harus menempuh jarak yang jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” ujarnya.

Bambang juga menyoroti pentingnya prioritas di sektor pendidikan. “Pendidikan juga harus menjadi prioritas, mengingat jumlah penduduk terus bertambah dan perkembangan daerah semakin pesat. Kita memerlukan sekolah-sekolah yang berkualitas serta kesejahteraan yang layak bagi para guru,” tambah legislator dari Partai Golkar itu.

Lebih lanjut, Bambang menegaskan bahwa kesejahteraan tenaga pendidik dan medis harus diutamakan. “Kesejahteraan para guru dan tenaga medis harus menjadi perhatian, terutama di akhir tahun ini. Mereka adalah ujung tombak pelayanan bagi masyarakat, jadi sudah sepantasnya diperhatikan kesejahteraannya,” katanya.(ADV)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Sukseskan PEKPPP Mandiri 2026, Biro Organisasi Intensifkan Pemantauan di Tiga Biro Lingkup Setda Sulbar

    Sukseskan PEKPPP Mandiri 2026, Biro Organisasi Intensifkan Pemantauan di Tiga Biro Lingkup Setda Sulbar

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan kesiapan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Mandiri Tahun 2026, Biro Organisasi melalui Bagian Tatalaksana dan Pelayanan Publik kembali melakukan pemantauan langsung di tiga Biro Lingkup Setda Sulbar, Jumat 20 Februari 2026. Pelaksanaan PEKPPP sejalan dengan Misi Kelima Gubernur Sulbar Suhardi Duka, yaitu […]

  • BNN Kaltim Musnahkan Barang Bukti Narkoba

    BNN Kaltim Musnahkan Barang Bukti, Deklarasi Anti Narkoba

    • 1Komentar

    INTUISI.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah memusnahkan barang bukti narkoba di lapangan sepak bola Kelurahan Berbas Pantai, Kota Bontang. Pemusnahan ini dilakukan dalam rangkaian acara Deklarasi Anti Narkoba Masyarakat Pesisir dan Perbatasan Negara Indonesia, yang dipimpin langsung oleh Kepala BNN Kaltim, Rudi Hartono. Acara ini juga dihadiri oleh Wali Kota […]

  • Pemprov Sulbar dan Baznas RI Sepakat Perkuat Program Penanggulangan Kemiskinan

    Pemprov Sulbar dan Baznas RI Sepakat Perkuat Program Penanggulangan Kemiskinan

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka menghadiri Rapat Koordinasi Daerah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi dan Kabupaten se-Sulbar yang berlangsung di Ballroom Andi Depu, Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Senin, 17 November 2025. Kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dengan Baznas Provinsi dan Baznas Kabupaten […]

  • Desa Salletto Jadi Pelopor Pelatihan Agen Informasi Desa di Mamuju

    Desa Salletto Jadi Pelopor Pelatihan Agen Informasi Desa di Mamuju

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pemerintah Desa Salletto, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), menggelar Pelatihan Agen Informasi Desa pada Sabtu, 9 Agustus 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Informasi Desa: Konten Cerdas Menuju Desa Lebih Keren” dengan tujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam menyampaikan informasi yang akurat, terpercaya, dan bermanfaat bagi kemajuan desa. Plt Kepala Dinas […]

  • Pemprov Sulbar Kembali Melaksanakan Gerakan Pangan Murah, Layani Masyarakat

    Pemprov Sulbar Kembali Melaksanakan Gerakan Pangan Murah, Layani Masyarakat

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pemprov melalui Dinas Ketahanan Pangan Sulbar kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) atau pasar murah di depan kantor Gubernur, Rabu 8 Oktober 2025. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulbar Abd Waris Bestari mengatakan kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap minggunya. “Kita laksanakan dalam kota maupun di pinggir kota Mamuju dan juga gencar dilaksanakan setiap kabupaten,” […]

  • Hari Pertama Sekolah, Personel Polresta Mamuju Awali Pagi dengan Mengantar Anak Sebelum Bertugas

    Hari Pertama Sekolah, Personel Polresta Mamuju Awali Pagi dengan Mengantar Anak Sebelum Bertugas

    • 0Komentar

    Mamuju – Wujud dukungan terhadap Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah, personel Polresta Mamuju memanfaatkan hari pertama masuk sekolah dengan mengantarkan anak-anak mereka ke sekolah sebelum melaksanakan tugas rutin sebagai anggota Polri, Senin pagi. 13 Juli 2026 Sejak pukul 06.00 Wita, sejumlah personel Polresta Mamuju tampak mengantar putra-putri mereka ke sekolah. Setelah memastikan anak-anak tiba dengan […]

expand_less