Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Pemkot Bontang Pangkas Belanja, Pelayanan Dasar Tetap Jadi Prioritas

Pemkot Bontang Pangkas Belanja, Pelayanan Dasar Tetap Jadi Prioritas

INTUISI.id – Pemerintah Kota Bontang melakukan penyesuaian anggaran 2026 di tengah menyempitnya ruang fiskal daerah. Meski kemampuan pendanaan belanja turun hampir Rp119 miliar, pelayanan dasar masyarakat tetap dipertahankan sebagai prioritas.

Penyesuaian tersebut tertuang dalam kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (P-KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (P-PPAS) APBD Kota Bontang Tahun Anggaran 2026.

Total kemampuan pendanaan belanja daerah berubah dari Rp2,099 triliun menjadi Rp1,980 triliun. Penurunan terutama dipengaruhi koreksi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 berdasarkan hasil audit akhir.

Estimasi SiLPA yang sebelumnya ditetapkan Rp323,38 miliar disesuaikan menjadi Rp178,01 miliar. Kondisi tersebut menyebabkan penerimaan pembiayaan berkurang Rp145,37 miliar atau sekitar 44,95 persen.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan penyesuaian anggaran tidak boleh mengorbankan pelayanan publik.

“Efisiensi anggaran tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegas Neni, Sabut, (15/8/2026)

Pemkot Bontang memilih menekan belanja pendukung operasional aparatur, seperti perjalanan dinas, rapat, honorarium, kegiatan administrasi dan kebutuhan sejenis yang masih dapat diefisienkan.

Sementara itu, belanja operasi turun dari Rp1,555 triliun menjadi Rp1,532 triliun. Belanja modal juga ikut disesuaikan dari Rp537,36 miliar menjadi Rp445,08 miliar.

Penurunan belanja modal berdampak pada penundaan sejumlah kegiatan fisik. Di antaranya pembangunan RSUD Taman Sehat, sejumlah fasilitas olahraga, gedung pemerintah serta kegiatan tahun jamak Pengembangan Danau Kanaan.

Di tengah penyesuaian tersebut, proyeksi pendapatan daerah justru meningkat dari Rp1,775 triliun menjadi Rp1,802 triliun. Kenaikannya mencapai Rp26,39 miliar atau 1,49 persen.

Kenaikan terutama berasal dari pendapatan transfer yang meningkat dari Rp1,381 triliun menjadi Rp1,418 triliun. Sebaliknya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) disesuaikan dari Rp371,07 miliar menjadi Rp361,08 miliar.

Neni mengatakan penyesuaian program dan kegiatan dilakukan dengan mempertimbangkan manfaat yang diterima masyarakat.

“Yang terpenting bukan hanya besarnya anggaran atau tingkat serapan, tetapi apa yang dapat kita tuntaskan dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Kesepakatan P-KUA dan P-PPAS tersebut disahkan dalam Rapat Paripurna ke-15 Masa Persidangan III DPRD Kota Bontang, Sabtu (15/8/2026), di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, dan dihadiri Wali Kota Neni Moerniaeni, Wakil Wali Kota Agus Haris, jajaran pemerintah daerah serta unsur terkait.

Persetujuan tersebut dituangkan dalam Keputusan DPRD Kota Bontang Nomor 19 Tahun 2026 tentang Perubahan KUA APBD dan Keputusan DPRD Nomor 20 Tahun 2026 tentang Perubahan PPAS APBD Tahun Anggaran 2026.

Dokumen tersebut selanjutnya menjadi dasar penyusunan Perubahan RKA Perangkat Daerah dan Rancangan Perubahan APBD Kota Bontang Tahun 2026.

“Efisiensi ini kita arahkan agar anggaran daerah tetap memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkas Neni. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • PPN Naik untuk Barang Mewah, SDK: Langkah Hebat Presiden Prabowo

    PPN Naik untuk Barang Mewah, SDK: Langkah Hebat Presiden Prabowo

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12 persen yang mulai diberlakukan pada 2025 mendapat dukungan penuh dari Partai Demokrat Sulawesi Barat. Gubernur Sulbar terpilih, Suhardi Duka (SDK), menyebut langkah ini menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat kecil. Dalam keterangannya melalui WhatsApp, SDK menyampaikan bahwa kebijakan PPN ini sudah diatur dalam Undang-Undang HPP (Harmonisasi Peraturan […]

  • DPMPTSP Bontang Dorong Keterlibatan Warga Lewat Survei Kepuasan Masyarakat untuk Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik

    DPMPTSP Bontang Dorong Keterlibatan Warga Lewat Survei Kepuasan Masyarakat untuk Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Bontang terus dilakukan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang, melalui pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Semester II Tahun 2025. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen DPMPTSP untuk mewujudkan pelayanan publik yang transparan, […]

  • Pemprov Sulbar Pastikan UHC 2026 Tetap Berjalan Ditengah Keterbatasan Anggaran

    Pemprov Sulbar Pastikan UHC 2026 Tetap Berjalan Ditengah Keterbatasan Anggaran

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pemprov Sulbar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Rencana Alokasi Anggaran APBD Tahun 2026 terkait Anggaran BPJS. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Oval, Lt. 3 Kantor Gubernur Sulbar, Senin 29 September 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari Quick Wins Sulbar Sehat yang digagas oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, […]

  • PUPRK Bontang Sebut  Perbaikan Drainase Belum Maksimal, Jalan Awang Long Masih Tergenang

    PUPRK Bontang Sebut  Perbaikan Drainase Belum Maksimal, Jalan Awang Long Masih Tergenang

    • 0Komentar

    Intuisi.id – Genangan air di Jalan Awang Long, tepatnya di tikungan dekat Kantor KPU Bontang, masih dikeluhkan warga dan pelaku usaha setempat. Meski perbaikan drainase telah dilakukan pada 2025 lalu, kondisi di lapangan dinilai belum banyak berubah. Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut pada Rabu (15/04/2026) kembali menyebabkan air menggenang hingga setinggi mata kaki orang […]

  • BPKPD Sulbar Perkuat Pengelolaan Aset, Lakukan Pendampingan SIPD BMD untuk 8 SKPD

    BPKPD Sulbar Perkuat Pengelolaan Aset, Lakukan Pendampingan SIPD BMD untuk 8 SKPD

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju — Pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Barat, oleh Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Bidang Barang Milik Daerah (BMD) melaksanakan kegiatan pendampingan (pengenalan awal) penginputan pada aplikasi SIPD BMD/e-BMD kepada delapan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang telah memiliki realisasi Belanja Modal untuk periode Januari hingga Mei Tahun Anggaran […]

  • Kampanye Akbar SDK-JSM, Salim Mengga Serukan Kesatuan untuk Maju Berkeadilan

    Kampanye Akbar SDK-JSM, Salim Mengga Serukan Kesatuan untuk Maju Berkeadilan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mateng – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) nomor urut 3, Dr. H. Suhardi Duka dan Mayjend (Purn) Salim Mengga (SDK-JSM), menggelar kampanye akbar di lapangan bola Desa Lara, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, pada Rabu, 9 Oktober 2024. Dalam kampanye ini, Salim Mengga, yang merupakan pensiunan TNI dengan 35 […]

expand_less