Pemkot Bontang Dorong Partai Politik Ambil Peran dalam Isu Strategis Daerah
- BERITA PARIWARA Pemerintahan Pemkot Bontang
- calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026

Intuisi.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mendorong seluruh partai politik untuk berperan aktif dalam menjawab berbagai isu strategis daerah, mulai dari penguatan ekonomi hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gelora Indonesia Kota Bontang periode 2026–2029 yang digelar di Cafe Halal Square, Sabtu (2/5/2026).
Menurut Agus Haris, pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal jika hanya mengandalkan pemerintah semata. Diperlukan sinergi dengan berbagai elemen, termasuk partai politik.
“Pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Semua pihak, termasuk partai politik, harus terlibat dan berkontribusi dalam isu-isu strategis,” ujarnya.
Ia menekankan, sejumlah sektor penting yang perlu mendapat perhatian bersama di Bontang di antaranya pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta peningkatan kualitas SDM.
“Isu pemberdayaan UMKM dan peningkatan SDM sangat relevan untuk kita dorong bersama demi kemajuan daerah,” tambahnya.
Selain itu, Pemkot Bontang juga membuka ruang bagi partai politik untuk memberikan gagasan dalam mendorong pengembangan ekonomi alternatif, termasuk sektor pariwisata sebagai potensi baru di tengah ketergantungan pada sektor industri utama.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 24 pengurus DPD Partai Gelora Bontang resmi dilantik, dengan M. Aswar dipercaya sebagai ketua periode 2026–2029.
Ketua DPD terpilih menyatakan komitmennya untuk mendukung pemerintah daerah melalui berbagai ide dan program yang berorientasi pada penguatan ekonomi lokal.
Acara pelantikan turut dihadiri Ketua DPRD Bontang, unsur Forkopimda, penyelenggara pemilu, serta jajaran pengurus Partai Gelora di tingkat pusat dan provinsi.
Melalui momentum ini, Pemkot Bontang berharap kolaborasi antara pemerintah dan partai politik dapat semakin kuat, sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat. (*)
- person

Saat ini belum ada komentar