Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Gubernur Suhardi Duka Tekankan Sinergi dan Inovasi dalam Rakorda Bangga Kencana

Gubernur Suhardi Duka Tekankan Sinergi dan Inovasi dalam Rakorda Bangga Kencana

Intuisi.id, Mamuju – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) secara resmi membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Tingkat Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026.

Rakorda yang digelar perwakilan BKKBN Sulawesi Barat ini mengangkat tema “Transformasi Kemendukbangga mendukung Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom D’Maleo Hotel, Mamuju, 12 hingga 13 Maret 2026.

Dalam sambutannya Gubernur, Suhardi Duka menyampaikan bahwa rakorda ini adalah momentum strategis untuk menyatukan visi, meneguhkan komitmen, menyelaraskan, merumuskan kebijakan – kebijakan yang menyangkut kehidupan kebangsaan khususnya keluarga berencana.

“Mulai dari pernikahan, sampai kepada anak balita, stunting, pernikahan dini, sampai kepada keluarga sejahtera dan akhirnya sampai kepada lansia sekalipun,” ujar Suhardi Duka.

Dalam konteks percepatan penurunan stunting dan pembangunan keluarga, Gubernur menekankan pentingnya menyatukan visi, sinergi dan inovasi dalam menghadapi tantangan tahun 2026 untuk membangun daerah ini.

“Ini adalah suatu rangkaian kebijakan yang harus terpadu. Kebijakannya presisi sehingga ada manfaatnya ditengah-tengah kita,” ujar SDK.

Menurutnya, Bkkbn menjadi benteng didalam menciptakan keluarga harmoni di indonesia, oleh karena itu diharapkan kepada seluruh statkholder jalin terus kerjasama dengan pemerintah.

“Kami pemerintah provinsi dan pemerintah di enam kabupaten membuka tangan yang lebar kita bisa bangun harmoni dan kerjasama sehingga program Bkkbn, program pemerintah provinsi, program TNI – Polri terpadu,” ucapnya.

“Kita ingin mencarii keluarga yang sejahtera, konsep kita adalah keluarga sejahtera sakina mawaddah warahmah. Itu konsep indonesia, yang didalamnya diberkati, dan menjadi blessing bagi setiap yang ada dilingkungannya. Itu yang kita ingin wujudkan,” ungkapnya.

Saat ini, pemerintah masih menghadapi tantangan besar dalam mewujudkan masyarakat Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera. Beberapa hambatan krusial yang perlu ditangani bersama meliputi:

Stunting: Prevalensi di Sulawesi Barat masih berada di angka 35,4%, yang menempatkan kita
pada peringkat ke-3 tertinggi di Indonesia.

Pernikahan Anak: Mencapai 11,25%, atau peringkat ke-4 nasional.

Kemiskinan Ekstrem: Masih mencakup 36.952
keluarga atau sekitar 203.802 jiwa.

Anak Tidak Sekolah (ATS): Angka putus sekolah mencapai 22,80% atau sekitar 64.548 anak. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Peduli Kesehatan Warga Pelosok, Polisi Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Pelosok Mamuju

    Peduli Kesehatan Warga Pelosok, Polisi Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Pelosok Mamuju

    • 0Komentar

    Mamuju – Tim gabungan Biddokkes Polda Sulbar bersama Polresta Mamuju menggelar kegiatan bakti kesehatan dengan memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat selama 3 hari di Desa Kopeang dan Desa Bela, Kecamatan Tapalang, Mamuju. Jumat, 24 April 2026 Kasat Binmas Polresta Mamuju AKP Andi Rady mengatakan Kegiatan ini melibatkan armada sebanyak 7 unit mobil hardtop dan […]

  • Internet SULBAR Digital Percepat Layanan, Puskesmas Pasangkayu Siapkan Anggaran Langganan 2026

    Internet SULBAR Digital Percepat Layanan, Puskesmas Pasangkayu Siapkan Anggaran Langganan 2026

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Pasangkayu – Denyut pelayanan di Puskesmas Pasangkayu kini bergerak lebih cepat. Sejak jaringan program SULBAR Digital terpasang, proses administrasi dan akses berbagai aplikasi kesehatan berjalan tanpa hambatan berarti. Kepala Puskesmas Pasangkayu, Anjas, mengakui kehadiran internet berkecepatan tinggi tersebut menjadi penopang utama pekerjaan tenaga kesehatan. Menurutnya, saat ini hampir seluruh layanan administrasi hingga pelaporan memanfaatkan […]

  • Pemprov Sulbar Alokasikan Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan untuk 3.644 Jiwa di Majene

    Pemprov Sulbar Alokasikan Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan untuk 3.644 Jiwa di Majene

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengalokasikan bantuan iuran Jaminan Kesehatan Daerah (PBPU dan BP Pemda) bagi 3.644 jiwa untuk Kabupaten Majene pada tahun 2025. Nilai bantuan tersebut mencapai Rp1,23 miliar. Kebijakan ini dibahas dalam Rapat Koordinasi persiapan pengumpulan data bantuan dan kegiatan pembangunan SKPD Provinsi Sulbar pada APBD maupun Perubahan APBD 2025. Rapat […]

  • Pemkesra Sulbar Laksanakan Kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Tokoh Agama Tahun 2025

    Pemkesra Sulbar Laksanakan Kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Tokoh Agama Tahun 2025

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Biro Pemkesra Setda Prov. Sulbar menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Tokoh Agama Tahun 2025 yang berlangsung di Kabupaten Mamuju pada Selasa (18/11/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis Pemprov Sulbar dalam kepemimpinan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga untuk memperkuat peran tokoh […]

  • Pemprov Sulbar Beralih ke SP2D Online: Gaji ASN Lebih Cepat dan Transparan

    Pemprov Sulbar Beralih ke SP2D Online: Gaji ASN Lebih Cepat dan Transparan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Sebagai bagian dari transformasi digital pengelolaan keuangan daerah, untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, sesuai visi misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, BPKPD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Pembayaran Gaji ASN melalui SP2D Online, bertempat di ruang rapat Kantor BPKPD Sulbar, […]

  • Pemprov Sulbar Segera Inisiasi Pembentukan TPKJM, Perkuat Penanganan Kasus Pasung

    Pemprov Sulbar Segera Inisiasi Pembentukan TPKJM, Perkuat Penanganan Kasus Pasung

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju –  Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) akan segera menginisiasi pembentukan Tim Penggerak Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) di tingkat provinsi. Langkah ini menjadi penguatan sistematis dalam penanganan persoalan kesehatan jiwa di daerah. Inisiatif tersebut sejalan dengan Panca Daya ke-3 Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yaitu membangun […]

expand_less