Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Pemkesra Sulbar Gelar Rapat, Bahas Batas Wilayah bersama Kementerian dalam Negeri RI

Pemkesra Sulbar Gelar Rapat, Bahas Batas Wilayah bersama Kementerian dalam Negeri RI

Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Penegasan Batas Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Selasa (13/1/2026). Rapat berlangsung di Ruang Rapat Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulbar.

Rapat yang difasilitasi Biro Pemkesra ini bertujuan mengidentifikasi sekaligus menyelesaikan berbagai hambatan dalam proses penetapan batas wilayah, baik batas antarprovinsi maupun batas antar kabupaten/kota di wilayah Sulawesi Barat.

Berdasarkan data status per Januari 2026 yang dipaparkan dalam rapat, progres penegasan batas antarprovinsi menunjukkan capaian yang masih perlu terus didorong. Dari total 10 segmen batas antarprovinsi, baru 1 segmen (10 persen) yang telah berstatus definitif. Sementara 1 segmen (10 persen) masih bersifat indikatif, dan 8 segmen lainnya (80 persen) berada dalam proses penyelesaian di Kemendagri atau telah mencapai kesepakatan teknis.

Adapun untuk batas antar kabupaten/kota di internal Sulbar, dari total 7 segmen, sebanyak 2 segmen (28,57 persen) telah definitif. Namun, mayoritas yakni 5 segmen (71,43 persen) masih dalam tahap penyusunan peraturan menteri sebagai dasar hukum penetapannya.

Selain itu, rapat juga membahas isu strategis terkait batas kewenangan pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) di wilayah laut antara Provinsi Sulawesi Barat dan Provinsi Sulawesi Tengah.

Saat ini, kedua provinsi telah mencapai kesepakatan bersama dan proses penyusunan rancangan peraturan menteri tengah berjalan di tingkat pusat.

Ini juga menindaklanjuti arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga.

Rapat menghasilkan komitmen bersama seluruh pihak untuk mempercepat finalisasi seluruh segmen batas yang belum definitif. Langkah konkret yang disepakati meliputi penguatan koordinasi teknis lintas sektor, harmonisasi data dan peta batas wilayah, serta percepatan proses administrasi dan regulasi di tingkat pusat.

Plt. Kepala Biro Pemkesra Murdanil dalam pernyataannya menegaskan bahwa penegasan batas daerah merupakan fondasi penting bagi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Dengan luas wilayah Sulawesi Barat yang mencakup enam kabupaten dan 575 desa, kejelasan batas wilayah bukan sekadar urusan administratif, tetapi menjadi dasar kepastian hukum, peningkatan akurasi perencanaan pembangunan, optimalisasi pelayanan publik, serta pencegahan potensi konflik di masa depan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa percepatan penegasan batas daerah sejalan dengan visi Pancadaya yang dicanangkan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, berkeadilan, dan berorientasi pada pelayanan publik serta pemerataan pembangunan.

Pemprov Sulbar berharap, melalui sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi, Kemendagri, dan pemerintah kabupaten, target percepatan penegasan batas daerah dapat segera tercapai demi mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif di seluruh wilayah Sulawesi Barat.(*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Jamin Kelancaran dan Kekhusyukan Ibadah Tarawih, Polresta Mamuju Gelar Pengamanan di 14 Masjid

    Jamin Kelancaran dan Kekhusyukan Ibadah Tarawih, Polresta Mamuju Gelar Pengamanan di 14 Masjid

    • 0Komentar

    MAMUJU – Demi menjamin rasa aman dan nyaman bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah Shalat Tarawih di bulan suci Ramadhan, Polresta Mamuju mengerahkan sejumlah personel untuk melakukan pengamanan di 14 masjid yang berada di wilayah Kota Mamuju. Pengamanan dilakukan setiap malam selama bulan Ramadhan dengan fokus pada masjid-masjid yang memiliki jumlah jamaah cukup besar. Langkah […]

  • Dukung Pembangunan Sektor Perkebunan Lebih Maju, Disbun Sulbar Ikuti Sosialisasi Pendanaan SDMP dan Penandatanganan PKS di Bogor

    Dukung Pembangunan Sektor Perkebunan Lebih Maju, Disbun Sulbar Ikuti Sosialisasi Pendanaan SDMP dan Penandatanganan PKS di Bogor

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor perkebunan, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat Muh. Faizal Thamrin bersama Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Perkebunan Amirullah Rasyid, turut berpartisipasi dalam kegiatan Sosialisasi Pendanaan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan (SDMP) yang dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), yang dilaksanakan pada tanggal […]

  • Hoaks Kian Tak Terbendung, Diskominfo Sulbar Galakkan Literasi Digital

    Hoaks Kian Tak Terbendung, Diskominfo Sulbar Galakkan Literasi Digital

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menaruh perhatian serius pada derasnya arus informasi di ruang digital. Lewat Diskominfo, masyarakat diajak memperkuat literasi digital agar tak mudah terjebak hoaks yang kian masif di media sosial. Langkah ini menjadi tindak lanjut atas arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Salim S Mengga yang menempatkan literasi […]

  • Bapperida Sulbar Tegaskan Literasi Jadi Fondasi Strategis Pembangunan Daerah

    Bapperida Sulbar Tegaskan Literasi Jadi Fondasi Strategis Pembangunan Daerah

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Di tengah transformasi pembangunan menuju Generasi Emas 2045, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan bahwa literasi bukan sekadar urusan kebudayaan atau pendidikan semata, melainkan fondasi strategis dalam perencanaan pembangunan daerah. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bapperida Sulbar, Darwis Damir, yang didampingi Perencana […]

  • Pemprov Sulbar Perkuat Intervensi Stunting Lewat Program PASTI PADU

    Pemprov Sulbar Perkuat Intervensi Stunting Lewat Program PASTI PADU

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat langkah strategis dalam percepatan penurunan stunting sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Berdasarkan data status gizi Provinsi Sulawesi Barat per November 2025, dari total 112.307 sasaran balita, sebanyak 79.612 balita atau 75,13 persen telah dilakukan pengukuran status gizi. Hasil […]

  • 12 Kali Berturut-turut, Pemprov Sulbar Kembali Raih WTP di Tengah Tahun Penuh Tantangan Fiskal

    12 Kali Berturut-turut, Pemprov Sulbar Kembali Raih WTP di Tengah Tahun Penuh Tantangan Fiskal

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kali ini untuk yang ke-12 secara berturut-turut. Capaian ini disampaikan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Junda Maulana, mewakili Gubernur Suhardi Duka, dalam Rapat Paripurna DPRD Sulbar yang membahas penjelasan Gubernur terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Tahun 2025, Senin […]