Pansus LKPJ DPRD Bontang Dorong Optimalisasi Serapan Anggaran BPBD
- BERITA DPRD Bontang PARIWARA
- calendar_month Rabu, 20 Mei 2026

INTUISI.id – Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Kota Bontang meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan evaluasi serius terhadap proses perencanaan anggaran setelah ditemukan sisa anggaran lebih dari Rp11,6 miliar pada tahun anggaran 2025.
Sorotan tersebut mencuat dalam rapat kerja Pansus LKPJ bersama BPBD yang digelar di Kantor BPKAD.
Ketua Pansus LKPJ DPRD Bontang, Ubayya Begawan, mengatakan realisasi anggaran BPBD secara persentase memang tergolong tinggi, yakni sekitar 95 persen. Namun, menurutnya, besarnya nominal anggaran yang masih tersisa tetap menjadi perhatian penting dalam evaluasi penggunaan APBD.
“Kalau persentasenya memang tinggi, tetapi kalau dilihat dari nilainya, sisa anggarannya masih cukup besar,” ujarnya.
Menurut Pansus, kondisi tersebut menunjukkan masih perlunya pembenahan dalam tahap perencanaan program agar alokasi anggaran benar-benar sesuai kebutuhan operasional dan kondisi di lapangan.
Selain berdampak pada efektivitas penggunaan anggaran, sisa dana yang tidak terserap juga dinilai berpotensi menghambat optimalisasi pembiayaan sektor lain di tengah keterbatasan ruang fiskal daerah.
Dalam pembahasan evaluasi, DPRD turut menyoroti sejumlah pos belanja yang masih menyisakan anggaran cukup besar, di antaranya logistik penanggulangan bencana, belanja pegawai seperti gaji dan tunjangan, hingga jasa pelayanan umum perkantoran.
Pansus berharap BPBD dapat meningkatkan kualitas perencanaan sekaligus efektivitas realisasi anggaran pada tahun berikutnya dengan target serapan minimal mencapai 97 persen.
“Evaluasi ini penting. Ke depan serapan anggaran harus bisa lebih optimal, setidaknya mendekati 97 persen,” tegasnya.
Target tersebut juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat yang mendorong sisa lebih penggunaan anggaran (SiLPA) daerah ditekan seminimal mungkin, idealnya tidak melebihi tiga persen dari total anggaran yang tersedia. (AJ)
- person

Saat ini belum ada komentar