Neni Soroti Dugaan Pelecehan Anak di Bontang Lestari, Minta Penanganan Cepat dan Terpadu
- BERITA PARIWARA Pemerintahan Pemkot Bontang
- calendar_month Jumat, 27 Mar 2026

Intuisi.id – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyoroti adanya dugaan kasus pelecehan seksual terhadap seorang anak di Kelurahan Bontang Lestari.
Temuan tersebut mencuat saat dirinya melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau program rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayah tersebut, Jumat (27/3/2026).
Dalam kunjungan itu, Neni tidak hanya memantau progres pembangunan fisik, tetapi juga menemukan persoalan sosial yang dinilai membutuhkan perhatian dan penanganan segera, khususnya terkait perlindungan anak.
Ia menegaskan, setiap persoalan sosial yang terjadi di masyarakat harus direspons secara cepat, terlebih jika menyangkut anak sebagai kelompok rentan.
“Setiap persoalan sosial harus segera ditangani. Terlebih jika menyangkut anak, ini menjadi perhatian serius pemerintah,” tegasnya.
Neni pun meminta pihak kelurahan untuk lebih aktif dalam melakukan pendataan serta meningkatkan respons terhadap berbagai persoalan sosial di lingkungan masyarakat.
Selain itu, ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, terutama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB), guna memastikan penanganan korban berjalan optimal dan menyeluruh.
Menurutnya, penanganan korban tidak cukup hanya dari sisi administratif, tetapi juga harus mencakup pendampingan psikologis agar korban dapat pulih dengan baik.
“Koordinasi harus diperkuat, termasuk memastikan korban mendapatkan pendampingan psikologis yang layak,” ujarnya.
Pemerintah Kota Bontang, lanjut Neni, berkomitmen untuk terus memperkuat sistem perlindungan anak serta memastikan setiap kasus yang terjadi dapat ditangani secara cepat, tepat, dan komprehensif.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bagi semua pihak, mulai dari keluarga, lingkungan, hingga pemerintah, untuk meningkatkan kewaspadaan dan peran aktif dalam melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan. (*)
- person

Saat ini belum ada komentar