Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Pemetaan Produk Hukum Daerah Berspektif HAM, Wujud Implementasi Panca Daya

Pemetaan Produk Hukum Daerah Berspektif HAM, Wujud Implementasi Panca Daya

Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) melalui Biro Hukum Sekretariat Daerah (Setda) mengikuti Rapat Pemetaan Produk Hukum Daerah yang berpotensi diskriminatif dalam rangka penguatan regulasi daerah yang berperspektif Hak Asasi Manusia (HAM). Kegiatan ini dilaksanakan di ruang Rapat Seno Adji, Kantor Wilayah Kementerian HAM Sulbar, Senin, (6/4/2026).

Rapat dihadiri oleh tiga orang Jabatan Fungsional Analis Hukum Biro Hukum Setda Sulbar, yakni Ulwiah, Andi Armiyati, dan Rina, bersama jajaran Kantor Wilayah Kementerian HAM Sulbar. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pemetaan terhadap produk hukum daerah yang telah ditetapkan oleh Pemprov Sulbar, khususnya yang berpotensi mengandung norma diskriminatif.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh regulasi selaras dengan prinsip-prinsip HAM serta mendukung pelaksanaan Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM).

Dalam rapat tersebut, disepakati beberapa langkah strategis, yaitu:
1. Melakukan analisa terhadap seluruh produk hukum daerah dengan perspektif HAM.
2. Melaksanakan pendampingan dalam proses analisa agar sesuai dengan standar HAM.
3. Melakukan pencabutan maupun penyesuaian terhadap pasal-pasal yang terindikasi diskriminatif.

Upaya ini sebagai implementasi Panca Daya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, melalui penyusunan regulasi yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan. Selain itu, pemetaan produk hukum berperspektif HAM turut mendukung daya perlindungan sosial dengan memastikan setiap kebijakan daerah memberikan jaminan perlindungan hak bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.

Kepala Biro Hukum Setda Sulbar, Suhendra menegaskan bahwa pemetaan produk hukum ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kualitas regulasi daerah sekaligus implementasi nilai-nilai Panca Daya.

“Melalui pemetaan ini, kami memastikan bahwa setiap produk hukum daerah tidak hanya memenuhi aspek legalitas formal, tetapi juga mengedepankan prinsip keadilan dan non-diskriminasi sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan dalam kerangka Panca Daya,” ujarnya.

Ia menegaskan, Biro Hukum akan terus melakukan koordinasi dan pendampingan dengan Kantor Wilayah Kementerian HAM guna memastikan setiap regulasi daerah yang dihasilkan mampu memberikan perlindungan hukum yang optimal serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sulbar. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Salat Tarawih Perdana, Kenang Almarhum Wagub Salim S Mengga, Suhardi Duka: Perbaiki Kehidupan Selagi Masih Diberi Kesempatan

    Salat Tarawih Perdana, Kenang Almarhum Wagub Salim S Mengga, Suhardi Duka: Perbaiki Kehidupan Selagi Masih Diberi Kesempatan

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menunaikan salat tarawih perdana di Masjid Suada, Mamuju, Rabu 18 Februari 2026 malam. Ia hadir mengenakan baju putih, didampingi Sekda Sulbar Junda Maulana dan sejumlah pimpinan OPD, berada di saf depan bersama jemaah lain. Di masjid, Suhardi Duka mengajak warga menyambut Ramadan dengan harapan, kegembiraan, dan optimisme. […]

  • DPRD Sulbar Selesaikan Pembahasan KUA-PPAS TA 2025 dan KUPA-PPAS TA 2024

    DPRD Sulbar Selesaikan Pembahasan KUA-PPAS TA 2025 dan KUPA-PPAS TA 2024

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – DPRD Provinsi Sulawesi Barat telah menyelesaikan pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2025 serta Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) Tahun Anggaran 2024. Rapat finalisasi ini dilaksanakan di Rumah Aspirasi Sekretariat DPRD Sulbar dan dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, Abdul […]

  • Yusuf T. Silambi: Sistem Reward and Punishment, Kunci Reformasi ASN di Kutai Timur

    Yusuf T. Silambi: Sistem Reward and Punishment, Kunci Reformasi ASN di Kutai Timur

    • 0Komentar

    Kutai Timur,Intuisi.id – Yusuf T. Silambi, anggota DPRD Kutai Timur, menyerukan penerapan sistem reward and punishment sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kinerja aparatur sipil negara (ASN). Dalam wawancara via telepon, Selasa (17/11/2024), Yusuf menegaskan bahwa sistem ini adalah langkah penting untuk menciptakan pemerintahan yang lebih profesional dan bertanggung jawab. “Pegawai yang menunjukkan kinerja baik dan […]

  • Sebelum SK Ditandatangani, 4.185 PPPK Paruh Waktu di Sulbar Wajib Ikuti Apel Pengecekan Fisik

    Sebelum SK Ditandatangani, 4.185 PPPK Paruh Waktu di Sulbar Wajib Ikuti Apel Pengecekan Fisik

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) memastikan proses pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Formasi Tahun 2025 berjalan akuntabel dan transparan. Sebelum Surat Keputusan (SK) pengangkatan ditandatangani Gubernur Sulbar, sebanyak 4.185 PPPK Paruh Waktu diwajibkan mengikuti apel pengecekan fisik. Apel tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 22 Desember 2025, bertempat […]

  • Dorong Ekonomi Sulbar, TPAKD Gandeng OJK Perluas Akses Permodalan

    Dorong Ekonomi Sulbar, TPAKD Gandeng OJK Perluas Akses Permodalan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Sulawesi Barat (Sulbar) menegaskan komitmennya dalam memperluas akses keuangan daerah melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendukung petani dan pelaku UMKM. Hal ini dibahas dalam rapat pleno yang dibuka langsung Wakil Gubernur Sulbar, Salim S Mengga, yang dihadiri perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga […]

  • Prayunita Utami: Guru Adalah Pelita yang Menerangi Masa Depan Kutai Timur

    Prayunita Utami: Guru Adalah Pelita yang Menerangi Masa Depan Kutai Timur

    • 0Komentar

    Kutai Timur, intuisi.id – Dalam pernyataannya baru-baru ini, Wakil Ketua 2 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Prayunita Utami, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi para guru di Kutai Timur. “Guru adalah pilar utama dalam pembangunan sumber daya manusia. Tugas mereka bukan hanya mengajar, tetapi juga mendidik, membimbing, dan membentuk karakter generasi muda. Peran ini […]

expand_less