Lapas Bontang Siapkan Pelatihan WBP, Perbankan Ikut Dilibatkan
- BERITA
- calendar_month 3 jam yang lalu

INTUISI.ID – Warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bontang bakal mendapat pelatihan keterampilan sebagai bekal sebelum kembali ke tengah masyarakat.
Program tersebut disiapkan Lapas Bontang bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang melalui program Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kalimantan Timur.
Pelatihan rencananya digelar pada Oktober atau November 2026. Saat ini, pihak Lapas Bontang masih menyiapkan sejumlah persyaratan dan teknis pelaksanaan.
Mewakili Kalapas Bontang yang sedang menjalankan dinas luar kota, Kasi Kegiatan Kerja Lapas Bontang Adi Sukatno mengatakan pelatihan akan diarahkan pada keterampilan yang aplikatif dan memiliki daya saing.
Menurutnya, pembinaan keterampilan menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesiapan WBP ketika masa pidana mereka selesai dan kembali berintegrasi dengan masyarakat.
“Rencananya pelaksanaan di Oktober atau November. Kita masih siapkan apa saja persyaratannya,” terang Adi, Rabu (16/9/2026).
Kepala BNN Kota Bontang Lulyana Ramdhani mengatakan pelaksanaan pelatihan akan dirancang dengan melibatkan sejumlah pihak agar manfaatnya tidak berhenti pada kegiatan pelatihan semata.
Peserta juga akan diprioritaskan bagi WBP yang masa pidananya segera berakhir.
“Untuk pesertanya kita maksimalkan sebanyak mungkin. Dengan prioritas WBP yang menjalani sisa tahanan sekitar tiga bulan,” ungkapnya.
Selain membekali keterampilan, program tersebut juga akan melibatkan sektor perbankan. Keterlibatan itu diarahkan untuk membantu peserta memahami pengelolaan keuangan sekaligus membuka peluang memperoleh dukungan modal usaha.
Lulyana mengatakan aspek keuangan dan pemasaran perlu disiapkan sejak awal agar keterampilan yang diperoleh WBP dapat dikembangkan setelah mereka kembali ke masyarakat.
“Semua kita libatkan. Apabila memenuhi syarat pastinya semua dimudahkan. Baik sistem keuangan maupun pemasaran. Jadi kegiatan ini bukan sekadar dilaksanakan. Tetapi dirancang untuk bermanfaat bagi WBP,” tutupnya.’ (Luppi)
- person

Saat ini belum ada komentar