Kurban Pemkot Bontang Tanpa APBD, Pejabat dan ASN Patungan Sapi
- BERITA PARIWARA Pemerintahan Pemkot Bontang
- calendar_month Senin, 27 Apr 2026

INTUISI.id – Pemerintah Kota Bontang melaksanakan kegiatan kurban tahun ini tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Seluruh hewan kurban yang terkumpul berasal dari iuran pribadi pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bontang.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan bahwa setiap organisasi perangkat daerah (OPD) membentuk kelompok kurban secara mandiri. Satu ekor sapi diikuti oleh sejumlah peserta dengan sistem patungan, umumnya hingga tujuh orang.
“Semua berpartisipasi, mulai dari kepala dinas, pegawai, hingga wali kota. Satu sapi bisa patungan tujuh orang, lalu disalurkan ke masyarakat,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Ia menjelaskan, rata-rata harga satu ekor sapi berada di kisaran Rp21 juta, sehingga setiap peserta menyesuaikan kontribusi iuran sekitar Rp3 juta atau sesuai kemampuan masing-masing.
Menurut Neni, keputusan tidak menggunakan APBD diambil karena keterbatasan kemampuan keuangan daerah. Namun, kebijakan ini justru menjadi ruang partisipasi langsung bagi aparatur pemerintah untuk berbagi dengan masyarakat.
“Kalau pakai APBD kita memang tidak memungkinkan. Jadi ini menjadi kesempatan untuk berkurban secara pribadi,” katanya.
Hewan kurban yang terkumpul akan disalurkan ke masjid-masjid serta masyarakat di Kota Bontang. Nama peserta kurban juga akan dicatat dan dibacakan saat proses penyembelihan berlangsung.
Neni menambahkan, pelaksanaan kurban ini juga menjadi bagian dari penguatan nilai keagamaan dan keteladanan sosial.
“Terserah masing-masing, ada yang patungan, ada juga yang satu ekor sendiri. Semua tetap dicatat dan diumumkan saat penyembelihan,” ujarnya.
Sebagai perbandingan, pada tahun sebelumnya Pemkot Bontang berhasil menghimpun 21 ekor sapi dari partisipasi ASN dan pejabat daerah. Tahun ini, jumlah tersebut diharapkan dapat kembali tercapai melalui partisipasi sukarela. (*)
- person


Saat ini belum ada komentar